
"Kamu udah siapin semua ini"ucap hafiza menununjukkan meja yang sudah dihias dengan sangat indah,dan banyak lilin,bunga dan Boneka beruang yg imut dan indah
"Iyah,dong"ucap Reyhan
"Buat apa"ucap Hafiza yang sedang melihat ke arah meja yg indah itu
"Buat diner kita,aku mau ini diner pertama kita yg terindah"ucap Reyhan membawa hafiza duduk dan mulai memesan makanan
"Kamu mau makan apa"ucap reyhan,bertanya ke pada hafiza
"Sate ayam,sama jus alpukat"ucap hafiza kepada pelayan Restoran xx
"emm..,saya ayam bakar,minumnya Jus Mangga"ucap Reyhan kepada pelayan
"Oke,baik silahkan di tunggu"ucap pelayan Restoran xx
"Kamu harus tau,aku gak akan pernah buat kamu menangis"ucap reyhan sambil memegang kedua tangan hafiza
hafiza yang mendengar ucapan reyhan pun,hanya mengangguk
tak lama pun pesanan mereka pun datang
"Silahkan"ucap pelayan menaruh makanan dan minumannya di meja
"Terima kasih mba"ucap Hafiza
Selesai makan,Mereka pun segera pergi dari Restoran itu
tapi ada seseorang yg memanggil nama Reyhan
...,Reyy..,Reyy"ucap seseorang yg membuat mata reyhan dan hafiza mencari keberadaan sumber suara itu
"Rey,aku kangen kamu"ucap seseorang itu
dia adalah Cindy moira,sambil menggandeng tangan Reyhan
"Lepasin,nggk"ucap Reyhan yg mulai risih saat tangannya digandeng oleh Cindy
__ADS_1
"Aku kan masih kangen sama kamu,"ucap Cindy
Hafiza yang melihat Reyhan dan cindy pun langsung lari pergi dari restoran xx dengan mata sambil menangis
"Fiza,tunggu"ucap reyhan saat hendak mengejar hafiza
"Lepasin gak,cindy"ucap Reyhan risih
"Nggk rey kamu tuh kan pacar aku,kenapa waktu itu aku gak ngabarin kamu,itu bener bener urgent banget nanti aku ceritain "ucap Cindy
"Enggk,gue bukan pacar lo lagi,bukannya lo yang pergi sendiri tanpa kabar"ucap Reyhan kemudian pergi dari restoran itu tak lupa membayar makanan yg tadi ia dan hafiza pesan
"Maafin gue,itu bener bener gak bisa ngabarin lo banget"Ucap batin cindy
Hafiza yang sudah lebih dulu sampai di rumah langsung masuk kedalam kamarnya,dan merebahkan tubuhnya di kasur
sekarang perasaan hafiza sedang tak bisa dimengerti,ingin sekali ia menangis menjerit
bahkan pikirannya saat ini sedang bercampur aduk
ia tak tahan melihat seseorang yg dicintainya
Hal ini pertama kali dalam hidup hafiza
sungguh ini bukan hal biasa bagi hafiza
Ia dengan langkah tak semangat masuk ke dalam kamar mandi ingin membersihkan tubuhnya dulu,
selesai mandi ia mulai memakai piyamanya
Saat sedang mengeringkan rambutnya yg basah karena habis Shampo-an
Ada notifikasi masuk lewat ponsel milik hafiza
..,*Tringgg..,
__ADS_1
Fiza,pliese kamu dengerin dulu penjelasan aku,Kamu salah paham\(Reyhan\)
Fiza,please aku gak ada hubungan apapun dengan dia\(Reyhan\)
lagi lagi Reyhan mencoba ingin menjelaskan kepada hafiza,tetapi tidak ada jawaban atau WhatsApp yg dibalas oleh hafiza
hafiza yang melihat ponselnya itu ada pesan WhattsApp dari reyhan langsung menaruh ponselnya kembali tanpa dilihat pesan apa yg disampaikan oleh reyhan
Perasaanya sedang ragu,dan hampir nyaris membuatnya Trauma mencintai seseorang
Reyhan yang melihat ponselnya tidak ada satupun jawaban dari hafiza
itu
benar benar membuat reyhan merasa Frustasi,perlahan dia mulai mengingat kejadian dia dan hafiza saat di restoran xx
ia pernah membicarakan bahwa ia takkan pernah membuat hafiza menangis
tapi ia sudah melupakan kata katanya
seakan dibuatnya benar benar Frustasi
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Haii masih ikuti novel ini
Maaf yah jika ada kata kata ku,dalam menulis
ada kesalahan
Jaga jaga kesehatan ya😷😷
Like,and comennya juga ya
Votenya juga yuk😘
__ADS_1
ZahraAulya