Apakah Kita Akan Bertemu Nanti

Apakah Kita Akan Bertemu Nanti
37,Bully


__ADS_3

Malam ini mereka tengah berkumpul di sebuah cafee bamboo house yang letaknya cukup strategis dan kelihatan sangat menarik



Yang sudah ada di cafee bamboo house


Farell dan Shellda,sasya dan hafiza belun dateng


Tiba tiba ada seseorang dari jauh menghampiri mereka


"Maaf yah lama "ucap Hafiza dengan penampilan yang berbeda


Sejak dia menghadiri pesta ultahnya kak fadli


fiza jadi berubah banget penampilannya


"Gakk papa,sini fiza"ucap Shellda mempersilahkan hafiza


"Loh sasya belum dateng"ucap hafiza


"Belum tuh,"ucap Shellda


Dan farell pun hanya mengangkat bahunya


Sasya dan aldi yang baru saja sampai langsung menuju ke tempat Hafiza dan teman temannya nongkrong


"Maaf guys lama"ucap Sasya yang baru saja datang langsung duduk


"Kak Aldi"ucap mereka berdua spontan kaget


padahal kan mereka gak ngajak kak Aldi


"Sorry yah,aldi ikut nongkrong bareng kita


soalnya sambil kita juga bakal ngerayaain jadian kita"ucap sasya malu malu


"Owhhh gituhh"ucap Shellda


"Ahhh cieee"ledek Farell


"Ahh ciee juga yang samping gue jomblo juga"ledek Shellda


"Heh lo juga jomblo kali"sahut farell


"Gue tuh udah ada jodohnya,Weee"Ledek shellda sambil mengeluarkan lidahnya


"Mana jodoh lo,coba gue pengen liat yang mana sih mau sama orang aneh ini"ledek Farell lagi


"ehh dasar yah,jodoh gue masih dijalan,ya pasti adalah mau sama gue secara kan gue cantik nah lo ihh ganteng juga enggk ihhh amit amit yah"ledek Shellda


"Hahahah,jomblo mah jomblo wehh"ledek farell lagi


"Biarin aja sih"ucap shellda


"Bodo amat"sahut farell


Hafiza,sasya dan aldi pun hanya menggelengkan kepala melihat tingkah temannya ini


"Shell,rell jangan marahan dong,nanti amit amitnya jadi imyt imyt lohh"ledek hafiza


"Ihh ogah yah"ucap mereka berdua(Farell,Shellda)


"Ohh ya fiza lo kan udah jadian sama fadli kenapa fadli gak dateng kesini"ucap Aldi angkat suara


"Sttt,lo gak bilang ke fadli kalo lo mau kesini kan"ucap hafiza was was


"Enggk"balas Ald

__ADS_1


"Syukur deh"ucap hafiza lega


"Maksudnya"ucap Aldi yang masih belum mengerti


Sasya pun membusikan sesuatu ke telinga aldi


(Fiza masih ragu dengan cintanya kak fadli,karna masih mengingat masa lalunya)


ucap Sasya


Aldi pun hanya mengangguk saja


"Al jangan bilang bilang ke kak fadli yah kalo gue ada disini"ucap hafiza pada Aldi sekaligus pacar Sasya


"Oke tenang aja"ucap Aldi


Mereka pun mulai memesan makanan,sesekali berfotret


"Gue ke toilet dulu ya"ucap hafiza izin


Mereka semua pun mengangguk dan melanjutkan makannya


Sesampainya di toilet hafiza langsung masuk ke salah satu WC dan tak lama langsung keluar karna ia cuma kebelet pipis aja


Saat hendak keluar ia di kejutkan oleh 2 perempuan yang wajahnya tak asing lagi yaitu farah dan tak tau siapa yg ada disebelahnya lalu menutup pintu toilet


Awalnya hanya biasa biasa saja,tapi perasaan hafiza mulai tidak karuan dengan situasi ini


Perlahan Farah mulai mendekati Hafiza yang berada pintu WC


"Inget lo sama gue"ucap Seseorang yang berada disebelah farah,dengan membuka kain penutup wajahnya


