Apakah Kita Akan Bertemu Nanti

Apakah Kita Akan Bertemu Nanti
38,Cerita masa lalu


__ADS_3

Fadli yang sudah sampai ditempat tujuan pun langsung berlari masuk kedalam cafe itu dan mencari seseorang


Aldi sengaja menunggu kedatangan Fadli di tempat mereka duduk


Fadli yang melihat aldi pun langsung menghampirinya


"Dimana fiza"


"Di toilet"


Fadli bergegas ke toilet wanita dan seketika tubuhnya kaku melihat kekasihnya terbangin lemah tak berdaya dan tak sadarkan diri


membuat fadli sangat khawatirr


"Fizaaa"Teriak Fadli langsung berlari menghampiri hafiza yang tak sadarkan diri


dan memeluknya


meletakan kepalanya dipangkuannya dan mengusap wajahnya penuh khawatir


Tiba tiba tubuh hafiza menggigil kedinginan karna tadi di siram air banyak oleh farah dan cindy


"Al..,al cepet bawa fiza ke rumah sakit"teriak fadli


"Oke oke,gue siapin mobilnya dulu"


fadli menggendong tubuh hafiza yang sedang menggigil kedinginan,dan berlari menghampiri mobil Aldi


diikuti oleh farell,sasya dan shellda


Mereka bergegas ke rumah sakit,


#Sesampainya di rumah sakit#


Hafiza segera mendapatkan pertolongan dari dokter segera,


kata dokter"Dia harus dirawat sampai dia pulih, obat tidur itu seperti disengaja dimasukan banyk sekali hingga bisa saja membuat efek berlebihan


kini hafiza terbaring lemah di sebuah temapat tidur pasien,dan selang infus yang dipasang ditangnnya


"Al,rell,sya,shell

__ADS_1


kok bisa gini sih"Teriak Fadli sambil beranjak duduk disebuah kursi


"Jadii"ucap Sasya angkat suara


Dia mulai menceritakan kejadian yg terjadi hari ini,saat semua sudah dijelaskan oleh Sasya fadli begitu sangat marah dan kesal


tega teganya farah dan cindy melakukan hal


ini


Mereka semua tidak tau apa pertengkaran apa yg mereka lakukan...


Apa membahas sesuatu?


Mereka semua akan tanyakan itu jika fiza sudah siuman


Ayah devan dan bunda ayla 1minggu yang lalu pergi ke korea karna ada hal yang harus diurus


Sedangkan fiza dirumah sendiri ditemani beberapa pelayan rumah


Mereka masuk ke ruangan hafiza dan berdiri memperhatikan hafiza yang terbaring lemah,fadli segera meraih kursi yang ada disamping lalu memegang tangan hafiza yang lemas


tangan hafiza mulai bergerak,fadli yang menyadari itu langsung memanggil dokter


"Akhirnya kamu siuman juga"ucap fadli


"Emm,aku dimana"ucap hafiza lemas


"Di rumah sakit"


"emangnya aku kenapa"


"Udah gak usah dipikirkan,kamu istirahat aja yah"


fadli sempat mengingat sesuatu,dia pernah memasang alat yang bisa mendengar semua percakapan hafiza di ponsel hafiza


"Sya ponselnya fiza mana"ucap fadli bertanya


"Nih"ucap sasya memberikan ponsel hafiza kepada fadli


Fadli menerima ponsel itu dan membukanya

__ADS_1


tapi dia menemukan sandi ponsel fiza


"Sya sandinya apa"ucap fadli


Sasya hanya mengangkat bahunya


Ia mencoba coba memakai namanya


ternyata berhasil


"Ternyata anak ini sandinya pake nama gue"batin fadli sambil tersenyum


Sebenarnya di cek di ponselnya fadli juga bisa,cuma akal akalan fadli aja


Dia membuka galeri dan melihat foto hafiza bersama seorang cowok yg tak dikenalnya


kini pikiran fadli mengatakan kalau fiza"Selingkuh"


"Sya ini siapa"ucap fadli menunjukan foto hafiza


"Emm"


"Sya jawab"


"Masih diam"


"Dia udah punya cowok"


"B-bukan gitu kak,itu "


"coba jelasin sya"


"Tapi fiza bilang ini cuma gue dan shellda aja yg boleh tau"


"Sya pliese,gue janji gk bakal bilang ke fiza"


"Bener yah"


"Mengangguk"


Sasya pun menyuruh aldi menceritakan semua masa lalunya hafiza,selesai di diceritakan ternyata ia baru tau bahwa orang yang terlihat senyum dan baik baik saja belum tentu bahagia,malah disaat sendiri hatinya begitu rapuhh

__ADS_1


Sekarang dia tau bahwa farah dan cindy itu berteman dan bisa saja terlibat dalam masalah masa lalunya


__ADS_2