
Sore Harinya
Gerimis menyapa mereka saat sedang mengiring kepergian salah satu teman mereka yg meninggal dunia menyusul sang leader.Suasananya sangat menyedihkan karena suara isak tangis mengantar kepergian sahabat mereka itu.Istrinya member yg telah meninggal itu,tak henti hentinya menangis dipelukan seoyun dan istrinya hwalchan itu mencoba menenangkan temannya itu agar ikhlas melepaskan kepergian suaminya untuk selamanya
Seonmi dan Yoonhee tidak ikut karena mereka harus menjaga suami mereka yg sampai sekarang belum siuman karena pengaruh obat bius.Sedangkan hwalchan,uiyeon dan dongin langsung kembali ke dorm bersama dengan yunbi dan byeon
Rachel juga gak ikut karena harus menjaga suaminya yg baru saja dipindahkan ke ruang rawat biasa dan sampai sekarang belum juga siuman karena pengaruh obat
"Junghoon..."isak Nira dipelukan seoyun.Seoyun hanya bisa bergumam sabar sabar pada sahabatnya Yoonhee tsb yg kelihatannya belum bisa mengikhlaskan kepergian suaminya
Kedua matanya menatap nanar jenazah sang suami yg terbaring kaku di depannya saat ini.Nira terus terisak sambil memanggil manggil nama asli sang suami
"Gimana dengan seohwa dan seojun,yun!!???"Seoyun tertegun dengan kalimat yg dilontarkan nira barusan.Di keadaan genting seperti ini masih sempat sempatnya wanita tsb memikirkan kedua jagoannya
__ADS_1
Seoyun bingung harus menjawab apa dan ia hanya bisa tersenyum untuk menjawab pertanyaan dari ibu dua anak itu
@SUWON
Terlihat kedua mertua nira histeris melihat kedatangan mobil ambulance yg mengantarkan jenazah putra mereka.Seohwa yg mengetahui hal tsb juga ikut histeris.Hati nira hancur berkeping-keping melihat kedua jagoannya tsb yg kini jadi anak yatim
"Seojun sayang ikhlasin kepergian ayahmu ya nak"ujar nira pada putra bungsunya yg masih berusia 4 bulan tsb.Baby seojun tampak diam saja sambil menatap ke sekeliling.Wanita itu berusaha untuk tegar di depan kedua putranya
Seohwa terisak di pelukan neneknya sambil memanggil manggil nama ayahnya dan itu mengingatkan nira pada yeosung waktu itu saat pemakaman kedua orangtuanya.Nira langsung teringat jika ia dahulu pernah melontarkan kata kata yg kini ia sesali(Eps.Kehilangan)
"Seojun biar sama aku aja,,,, Kamu istirahatlah di dalam sambil nenangin seohwa kasian ibu mertuamu"titah seoyun sambil mengambil alih baby seojun dari gendongan ibundanya.Seoyun mengekori nira masuk ke dalam rumah sambil tetap menggendong baby seojun
Seohwa menangis dipelukan ibundanya.Nira mengelus elus punggung sang putra seraya menenangkannya supaya bisa mengikhlaskan kepergian ayahandanya
__ADS_1
"Mah,papa maaahhh"Teriak seohwa yg melihat ayahnya dibawa pergi oleh tetangga mereka.Nira tak bisa berbuat apa-apa dan terus menenangkan si sulung sambil ikut terisak juga
Nira memutuskan untuk tinggal di rumah mertuanya sementara waktu sambil menjaga kedua putranya juga.Seoyun pulangnya nanti naik bis atau kereta kebetulan juga di dekat tempat tinggal suami nira berdekatan dengan stasiun
"Turut berduka cita ya eon"kata seoyun setelah cipika-cipiki dengan unnienya itu.Nira hanya mengangguk lesu dan tersenyum kearah seoyun.Sebelum keluar dari rumah tsb,seoyun mencium gemas kedua pipi baby seojun dan bayi tsb hanya diam saja sambil ngelihatin seoyun
@Seoul National University's Hospital
Donghwi dan Baekgyeol sudah siuman sejak beberapa menit yg lalu.Seonmi dan Yoonhee terlihat tulus mengabdikan diri mereka untuk merawat suami mereka yg kini sedang dalam masa pemulihan
Yoonhee dapat sms dari seoyun yg mengabarkan bahwa daun tidak selamat dari operasi tsb.Yoonhee terkejut dan langsung memberitahu seonmi dan reaksi wanita tsb juga sama seperti yoonhee
"Kasihan nira dan dua anaknya...."gumam seonmi dan disetujui yoonhee.Donghwi dan Baekgyeol daritadi hanya memerhatikan gerak gerik istri mereka yg mengherankan mereka berdua
__ADS_1
Rachel juga sama terkejutnya dengan seonmi dan yoonhee dapat kabar buruk tsb dari seoyun.Haneul menoleh kearah sang istri sambil memasang wajah bertanya-tanya
"Daun meninggal dunia,yang"bisik rachel ditelinga suaminya.Haneul hanya diam saja dan cairan bening itu meluncur begitu saja dari tempatnya.Rachel langsung menghapus air mata suaminya setelah tahu sang suami menangis mungkin ikut sedih karena kehilangan salah satu temannya