Api Dendam Mantan Pacarku

Api Dendam Mantan Pacarku
bab 35


__ADS_3

Dalam beberapa jam berikutnya Anna mengalami kebahagiaan yang pasti dirasakan oleh semua ibu pada umumnya karena bisa memberi makan bayinya dari kedua gundukan dadanya yang membengkak.Saat Anna menggendong bayinya di lengan,anak itu tampak tenang sembari meminum asi dari mulut kecilnya.


Marcell masuk ke ruangan beberapa saat setelah ia mengantar ayah Anna untuk beristirahat di rumah,duduk di tepi tempat tidur dan memegang tangan Anna dalam genggamannya.


Mata Marcell menatap lembut dan penuh cinta untuk Anna yang sedang menyusui buah hati mereka.


"Bagaimana perasaanmu saat ini Anna?" Tanya Marcell


"Sangat bahagia Marcell,aku akhirnya bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang ibu." ucap Anna bahagia


"Aku turut senang mendengarnya,aku sudah bertanya kepada dokter,bahwa besok pagi kau diijinkan untuk pulang ke rumah." ucap Marcell memberitahu


"Benarkah?itu bagus sekali Marcell,aku sudah rindu dengan suasana rumah." ucap Anna yang langsung membuat Marcell tertawa karena sifat Anna yang tidak tahan untuk segera pulang ke rumah.

__ADS_1


Keesokan paginya Marcell akhirnya membawa pulang Anna dan juga buah hatinya ke rumah.Kedatangan Anna dan putranya disambut baik dan suka cita oleh semua karyawan Marcell yang ada di Golden Tree.


Gabriel terbangun oleh semua kebisingan itu dan ia mulai menangis, membuat dirinya diperhatikan oleh semua orang yang berbondong-bondong menghampiri Anna untuk melihat wajah bayinya.


Dan ia adalah seorang bayi yang sangat tampan, dengan rambut hitam kecil kecil yang menutupi kepalanya dan mata hijau yang memikat.


"Sepertinya dia mirip dengan tuan muda kita" ucap salah satu karyawan Marcell yang mencoba menyamakan wajah buah hati Marcell dengan Marcell.


"Terima kasih atas sambutan hangat dari kalian semua,tapi ijinkan kami bertiga untuk masuk ke dalam terlebih dahulu, istriku baru saja keluar dari rumah sakit dan dia masih butuh istirahat." ucap Marcell


"Tentu saja tuan muda." jawab mereka semua


Setelah bertemu dan berbincang sebentar dengan para karyawannya, Marcell pun segera membawa Anna dan juga buah hatinya masuk ke dalam kamar mereka dan ia pun segera membuka daun jendela yang ada di dalam kamarnya untuk membiarkan sinar matahari pagi masuk ke dalam ruangan mereka.

__ADS_1


"Istirahatlah Anna,aku harus menyelesaikan beberapa pekerjaan ku di bawah, tolong panggil aku jika kau membutuhkan sesuatu." ucap Marcell dengan lembut


"baiklah kau pergilah selesaikan pekerjaan mu terlebih dahulu." ucap Anna pengertian


Semenjak kelahiran buah hatinya ke dalam hidupnya, Marcell mencoba untuk mengurangi jadwal kerjanya yang mengharuskannya pergi ke luar kota agar bisa menemani Anna dan melihat tumbuh kembang buah hatinya di rumah.


Sebagai seorang suami dan ayah yang baik, Marcell tak pernah lupa untuk membantu pekerjaan Anna dalam merawat putra mereka, karena bagi Marcell semua pekerjaan dilakukan bersama setelah menikah.


Kehadiran Gabriel tak hanya membawa warna dan suka cita ke dalam kehidupan pernikahan Anna dan juga Marcell,tapi juga keberuntungan.


Marcell selalu mendapat banyak sekali tawaran kerja sama bisnis dari perusahaan terkemuka yang ada di san Francisco dan berhasil memperluas jaringan bisnisnya lebih banyak lagi.


Dan semua itu tidak mungkin Marcell dapatkan jika bukan karena doa tulus istri dan putranya serta kerja sama yang baik diantara para karyawan nya.

__ADS_1


__ADS_2