Hafiza masih bingung dengan orang ini


"Gue Cindy moira yang pernah merebut hak cinta gue ya ituh reyhan"Teriak cindy


"Gue mau bales dendam gue ke lo"Teriak cindy


"Emangnya gue pernah punya salah sama lo hah"Teriak hafiza


"Gue disini membantu temen gue yang lagi memperjuangkan cintanya"ucap cindy merangkul bahu farah


"Siapa lagi sih maksudny"ucap hafiza semakin tak paham


"Berlagak sok gak tau far"ucap cindy tersenyum sinis


"udah kasih tau aja cind"ucap farah


"oke deh gue kasih tau yah,gini yah mending lo jaga jarak deh sama fadli dia itu pantesnya sama farah bukan lo"ucap cindy


"Maksud lo apaan sih cind dulu lo rebut reyhan dari gue,tapi gue gak papa,sekarang lo mau rebut fadli dari gue lagi,


mau apa hah"Teriak hafiza kencang


"Heh dasar anak cupu,lo itu gak pantes buat semua siswa cowok ganteng disini tau gak"ucap farah sambil menjambak rambut hafiza dengan keras


"Ahhh,lepas gak"teriak hafiza karna ia merasa kesakitan di rambutnya


Temann temannya pun yang merasa hafiza tak kunjung datang pun,mulai khawatir


"Al,aku ke toilet dulu yah


takut ada apa apa sama fiza"ucap sasya izin kepada aldi


Aldi pun mengangguk


"Guee ikut Sya"ucap Shellda yang mulai mengikuti sasya ke toilet menghapiri hafiza

__ADS_1


"Gini deh Lo jauhin fadli,atau lo berurusan dengan kita berdua"ucap cindy


tepat di telinga hafiza


Sasya yang membuka pintu toilet tak bisa,segera menyuruh shellda menghampiri para cowok...


dan para cowok pun segera datang dan mendobrak paksa pintunya


Farah yang sudah sedia air satu ember ditangan,diberikan kepada cindy dan disiram ke wajah hafiza dan badan hafiza


Cindy menarik paksa rambut hafiza,dan menamparnya


"Cukup Cind,buat apa lo nyakitin gue cuma gara gara masalah cowok sih"Teriak hafiza


"Lo gak usah perduliin kehidupan gue,gue mau ngapain aja bebas"Teriak cindy


Sasya dan teman temannya yang diluar sana mendengan teriakan dari dalam semakin panik


"Akhhh,lepasin gak"ucap hafiza berusaha menyingkirkan tangan cindy yang sedang menjambak rambutnya


Akhirnya pintu toilet pun terbuka


Sasya dan teman temannya kaget dibuatny


"fiza"ucap sasya dan shellda khawatir


keadaan hafiza sekarang sudah kacau


Farah dan cindy menyadari itu,langsung membawa hafiza memegangnya dan mengeluarkan suntikan obat tidur


"Far,jangan far"ucap farah yang mulai mengarahkan suntikannya ke badan hafiza sembarang arah


Sasya bergeming tidak tau harus apa,ia juga tak mau terjadi apa apa dengan hafiza


"Stopo farah"teriak sasya


"Diemm gak lo,atau suntikan ini bisa aja mengenai teman lo ini"ucap farah yang sengaja langsung menyuntikan ke lengan hafiza


Obat tidur bereaksi lebih cepat sehingga hafiza dibuat lemas dan segera tidak sadarkan diri


Setelah puas dengan melihat hafiza tak sadarkan diri,farah dan cindy pun segera pergi dengan senyum liciknya


Aldi menelfon Fadli ingin memberitahukan kabar Hafiza saat ini


"Halo"ucap fadli dari sebrang sana


"fad lo cepet kesini"


"Kesini kemana"


"Ke cafee bamboo house,cepetan"


"Ada apaan sih al"


"Fiza fad"


"Fiza kenapa"


"Dia di bully sama cindy an farah"


"Teruss gimana keadaan fiza,sekang"


"Dia pingsan"


"oke oke gue kesana"


Segara diakhiri pembicaraan di telfon

__ADS_1


__ADS_2