
Raina sedikit bingung.tetapi dia pun berpikir ini adalah salah satu kewajiban nya di tambah Melihat raga memohon Raina mengangguk kan kepala nya.menandakan bahwa dia setuju
melihat anggukan Raina yang menandakan bahwa dia setuju raga pun melanjutkan aksinya.dia kembali menindih Raina dan mulai mencium bibir Raina dengan rakus.lalu kembali ke leher dan mencetak tanda merah.
Ah,....pak ucap Raina ketika tangan besar raga membuka kancing baju Raina dan m*re*mas buah dada Raina dengan lembut.
mendengar suara Raina mendesah membuat raga tidak ingin berhenti.tangan satunya mulai menuju bagian bawah Raina dan mengusap pelan dari kain yan menutupi.tidak puas mengusap dari kain tangan nya mulai masuk ke cd Raina dan mulai memainkan milik raina.
"Ah,ah,ahh " Raina mulai mend*sah merasakan sesuatu yang sebelum nya belum pernah iya rasakan.
Ketika raga menyadari milik raina sudah basah dia langsung membuka kain yang menutupi bagian bawah Raina.dan membuka semua kain yang menutupi tubuh nya.
Raga mendekatkan Junior milik nya ke milik raina ia menggesekkan Junio nya di sanah.lalu memasukan dalam satu hentakan sajah.
"ahh.... sempit nya. Ucap raga saat milik nya sepenuhnya masuk.
Raina merasakan sesuatu yang belum pernah iya rasakan sebelumnya.
Saat sudah mencapai puncaknya Mereka pun
" ahh!... teriak keduanya bersama.raga tanpa sadar meninggalkan cairan di dalam rahim raina.
raga langsung ambruk dalam dan menindih tubuh raina. merasa berat Raina pun membalikan tubuh raga ke samping dengan hati-hati.
Raina pun mulai tertidur.karana mereka lelah.
hari menunjukkan pukul 7 pagi. Raina meraba. Kasur di sebelah nya dan menyadari raga tidak ada iya pun terbangun.
" ke mana di. Raina bangkit dari posisi nya
" aduh sakit. Ucap Rina yang merasa bagian bawah nya sungguh sangat sakit.
Raina duduk dan menutupi tubuh nya dengan selimut. ingin berdiri pun meras tidak akan kuat jadi dia memiliki untuk duduk sambil mencerna kejadian semalam.
" apa aku harus bahagia atau sedikit. Ucap Raina dalam hati
Sebab iya pun tidak bodoh apa yang suaminya lakukan semalam. Iya tau bahwa raga melakukan nya dalam keadaan yang tidak Sadar.
"his...his. Raina tiba-tiba sajah menangis. Karana iya tau apa yang iya lakukan.buka Karana menyesal tetapi cara nya yang salah .iya ingin melakukanya saat suaminya sepenuhnya mencintainya buka karena pengaruh obat.
ketika Raina menangis.tiba sajah Mboh Wati datang. " Raina apakah rasanya sungguh sangat sakit?
raina yang menyadari kedatangan mbok Wati pun langsung menyeka air matanya.tidak ingin kesedihannya di ketahui.
__ADS_1
" iya mboh. BOHONG Raina yang tidak ingin mengatakan hal yang sebenarnya.
"biar mboh bantu memandikan yah rain?
" iya.mboh makasih yah.
setelah selesai mandi Rina pun berniat pergi ke restoran.
" mboh Raina pergi dulu yah.
" Raina kau yakin ingin pergi.dalam keadaan begitu.lihat sajah jalan mu seperti itu.
" iya yakin.kan bisa pelan-pelan jalan nya.
" yah sudah kalo Raina ingin nya begitu.tapi hati-hati yah.
setelah tiba di restoran. Kehadiran Raina pun seperti biasa yang langsung di sambut oleh pelanggan yang begitu ramai.
" rain sini tolang.bantu antarin ini ke meja no 31
" siap ka .
Raina mengantar pesanan tersebut ke meja no 31.siapa sangka orang yang di meja 31 adalah.
" kakek toni. ucap Raina sambil tersenyum.
" kakek kau kemana saja? raina yang langsung duduk di samping pria tua itu
" maaf kakek baru bisa menemui mu. Kemari kakek ada urusan yang sungguh sangat penting.
" kakek apakah sepenting itu sampai tidak membalas pesanku?
" maaf raina.balas kakek .
apakah hubungan mu dan raga baik-baik sajah?
" iya ke hubungan aku baik-baik sajah ko.
" apakah kau tidak berbohong sayang.ucap Kakek Toni sambil mengusap kepala Raina dengan lembut.
" iya ke beneran ko baik-baik sajah kekek tidak perlu khawatir.
" syukurlah.
__ADS_1
Melihat keadaan toko yang sungguh sangat penuh Raina pun berpamitan.
" kakek maaf Raina tidak bisa ngobrol panjang lebar. Karan keadaan toko. Sebenarnya Raina ingin sekali ngobrol lebih lama lagi.
" iya. Kakek tidak apa-apa ko kamu lanjut sajah pekerjaan mu nak. Kakek pun ijin pamit dulu yah. Masih ada banyak urusan yang harus kakek urus.
" iya ke hati-hati. Kakek lain kali kita harus ngobrol lebih lama lagi yah.
" iya pasti nak. Ucap kakek yang langsung berdiri dari duduk nya.
Keadaan toko pun sudah hampir sepi.iya dan ULI pun menutup toko lebih awal.
setelah selesai menutup toko seperti biasa dia pun ngobrol dengan uli aktif yang tidak akan pernah iya lewatkan.
"Raina dari tadi aku lihat ko cara berjalan mu gituh. " gituh gimana ka. balas Rian yang pura-pura tidak mengerti.
"Rain apakah kau sudah melakukan malam pertama mu.
" mendapatkan pertanyaan seperti itu sontak memukul pelan ULI.
" aduh.... sakit rain . berarti bener dong apa yang aku katakan tadi.
Raina pun tersenyum kecil. "gimana rain rasanya tolong spil dong.
" ka dari pada aku spil mendingan Kaka nikah ajah nanti Kaka juga pasti bakal tau rasanya.
" kau ini bukannya spil malah suruh aku buat nikah.
" hee... Ka btw apakah kakak jadi pergi ke luar negeri?
" iya.Rai aku dah mikirin itu dan aku tetap akan meninggalkan negara ini.
" ka kalo gitu bagaimana dengan restoran kita.
"kau urus sajah. Aku yakin kau pasti akan bisa.
" ka aku ga akan sanggup bila harus mengurus sendiri.
" kau bisa ajak Kaka mu untuk menggantikan aku.
" tapi ka.. Ucapan Raina tergantung karena iya tidak ingin menghalangi jalan yang ingin di tempuh oleh sahabat nya.
" sudahlah aku yakin kau pasti akan bisa.oh yah tadi Kaka mu datang ke restoran saat pagi. Tadi aku lihat seperti dia tida baik-baik sajah deh.
__ADS_1
"apa. Kau benar?
" iya aku benar. Sebaiknya kau temui Kaka mu dulu deh.