
Hari-hari nina lalui dengan semangat tidak terasa 6 bulan setelah resepsi pernikahan nya nina merasa mual-mual,"Huee..huee..aduh kenapa mual sekali ujar nina.
Andi yang mendengar nina yang muntah-muntah pun bergegas berlari menghampiri,"Sayang kamu kenapa?.ucap andi dengan panik.
"Tidak papa sayang,Aku cuma mual saja mungkin masuk angin.ujar nina namun dalam hari nina merasa aneh karna sudah satu bulan dia tidak hait.
Besok nya nina pergi ke apotik membeli alat tes kehamilan.Dengan hati sakdikduk nina pun mencoba alat itu yang benar saja nina terkejut karna alat itu menunjukkan garis merah dua yang artinya ia hamil,dia pun mengambil satu lagi alat tes itu dan hasilnya sama bahkan lebih terlihat jelas.
Nina sangat bahagia tidak sabar untuk memberitahu andi,dengan hati senang nina nungguin andi di depan pintu sampai andi datang.
Tak lama andi pun pulang"Assalamualaikum,Sayang ko kamu senyum-senyum gitu?,andi pun kebingungan dengan dengan sikap nina.
"Sayang,aku punya kabar bahagia untukmu.ucap nina dengan tersenyum,andi pun penasaran sembari masuk sambil memeluk nina andi pun bertanya,"kabar gembira apa sayang ku!!,.
"Sayang aku hamil,sebentar lagi kamu akan jadi seorang ayah,Ucap nina.
Andi pun terkejut dan langsung memeluk nina,"Akhirnya sayang kita akan punya anak,andi pun tersenyum gembira sembari mengecup kening nina."Pokonya besok kita kedokter memeriksakan kehamilan mu ya sayang,sambil kasih tau kabar gembira ini kepada ayah ibu kita.
"Iya sayang,ucap nina sambil tersenyum bahagia.
Keesokan paginya mereka berangkat kepuskes terdekat dan mendapatkan hasil bahwa nina sudah hamil 2 minggu,sepulangnya nina dan andi mampir kerumah orang tua andi.
"Bu,nina hamil.Ucap andi pada ibunya.
"Syukurlah ujar ibu andi dengan senang sembari berkata,Nin pokonya kamu harus kasih kami cucu perempuan.
Ibu nina yang mendengar kehamilan nina pun bahagia,"Sehat-sehat ya nak,anak cowok atau cewek asal sehat ibu senang,Ucap ibu dela.
"Iya bu,do'akan saja semoga dela selalu sehat.
__ADS_1
tidak lama setelah itu dela tidak bisa makan apapun karena mengidam dia hanya bisa makan buah dan roti saja,ketika umur kandungan dela yang ke 1 bulan dela tiba-tiba lemas dan muntah air biru setelah makan buah apel yang di beli suaminya yang tidak lain adalah andi.
Andi pun bergegas memanggil orang tua mereka dan bergegas membawa nina kerumah sakit,ketika sampai nina langsung di periksa dan di infus.
"Dok gimana istri saya??ucap andi.
"Tenang saja pak istri bapak hanya dehidrasi.
"Syukurlah,ucap andi.
Tiba-tiba kaka angkat nina pun menyahut"Dia bukan hanya dehidrasi tapi dia juga kena racun dari buah yang di makan tapi racun itu lewat gaib,Andi dan orang tua nina pun terkejut dengan ucapan kaka angkat nina yang seorang wanita yang memiliki indra keenam yang bisa tau dan melihat apa yang tidak bisa di lihat orang biasa.
"Benarkah itu!!ucap ibu nina dengan menangis dan di peluk fani kaka angkat nina."Iya bu tapi untung nina dan kandungannya sangat kuat hingga tidak terjadi apapun pada mereka.
"Syukurlah, ujar ibu nina.
Andi terdiam sekaligus kaget dengan apa yang terjadi pada nina.v
Sesampainya di rumah nina tiduran sejenak lalu di siruh makan oleh ibunya.
tidak terasa nina sudah hamil tiga bulan dan andi pindah kerja di perusahaan kelapasawit lain,nina pun ikut suaminya pindah namun nina sudah tidak bekerja lagi dan hanya mengurus rumah Dairi.di sana nina malah sering sakit-sakitan namun nina mencoba untuk kuat.
Suatu malam nina dan andi mengobrol bersama,"sayang aku pusing dan sering mual ucap nina.
"Tentu saja sayang ,kau kan sedang hamil muda.
"Tapi aku jadi tidak bisa masak buat kamu,nina terlihat sedih namun andi selalu menghiburnya.
"Gapapa sayang kan aku bisa masak sendiri dan kalau tidak sempat aku bisa beli makan di warung,ucap andi sembari mengelus kepa nina.
__ADS_1
Hari-hari berikutnya mereka,lalui dengan bahagia meski nina masih sering sakit-sakitan.
tidak terasa sudah tujuh bulan usia kandungan nina,dan mereka mengadakan acara tujuhbulanan di rumah orang tua andi.
Meski tidak senang tapi orang tua andi tetap membolehkan namun tidak mau membantu sepeserpun uang untuk acara itu dan andi hanya bisa mengandalkan uang tabungannya dengan nina.
"Bu uni tabungan ku dan nina tolong bantu belanja dengan uang ini untuk keperluan acara tujuh bulannya.
"Baiklah,ucap ibu andi.
Keesokan harinya pun ibu andi berbelanja dan siangnya mengundang tetangga untuk membantu masak-masak untuk acara tujuh bulan."Ibu-ibu mohon bantuannya ya untuk acara besok,ucap ibu andi.
"Baik bu,ucap ibu-ibu lainnya dengan kompak.
pagi hari rumah ibu andi sudah sibuk dengan di bantu ibu-ibu lain.sorenya acara mandi-mandi pun dimulai dengan hati senang nina menjalani acara itu hingga pas acara belah kelapa yang katanya untuk menentukan apakah anak mereka nanti cewek apa cowok.
Orang-orang mengerumuni andi ketika hendak membelah kelapa,Ketika kelapa di belah orang-orang bersorak."wah andi anak mu bakal cowok,dengan tertawa.
Andi pun ikut tertawa namun tidak dengan ayah ibu andi karna mereka,mengharapkan cucu perempuan.
Melihat perubahan wajah orang tua andi,nina merasa sedih dan gusar namun tetap mencoba tersenyum.
karna baginya anak perempuan atau laki-laki asal sehat dia akan tetap bahagia,"Yang aku seneng banget tak terasa dua bulan lagi aku akan lahiran,Ucap nina dengan bahagia.
"Iya sayang aku pun bahagia akhirnya kita akan lekas menggendong anak kita,laki-laki atau perempuan aku akan tetap bahagia dan akan menjaga dan merawatnya dengan baik bersama denganmu.
"Iya sayang aku percaya kamu pasti bisa menepati janjimu pada ku dan anak kita,nina pun tersenyum bahagia dengan memeluk andi.
meski hati nina masih tetap gusar dan selalu kepikiran dengan sikap ibu andi yang semakin tak suka padanya,bahkan sering menjelek-jelekkan nina kepada tetangga tetangga lain.
__ADS_1
Nina merasa malu dan sedih namun dia tak bisa berbuat apapun,selain menangis sendiri di kamar sambil memegangi perutnya yang semakin membesar.Meski tubuhnya kurus karna tak nafsu makan tetapi kandungannya selalu sehat begitu pula dengan nina,yang hanya bisa minum susu dan makan roti saja.