Api Dendam Mantan Pacarku

Api Dendam Mantan Pacarku
bab 29


__ADS_3

"apa dok?hamil?" tanya Marcell bahagia


"benar tuan, nona ini tengah hamil muda.tolong perhatikan kondisinya saat ini, jangan membuatnya merasa stress dan mengerjakan tugas yang terlalu berat,atau itu akan mempengaruhi kesehatan ibu dan juga bayi yang sedang dikandungnya." ucap dokter


"baik dok, saya akan menjaga istri saya dengan baik, terima kasih karena sudah datang kemari." ucap Marcell dengan senyumnya yang berseri seri


setelah kepergian dokter, Marcell tak henti hentinya bersyukur kepada tuhan atas kembalinya Anna ke dalam hidupnya dan juga kabar kehamilannya.


sembari duduk di samping Anna yang masih pingsan, Marcell tak henti hentinya mencium pergelangan tangan, wajah dan perut Anna dengan penuh kelembutan.


Marcell merasa sangat bahagia karena tak lama lagi ia akan segera menjadi seorang ayah dari anak yang sedang dikandung oleh Anna.

__ADS_1


di tengah kebahagiaannya, Marcell berencana untuk segera menikahi Anna agar ia bisa menjadi suami dan juga ayah yang sah untuk Anna dan juga anak yang sedang dikandungnya.


"Marcell" panggil Anna yang pelan pelan membuka matanya


"iya sayang" jawab Marcell dengan lembut


"apa yang terjadi padaku? kenapa aku bisa pingsan?" tanya Anna yang masih masih terlihat lemah


"tekanan darah mu turun dengan sangat rendah, itulah mengapa kau bisa pingsan.kenapa kau tidak memberitahuku bahwa kau sedang hamil, Anna?kau tahu,aku merasa sangat senang sekali bisa mengetahui bahwa kau tengah mengandung anak ku." ucap Marcell dengan tatapan matanya yang dalam


"Anna,kau,ayahmu dan calon buah hati yang ada di kandungan mu sama sekali tidak menjadi beban bagiku.masalah yang ayahmu timbulkan kepadaku, sudah aku lupakan jauh jauh.sekarang yang terpenting kau harus hati hati menjaga kesehatan mu agar bayi Kita bisa lahir dengan sehat.jangan terlalu banyak berpikir,dan serahkan semuanya kepadaku." ucap Marcell menenangkan sekaligus mengusap puncak kepala Anna dengan lembut.

__ADS_1


"terima kasih Marcell,kau selalu bisa membuat perasaanku menjadi lebih tenang." ucap Anna berkaca kaca


"sama sama sayang" ucap Marcell


keesokan harinya Marcell mengajak Anna untuk tinggal bersamanya di Golden Tree setelah sebelumnya ia mengurus pengunduran diri Anna sebagai pelayan kafe.


selama kondisi Anna masih terlihat lemah, Marcell tidak pernah mengijinkan Anna untuk turun dari ranjang ataupun mengerjakan sesuatu,ia selalu ada di sisi Anna untuk menjaga kenyamanannya.


"senang bisa melihatmu kembali Anna" ucap Diana yang datang ke kamarnya untuk memberikan sebuah berkas kepada Marcell


"terima kasih Diana,aku juga merasa senang bisa melihatmu kembali." ucap Anna

__ADS_1


"ini adalah beberapa gambar yang kau minta Marcell, cepat pilihlah dan beritahu kepadaku agar aku bisa cepat mengurusnya." ucap Diana sembari menyerahkan map coklat kepada Marcell


"baiklah, biarkan aku untuk berdiskusi dengan Anna terlebih dahulu." ucap Marcell yang langsung membuat Diana mengangguk dan keluar dari dalam kamar Anna dan juga Marcell


__ADS_2