
BUSAN, 09.10 PM KST
Haneul dan Rachel kini sudah tiba di Busan.Segera saja mereka langsung ke rumah sakit tempat Youngmin dan Jiyoung Dirawat
Sesampainya di rumah sakit, pasutri tsb segera bergegas turun dari mobil dan segera memasuki rumah sakit mewah tsb.Haneul dan Rachel berlarian mencari dimana ruangan anak mereka dirawat
Jiyeon yang menyadari kedatangan kedua orangtuanya langsung berlari kearah Haneul.Sang ayah langsung menggendong si bungsu dan mengecup kedua pipinya lembut
"Mah, Pah gimana keadaannya!!???"tanya Rachel dengan nada sedih.Kedua mertuanya hanya tersenyum sambil menghibur menantu mereka tsb supaya sabar
"Jiyoung keadaannya sudah membaik tapi Youngmin masih kritis"ujar papanya haneul hati hati
Haneul dan Rachel terkejut mendengarnya.Hati keduanya hancur mendengar hal tsb
"Mah, kronologinya gimana!!???Kok bisa kecelakaan anak aku!!???"tanya haneul dengan nada suara bergetar menahan tangis
"Mama lalai jaga anakmu, sayang*mengelus sayang pipi haneul*mama gak ngawasin kedua anakmu karena mama tinggal bentar masuk ke dalam rumah ada telepon....Mama gak tahu kalau Youngmin dan Jiyoung main di tengah jalan akhirnya ketabrak mobil hikz"jelas Sang ibu yang membuat hati Sang Putra remuk seketika.Cairan bening itu meluncur begitu saja di pipinya
Haneul menangis terisak sambil memeluk Jiyeon erat erat.Gadis berusia 2 tahun tsb asyik bermain-main dipelukan Sang Papa
"Dokter akan melakukan yang terbaik untuk anak kalian"ujar papa kim sambil menepuk bahu sang putra untuk menguatkannya.Haneul memandang papanya itu dan mengangguk lemah
"Kalian pulanglah pasti capek kan habis perjalanan jauh"pinta mama kim pada anak dan menantunya.Haneul dan Rachel mengangguk bersamaan
"Mau ikut mom..."ujar jiyeon sambil merentangkan kedua tangannya.Rachel tersenyum gemas lalu segera menggendong jiyeon lalu mencium bibir plum sang putri sayang
__ADS_1
"Jiyeon kuajak pulang ya mah..."kata Rachel sambil menatap mama mertuanya tsb dan wanita itu tersenyum sambil mengangguk
Sesampainya di rumah, Haneul dan Rachel turun dari mobil dengan langkah gontai dan tidak bersemangat.Rachel langsung membawa jiyeon ke kamarnya untuk menidurkannya karena jam sudah menunjukkan pukul 11 malam
"Youngmin, Jiyoung maafkan papa nak"gumam haneul sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.Pria tsb merasa bersalah karena lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan anak anaknya
Esok Paginya....
Horyeong dan Manya memutuskan untuk menyusul sang sahabat ke Busan.Mereka berdua sama-sama mengkhawatirkan sahabat masing-masing yang mungkin kini bisa saja mengalami depresi
Sesampainya di Busan, Hornya langsung cuss ke rumah Haneul.Tiba disana pasutri tsb langsung nyelonong masuk seolah-olah rumah tsb adalah rumah mereka sendiri
"Han, lu dimana???"Teriak horyeong sambil menyusuri setiap inci rumah tsb.Tak ada jawaban.Horyeong semakin khawatir dengan sahabatnya sehingga ia berlari ke halaman belakang
Tak ada siapa-siapa disini gumam mereka berdua.Segera saja mereka berbalik arah menuju kamar depan(Kamarnya Haneul-Rachel)
"Chel..."panggil manya saat melihat sahabatnya sedang menyuapi jiyeon.Rachel menoleh dan tersenyum mengetahui kedatangan sang sahabat
"Loh chel laki lu kemana???"tanya horyeong sambil berjalan masuk ke dalam kamar
"Di rumah sakit katanya hari ini Jiyoung sudah boleh pulang kerumah"jelas Rachel dengan wajah ceria seperti biasanya.Horyeong dan Manya tersenyum lega mendengarnya
"Terus? Youngmin bagaimana???"
Mendengar hal tsb, tangisan Rachel pecah seketika.Hornya kebingungan sekaligus heran melihat Rachel yang tiba-tiba menangis terisak
__ADS_1
"Kak youngmin meninggal dunia om, tante"jelas jiyeon yang mulai ikut meneteskan air mata
Horyeong dan Manya terkejut mendengar kata kata yang keluar dari bibir mungil Jiyeon.Manya langsung memeluk erat tubuh Rachel seraya menenangkan sahabatnya itu
"Dahyun pasti ikut sedih mendengar kabar ini"ujar horyeong sambil membayangkan betapa hancurnya hati sang putra mendengar jika sahabatnya meninggal dunia
...----------------...
Dahyun melihat nisan sang sahabat sambil menangis terisak.Dia gak menyangka kalau sahabatnya begitu cepat meninggalkan dirinya untuk selama lamanya
Horyeong ikut meneteskan air mata melihat Dahyun yang berjongkok sambil mengelus nisan sahabat yang paling ia sayang tsb
"....Begitu cepat kau pergi meninggalkanku, Youngmin...."ujar dahyun sambil menghapus air matanya.Haneul-Rachel dan Horyeong-Manya saling pandang dalam kesedihan.Jiyoung dan Jiyeon juga menangis terisak melepaskan kepergian sang kakak untuk selama lamanya
"Tenang disana ya sahabatku hikz"Dahyun tak kuasa menahan kesedihannya dan ia kini menangis lagi.Manya menghampiri sang putra lalu memeluknya sayang.Dahyun masih terisak dipelukan sang ibu
"Papa, Oppa kenapa nangis!!???"Tanya dasom polos sambil menunjuk kakaknya yang tengah menangis dipelukan ibunya
"Teman kakak, Youngmin, meninggal nak"jelas horyeong lalu mengecup bibir sang putri sayang.Dasom hanya mengangguk lalu terdiam mengamati ibu dan kakaknya
Setelah puas menangis, Dahyun melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya.Ia memandang wajah ibunya dan Manya tersenyum lalu mencium kedua pipi sang putra sayang
"Ikhlaskan kepergian Youngmin ya sayang"kata manya lembut dan diangguki oleh dahyun.Horyeong mengajak Manya dan Dahyun pulang ke Seoul dan mereka berdua mengangguk mematuhi ajakan sang presiden rumah tangga
"Kami juga bareng sekalian"ujar Haneul dan Horyeong mengangguk.Mereka semua segera membubarkan diri lalu masuk ke mobil milik member GreatGuys yang disopiri oleh Horyeong
__ADS_1