
Setelah hampir 2 jam terbaring.. Akhirnya ditamembuka matanya.
Moom... Daady.... Dita mau pulang saja. ''ucap dita dengan pelan.''
Dan diikuti senyum oleh kedua kakak dan kedua orang tua dita.
Sayang, kamu sudah sadar nak. Syukurlahh... ''ucap mom ndya sambil menciumi pucuk kepala dita.''
Dita hanya menganggukkan kepala sebagai jawabannya.
Dita mau pulang mom. ''ucap dita lagi.''
Iya sayang, nanti kita pulang. Tapi setelah putri kecil mom sembuh ya sayang. ''jawab mom ndya sambil meneteskan air mata kebahagiaan.''
''menangis karena putrinya terkulai lemas tak berdaya dan bahagia karena putri kecilnya sudah sadar.'' 💕
Tapi mom, dita pusing..
Iya sayang, makanya dita istirahat dulu disini ya. Kan ada kak steve, kak reza, dady, momy juga disini menemani dita. ''ucap mom ndya.''
Dita maunya istirahat dirumah mom...
Sayaang.... ''ucap kedua kakak dita secara bersamaan.''
Ada apa kakk ??
Dita kan belum pulih sepenuhnyaa, jadi disini dulu saja ya. ''ucap steve penuh kelembutan.''
Kakak.... ''dita mulai merajuk.''
Mooomm... ''panggil dita.''
Iya sayang.
Pulang yuk mom.
Yaa tuhaan, nanti dong sayang. Dita harus sembuh dulu.
Gak mau mom,, maunya kita pulang sekarang saja. Ayooo... ''ucap dita memelas.''
Baiklah, dady akan coba bicara pada dokter. ''tiba-tiba dady marvel membuka suara.''
Horeee... dady memang terbaik... ''Girang dita.''
Dita dirawat dirumah saja berarti dad. ''tanya reza.''
Iyaa za, daripada dita merajuk. Dady tidak tega melihatnya za..
Iya juga dad.
Tapi kalau dokter mengizinkan dita pulang. Ya, kita pulang. Kalau belum ya kita harus sabar.
Bagaimana dek ?? ''tanya steve''.
Iya kak steve.
Dady marvel berlalu meninggalkan ruangan dimana dita sedang berbaring.
Meminta izin pada dokter, supayadita boleh dirawat dirumah saja.
******
Ternyata dokter mengizinkan kalau dita pulang kerumah akhtar.
__ADS_1
Malam menunjukkan pukul 23.16 bintang kerlap-kerlip menampakkan dirinya di langit. Hawa dingin yang menusuk hingga tulang sum-sum.
Dady marvel dan istrinya serta steve, reza dan dita sampai di kediaman akhtar.
Tanpa ada rasa curiga mereka masuk melewati para penjaga gerbang yang tertidur pulas.
Mereka semua masuk ke dalam rumah.
Dita tidur di kamar kedua orang tuanya. Sedangkan steve dan reza masuk ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri.
Malam semakin larut.. Berpasang pasang mata di rumah keluarga akhtar mulai terpejam satu persatu.
Hingga pagi tiba.. matahari mulai menampakkan sinar hangatnya 🌞.
Mom ndya melakukan ritual paginya. Dari membersihkan badan, hingga mengurus suami dan putrinya.
Entah kenapa, mom ndya ingin sekali pergi ke dapur hendak membuat sarapan untuk putri kecilnya.
Sesampainya di dapur, mom ndya sangat terkejut melihat dapur sang sangat berantakan seperti kapal pecah.
Yaa tuhaan.. dimana para pelayan. Kenapa dapurnya seperti ini ?? Padahal kan ini sudah sangat siang. ''heran mom ndya pada diri sendiri.
Lalu mom ndya melangkah maju menuju kulkas, dimana biasanya sayur dan buah buahan disimpan. Dan ingin tahu masih ada sayuran apa saja yang masih tersedia.
Hwaaaaaa...!!!! ''teriaak mom ndya sambil keluar dari dapur bahkan bisa saja membuat gendang telinga siapa saja yang mendengar pecah.''
Stevee..!! Rezaa..!! Dady..!! Cepat kemarii !? ''teriak mom ndya yang dilanda kepanikan.''
