
hari ini Raina tidak membuka restoran nya karena ingin sekali menenangkan diri dan setelah yang Raina mendengar keributan yang dialami oleh Kaka dan Kaka iparnya,membuat Raina ga mood mengerjakan pekerjaan yang lain,rencana nya sekarang Raina ingin jalan-jalan.
"hello Riko bisa tidak hari ini kamu temenin aku jalan, ajakan Raina kepada Riko
"maaf Rai hari ini aku ada kelas kuliah ga mungkin kan aku tinggal,balas Riko
Riko Memeng akhir-akhir ini tidak pernah ada di saat Raina membutuhkan diri nya
" oh begitu ya,bls Raina
" iya maaf yah,Riko
setelah mengatakan maaf dengan cepat Riko menutup telepon nya tanpa menunggu balasan dari Raina.
dengan perasaan yang sedih Raina akhirnya pergi ke sebuah cafe yang sering dia datangi dengan Riko,Riko awalnya sangat perhatian dengan Raina tapi tetapi entah mengapa sikap Riko berubah 180 derajat, membuat Raina sedih.
"siapa sih itu?,tanya Seli kepada Riko
bukan siapa-siapa,balas Riko malas berdebat lagi dengan seli mengenai Raina.
Saat sedang di cafe Raina tengah duduk sambil meminum kopi yang baru sajah datang, tiba-tiba seorang Kakek tua menghampiri Raina
" hello apa kabar ? tanya pria tua
__ADS_1
baik kakek,balas Raina.
Raina membalas sapaan dari pria tua itu yang tidak lain adalah kakek tua yang telah dia tolong.
"apa boleh kakek duduk di sini ?tanya kakek
tentu saja boleh ke , balas Raina
Raina dan kekek tua itu mengobrol dengan panjang lebar seperti sudah sangat akrab,orang lain yang melihat mereka berdua seakan kekek dan cucuk yang sangat akrab,di tengah-tengah pembicaraan Raina tampak terkejut dengan permintaan dari sang kakek yang tiba-tiba, meminta nya untuk menikah dengan cucuk suling nya,
di saat Raina ingin menolak, tiba-tiba Raina melihat dari luar jendela pria yang dikenal nya yang tidak lain adalah Riko,awalnya Raina senang melihat Riko iya pikir Riko datang untuk menemui mereka tetapi saat melihat Riko menggandeng seorang wanita,di saat Raina ingin bangkit dari duduk nya Raina di tarik oleh kakek tua, " Nak boleh kah kekek meminta nomer telpon ?? Tanya kakek
"tentu boleh ke,balas Raina
Raina memberi nomer telpon nya dengan tidak fokus karena melihat Riko menggandeng seorang wanita
Awalnya si kakek kecewa karena tidak mendapatkan jawaban dari Raina mengenai tawaran menikah dengan cucu nya tetapi setelah mendapat nomor telepon Raina seketika rasa kecewanya hilang.
Raina berlari mengejar pria yang tidak lain adalah Riko, Raina melihat Riko memasuki sebuah hotel dengan terus mengandeng seorang wanita,Riko memesan sebuah kemar di sana
Raina bingung dengan apa yang dia lihat,Raina belum bisa mencerna apa yang iya lihat .
di saat Riko memasuki kamar hotel,Raina mengikuti dengan diam-diam, setelah Riko masuk sepenuh nya ke dalam kamar hotel seketika Raina menahan air mata nya,
__ADS_1
Raina tidak percaya dengan apa yang iya lihat
butuh waktu yang cukup lama untuk Raina mengetuk pintu tersebut, sampai akhirnya Raina memberanikan diri untuk mengetuk pintu tersebut,
Tok...tok..tok Raina mengetuk pintu tersebut namun pintu tersebut tidak kunjung terbuka sampai akhirnya nya Raina mengetuk dengan keras,lalu pintu pun terbuka lebar
Saat pintu terbuka lebar Raina terkejut dengan apa yang iya lihat.melihat Riko dengan telanjang dada.
""Sayang siap itu??? Tanya Seli
setelah menunggu lama tidak ada jawaban yang Seli tanyakan kepada Riko akhirnya dia keluar dengan baju yang begitu mini
Seketika membuat Raina semakin terkejut
" ohh dia yang datang.sayang akhirnya kamu tidak perlu repot-repot untuk mencari alasan untuk memutuskan nya,Seli dengan wajah sombong nya
benar juga apa kata mu sayang aku tidak perlu repot-repot untuk mencari alasan untuk memutuskan,balsa Riko sembari memeluk dan mencium dahi Seli
Dasar bajingan gila kamu tidak perlu repot-repot untuk memutuskan ku,aku yang akan memutuskan mu terlebih dahulu,
" oh yah uang yang selama ini aku pinjam kepada kamu kembali cepat...Raina dengan nada yang sungguh marah
Apa...tidak akan pernah aku kembali uang yang sudah kamu berikan kepada ku sudah menjadi milik ku,balsa Riko
__ADS_1
dengan malas Raina berdebat dengan Riko akhirnya Raina memilih untuk mengikhlaskan uang nya, " yah sudah lah ambil sajah lagi pula anggap kalo aku ini sendang memberikan uang kepada pengemis yang tidak tau malu,balas Raina,
setelah mengatakan itu Raina pun pergi begitu saja.