Api Dendam Mantan Pacarku

Api Dendam Mantan Pacarku
Bab 20


__ADS_3

Tak lama kemudian Marcell muncul di ambang pintu kamar Anna,dan mengajak Anna untuk segera bangun untuk sarapan pagi bersama di dapur.


"selamat pagi" sapa Marcell


"Marcell?kau disini? selamat pagi" ucap Anna terkejut dan buru buru menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang tak berpakaian di hadapan Marcell.


"iya aku disini sayang, apakah tidurmu nyenyak semalam?" tanya Marcell


"iya" ucap Anna malu malu yang merambat di pipinya


"hei ayolah kau tak perlu bersikap malu dihadapan ku dengan menutupi seluruh tubuhmu dengan selimut,anna.aku sudah melihat dan merasakan keindahan tubuhmu kemarin malam.cepatlah bangun dan mari kita sarapan pagi bersama,aku sudah membuatkan sarapan untukmu." ucap Marcell mengajak Anna untuk segera bangun


"t-tentu,kau pergilah dulu,aku akan datang sebentar lagi." ucap Anna yang masih merasa malu dihadapan Marcell


"baiklah, jangan buat aku menunggu terlalu lama sayang." ucap Marcell yang langsung bergegas menuju ke dapur untuk menunggu kedatangan Anna

__ADS_1


sesampainya di dapur Marcell meletakkan semua makanan dan minuman yang ia buat di meja kecil,dan tinggal menunggu kedatangan Anna.


di tengah penantiannya menunggu kedatangan Anna, Marcell terkejut mengingat semalam ia tidak menggunakan pelindung saat bercinta dengan anna.selama ini ia selalu menggunakan pelindung saat ia ingin bercinta dengan anna.namun kemarin ia lupa menggunakannya karena semuanya terjadi begitu cepat dan di luar kendalinya.


itu artinya ada kemungkinan bahwa Anna akan hamil dan mengandung calon buah hatinya,dan Marcell merasa sangat bahagia jika itu bisa sampai terjadi.ia akan menjadi ayah dan suami yang baik untuk Anna dan calon buah hatinya kelak.


beberapa saat kemudian Anna pun datang menghampiri Marcell ke dapur setelah selesai mengenakan kembali pakaiannya dan turut duduk di sebelah laki laki itu.


"semua ini kau sendiri yang membuatnya?" tanya Anna takjub ketika ia melihat beberapa makanan yang dibuat sendiri oleh Marcell,tersaji penuh diatas meja.



"ya sepertinya aku telah melihatnya sendiri." ucap Anna


"cepat makanlah dan segera bersiaplah untuk bekerja di tempatku,ada sesuatu yang menarik telah menunggumu disana." ucap Marcell dengan teka teki

__ADS_1


"hah? memangnya hal menarik apa itu?" tanya Anna kebingungan dengan ucapan yang dikatakan oleh Marcell


"itu kejutan untukmu, maafkan aku karena tidak bisa menemanimu sarapan pagi hari ini.aku harus kembali ke Golden Tree untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan ku.sampai bertemu disana Anna." pamit Marcell sembari mencium pipi Anna dengan lembut


"aku mengerti,kau pergilah." jawab Anna pengertian


setelah kepergian Marcell, Anna pun segera menghabiskan makanannya dan bersiap untuk pergi bekerja.namun di tengah persiapannya dalam pergi bekerja,Anna berniat untuk mengunjungi ayahnya yang tengah dirawat di rumah sakit pada Minggu besok sekaligus mencari tahu kebenaran tentang Marcell.


sesudahnya bersiap,Anna pun segera berangkat menuju ke Golden Tree.


"anda dipanggil tuan muda Marcell di ruangannya, nona Anna." ucap salah satu pekerja ketika melihat kedatangannya


"baiklah, terima kasih.saya akan segera pergi ke ruangannya." ucap Anna


sesampainya Anna tiba dan masuk ke dalam ruang kerja Marcell setelah mengetuk pintu terlebih dahulu, alangkah terkejutnya ia saat melihat kehadiran Mike yang berlutut di lantai dengan wajah yang penuh babak belur.

__ADS_1


"Mike?sedang apa kau disini? Marcell sebenarnya ada apa ini?" tanya Anna shock dan bingung


kehadiran Anna merupakan suatu berkah tersendiri bagi Mike untuk bisa lepas dari hukuman yang diberikan oleh Marcell kepadanya karena sudah menghina dan mempermalukan Anna kemarin malam.


__ADS_2