anak ceo tampan

anak ceo tampan
18.rasa yang bercampur


__ADS_3

" ihh tunggu aku belum selesai bicara.oca yang langsung mengikuti Raina dari belakang


waktu pun berlalu menjadi sore.tampak seorang wanita yang sedang gelisah memikirkan rencana licik nya."aku yakin rencana ku pasti akan berjalan dengan lancar nanti.nanti malam pasti kantor ini akan sepi.dan aku yakin tuan pasti akan lembur malam ini.dan di situlah aku akan melancarkan aksi ku.ucap Seli dengan rasa percaya diri.


Tampa terasa waktu pun berlalu.jam menunggu pukul 20.00.satu persatu karyawan pun pergi dari kantor.dan hanya tersisa beberapa karyawan sajah.


"raga Tengah sibuk mengurus beberapa dokumen." Seli.. panggil raga


" iya tuan ada yang bisa saya bantu?


"tolong buatkan aku kopi.


" baik tuan.


ini adalah kesempatan emas ku.aku tidak akan melewatkan kesempatan emas ini.


Seli pun membuat kopi dengan hati-hati dia mencampurkan obat ke dalam kopi tersebut.


senyum licik terlihat jelas di bibir seli.


"tuan ini kopi nya.


ucap Seli sambil menyimpan kopi tersebut di meja raga.


raga mengambil kopi tersebut dan meminum nya sedikit karena masih panas."kau pulang sajah.


..."tidak tuan saya masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan.dan saya juga tidak mungkin pulang sebelum anda pulang tuan ....


kalo begitu saya akan kembali ke ruang saya tuan.


raga tidak menjawab dia kembali fokus ke layar leptop nya.

__ADS_1


Beberapa menit obat yang di campur kan ke dalam kopi itu pun bereaksi. " Ahh kenapa gerah sekalian.ucap raga yang langsung melonggarkan dasi nya. dia pun membuka satu kancing baju nya sendiri.


terlihat Seli sedang bersiap untuk memasuki ruangan raga. " aku yakin pasti obat itu sudah bekerja. Ucap Seli sambil membuka pintu.


"tuan..Seli dengan suara menggoda.


" mendengar itu seketika tubuh raga bertambah panas.


raga melihat kopi itu dengan sinis.dia baru sagar ada sesuatu di dalam kopi tersebut.


" kau campurkan apa di dalam kopi ini.ucap raga dengan suara yang tinggi.


"aku hanya sedikit mencampurkan sedikit obat p*rangsangan tuan apa kan ada yang salah.balas Seli dengan mendekati raga.dengan berjalan yang menggoda.


setelah Seli berhadapan dengan raga dia pun langsung membuka pakaiannya satu persatu.


" bagaimana tua apakah anda ingin melakukan hal yang lebih.ucap Seli sambil memegangi gunung nya sendiri dengan menggoda.


" tuan kau tidak menahan nya kau boleh melakukan apapun terhadap ku.ucap Seli dan tangan yang berniat menyentuh dada bidang Raga.


" jangan harap kau akan mendapatkan apa yang kau mau dasar p*lacur.ucap raga yang langsung berdiri.sambil mencengkram tangan Seli dengan kuat.dan langsung menghempaskan tangan nya.


"tua kau tidak perlu menahan itu.ucap Seli dengan tangan yang bersiap memegangi dadak raga.


Brak..... Raga mendorong tubuh Seli dengan kuat. hingga Seli terjatuh ke lantai.


" dasar j*l*ng awas sajah kau pasti akan menyesali perbuatan mu ini .apa kau pikir aku akan dengan mudah kau dapatkan hah.ucap raga dengan nada yang tinggi.kau pergi sekarang atau aku akan memangil sekuriti.


"mendengar itu nyali Seli seketika menciut.dia buru-buru memakai pakaian nya kembali dan langsung keluar dari ruangan raga.


Raga mendudukkan bokongnya ke kursi. sambil menahan rasa tubuh yang semakin panas."dasa j*lang sialan akan aku pastikan dia menyesal perbuatan nya.

__ADS_1


ucap raga dan langsung berdiri dan meninggalkan ruangan tersebut.


raga berjalan menuju mobilnya sambil menekan tombol di remote yang ada di dalam genggamannya dengan tubuh yang sungguh sangat panas. dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sungguh sangat tinggi.


" cape nya.ucap Raina yang langsung menghempaskan bokongnya." aku harus cepat memasak sebentar lagi pak raga akan pulang. ucap Reina yang langsung bangkit dari duduknya.


setelah selesai memasak dia pun langsung pergi menuju kamar mandi. Raina mandi dengan cepat dan dia langsung pergi menuju kamarnya sendiri dan memakai pakaian seperti biasa.


setelah selesai memakai pakaian dia pun langsung pergi menuju ruang tamu seperti biasanya dia menunggu kepulangan raga.


saat Raina ingin mendudukkan bokongnya. dia mendengar suara bel. saat bel berbunyi kebetulan Mbah Wati pun mendengarnya dan langsung keluar dari dalam kamar. "eh Reina udah pulang. maaf rein tadi mboh ketiduran.


"tidak apa mboh. mboh bisa tidur kembali.


biar saya saja yang membuka pintunya.


setelah mendengar itu mboh Wati pun langsung pergi menuju kamarnya.


Rina pun langsung membuka pintu tersebut.


dan benar saja yang memencet bel tersebut adalah raga. setelah pintu terbuka raga langsung memeluk tubuh Raina. melihat sikap raga Reina sedikit kebingungan.


"pak raga anda kenapa. ucap Reina dengan sedikit syok. karena tidak seperti biasanya raga memeluknya dengan sungguh sangat erat.


raga tidak menjawab pertanyaan dari Raina dia langsung mencium bibir Raina dengan ganas dan langsung membawa tubuh Raina ke dalam kamar nya.raian yang mendapat serangan dadakan pun tidak bisa menghindari nya.


raga membawa Naya keranjang dan melepaskan tautan bibir mereka. keduanya mengambil nafas bersamaan."pak raga apa anda baik-baik sajah Raina mencoba bangkit dari ranjang raga dan berniat ingin pergi tatapi tangan nya langsung di tarik. Mendapatkan perlakuan itu Raina sedikit takut.


" pak seperti nya anda tidak baik-baik sajah tolong lepaskan aku tuan.ucap raina.


"aku mohon ijinkan aku menyentuh tubuh mu ini sekali ini sajah.aku mohon, ucap raga yang tidak bisa menahan rasa panas di tubuhnya.ini pertama kalinya raga memohon kepada seseorang.

__ADS_1


Raina sedikit bingung.tetapi dia pun berpikir ini adalah salah satu kewajiban nya di tambah Melihat raga memohon Raina mengangguk kan kepala nya.menandakan bahwa dia setuju


__ADS_2