
...**Dita, apa badanmu benar-benar sudah sehat nak. (tanya nenek)....
...Sudah nek, dita hanya demam....
......Benarkah.''ucap nenek memastikan sambil menyentuh dahi cucunya menggunakan punggung tangan''.......
...Iya nek....
...Ya sudah, ayo sarapan. Kakakmu sudah menunggu....
......Iya.......
...Hai kak, selamat pagi. ''sapa dita''...
... Hai, sudah sehat yaa ?? ayo sarapan, nanti telat ke sekolahnya....
......Hu'umm. ''sambil mengulum senyum''.......
...Mereka mengunyah makanan yang ada dipiring masing-masing....
Setelah sarapan dita dan reza berpamitan pada nenek.
Dan berangkat ke sekolah dengan jalan kaki karena keterbatasan ekonomi.
...Kakak beradik selalu saja bercanda ketika berangkat sekolah. Dengan alasan cepat sampai di sekolah dan tidak lelah....
...Sesampainya disekolah, reza selalu menyapa pak security. ...
...Saya belum telat kan pak ? (tanya reza ramah)....
......Cepatlah masuk, sebentar lagi bel bunyi.......
...Siap pak, terima kasih....
...Belum sampai kelas, Sudah dihadang anak jahil....
...Heyy ! anak miskin !? ''teriak salah satu siswa''. ...
...Lebih baik pulang saja kamu . ...
...Bajumu lusuh sekali....
...Hey, kau tidak pantas sekolah disini. ...
Hahahahaha...''tawa anak-anadi sekolah''.
...Apa kamu bilang !! ''jawab reza dengan nada tak kalah sengit''....
...Yeey, anak miskin marah....
...Akan ku hajar kamu Rio !! ''sambil mengepalkan tangan''....
__ADS_1
...Kak sudah, jangan ladenin. ''Dita melerai''...
...Mereka menghina kita dita !! Kakak tidak terima ! ''reza sudah tersulut emosi''....
... Iya kak, dita tahu. Tapi percuma saja kak, mereka anak orang kaya. Sudah biarin saja. ''ucap dita memohon, agar kakaknya tidak berkelahi''....
...Woy, orang miskinn. Wleekkk.. ''ledek rio dan teman-temannya''....
...Reza menahan emosi.''Kalau bukan adikku meminta, sudah kuhajar kau''. umpat reza''...
...Anak-anak ? ''kaget bu guru''. ...
...Hey hey, bubar- bubar masuk ke kelas masing-masing. Jangan membuat ulah disekolah. ''ucap bu guru sambil berteriak''....
...anak-anak itu membuat ulah lagi''geram bu guru''....
...Kalau bukan anak orang kaya sudah ku keluarkan dari sekolah ini.''bu guru membatin''....
...Murid-murid yang semula riuh,mulai lari kedalam kelas masing-masing....
...Reza dan Dita anak yang sangat cerdas. Mereka bisa belajar di sekolah ternama dibantu oleh beasiswa....
Skip → Sekolah.
...Bel sudah berbunyi, waktunya murid dan guru pulang. ...
...Di perjalanan pulang, Dita dan reza dikejutkan dengan seseorang yang berlumuran darah. ...
Dek, apa itu ?
Darah dek, bagaimana ini kita tolong tidak dek.
Tidak usah kak, kalau dia orang jahat bagaimana ?
Ya sudah, lari ayo. ''ajak kakak dita''.
Ayo kak, cepat.
...Belum melangkah jauh, tiba'-tiba ada suara minta tolong....
Tolooong !?
Dek tunggu sebentar, sepertinya om itu masih hidup.''dengan nafas ngos-ngosan''.
Apa kita harus kembali ke om itu kak ?? tapi dita takut kak.''
Iya dek, ayo cepat kasihan om itu, dia terluka.''teriak sang kakak''.
...Mereka berlari lagi mendekati om yang terluka. ...
...Reza membantu om itu untuk duduk....
__ADS_1
Terimakasih dek. ''ucap om yang terluka''.
Minum ini om, pasti om haus sekali kan.''dita menyodorkan botol minumnya''.
Iya, terimakasih cantik.'' sambil menerima botol minumnya dita''.
...Setelah meneguk minuman, Reza mulai membuka suara....
Apa om bisa berjalan ? ''tanya reza''.
Bisa kalau tidak terlalu jauh.''dengan nada lemah''.
Saya bantu ayo om, om ikut kami kerumah saja. Biar diobati nenek.''tawar reza dan dita.''
Tidak usah dek, om pulang saja.''tolak om''.
Tapi om terluka, lihatlah lengan dan kaki om ini. Mari ikut kami.''tawar reza kembali''.
Baiklah dek. Terimaksih sekali lagi.'
...Mereka berjalan cukup lama dan sesekali beristirahat. Karena kondisi om yang terluka cukup parah....
Tahan om,sebentar lagi kita sampai rumah nenek.''dita membuka suara khas anak kecil''.
Om masih kuat berjalan. Kalian tidak usah khawatir.
Nenek..!? ''Teriak reza dan dita bersamaan.''
Rezaa.
Ditaa.
Kenapa baju kalian berdarah ? Apa kalian terjatuh saat jalan? hah ''khawatir nenek''.
Bukan nek, nenek tidak usah khawatir kami baik-baik saja. Cumaa... ''ucapan reza terpotong''
Cuma apa za !??
Kami menolong om yang ada di sana. ''sambil menunjuk seseorang di sebrang sana.''
Nenek mengikuti arah telunjuk reza. Dan betapa kagetnya nenek, ''kenapa kalian tinggalkan disana ! cepat ajak kemari,'' 'nenek mulai cemas''.
Duduklah disini nak, nenek akan mengobati lukamu.''sambil mengambil perban dan obat merah''.
Kenapa lukanya dibiarkan terbuka seperti ini ??
Nanti kalau infeksi bagaimana??
Setelah ini nenek panggilkan dokter ya ? supaya dikasih obat dan cepat sembuh..
''pertanyaan nenek bertubi-tubi membuat reza, dita dan om bingung untuk menjawabnya''.
__ADS_1
om itu hanya mengulum senyum dan.....
Terimakasihh nek**.