Semua orang keluar kamar bahkan para pengawal hingga penjaga yang berada diluar rumah pun menuju dimana mom ndya teriak-teriak.
Ada apa mom ?? ''tanya dady marvel yang sedang menuruni anak tangga.''
Iya mom, ada apa ?? kenapa pagi-pagi sudah berteriak-teriak. ''sambung steve.''
Cepatlah turun,.. Ituu di dapur... ''tunjuk mom ndya.''
Dapur ?! Ya dapur rumah ini memang ada di sana mom. ''elak dady marvel.''
Ituu dad, pelayan kepercayaan keluarga kita... ''panik mom ndya.''
Dia kenapa mom ??
Darah dad... Pelayan kita berdarah...
Darahh..
Para pengawal yang langsung menuju dapur langsung meneriksa pelayan tersebut. Tetapi na'as....
Apa pelayan itu sudah... ''belum sempat steve berbicara, para pengawal yang melihat pelayan tersebut datang.''
Tuan, pelayan itu sudah meninggal. ''ucap seorang pengawal.''
Ayo kita periksa bersama-sama. ''ajak dady marvel pada orang-orang yang sedang berada ruang makan.''
Mereka memeriksa dapur. Alangkah terkejutnya melihat dengan jelas seorang pelayan yang sudah mengabdi selama lebih dari 20 tahun sudah meninggal dunia dengan luka di kepalanya dirumah keluarga akhtar.
Astagaa.. apa lagi yang terjadi.. ''ucap dady marvel.''
Coba periksa cctv steve.. ''perintah dady marvel pada putranya.''
Baik dad. ''jawab steve sambil berlari meninggalkan dapur.''
Dady marvel menyuruh para penjaga rumah dan para pengawal yang ada di rumah mengurus mayat sang pelayan.
__ADS_1
Jangan lupa pakai sarung tangan. ''dady marvel mengingatkan.''
Baik tuan.
Dan antarkan kerumah duka, jangan lupa beri tahu dulu ke keluarga sebelum pelayan ini sampai dirumah duka. ''
Siap tuan.
Nanti kalau mau berangkat kerumah duka beri tahu aku dulu. Aku akan ikut kalian.
Siap tuan.
Para pengawal mengurus mayat, sementara dady bersiap untuk mengantarkan pelayannya. Dan akan memberikan uang cash sebesar 1M sebagai ganti rugi.
Daad..!!? Nenek tidak ada di kamar... ''teriak reza dari dalam kamar nenek sri.''
Apaa ?? nenek sri tidak ada di kamarnya ?? '' Tanya mom ndya memastikan dan ikut mencari nenek yang sudah merawat putrinya.''
Iya mom. Bagaimana ini ?? ''tanya reza panik.''
Apa nenek pergi dari rumah. Aah.. rasanya tidak mungkin kalau nenek sri pergi dari rumah. ''Batin marvel dari dalam kamarnya.''
Bagaimana steve ?? ''tanya dady marvel melihat steve keluar dari ruang cctv yang melewati depan kamar dady nya.''
Noo dad. Rekaman cctv nya sudah di rusak semua. ''jawab steve.''
Kenapa kita bisa sampai kecolongan. Haahh... ''umpat dady marvel sambil menyugar rambutnya karena sangat pusing''
Disisi lain pelayannya meninggal, dan disisi lainnya nenek yang merawat dita juga hilang entah pergi atau diculik.
Tuan, kita sudah siap mengantar jenazah itu ke rumah duka. ''lapor seorang pengawal yang bekerja dirumah akhtar.''
Yaa, mari berangkat. '' marvel mengajak pengawalnya sambil berjalan menuju mobil yang sudah disiapkan.''
Mobil pertama ada marvel, reza dan pengawal yang menyetir mobilnya.
Mobil kedua adalah mobil jenazah. dan ada dua pengawal yang duduk di kursi depan sebagai sopir dan temannya.
Mobil ketiga berisi pengawal semua.
Tak lupa, marvel membawa koper yang berisikan uang cash sebesar 1,5 milyar sebagai biaya pemakaman dan kebutuhan lainya.
********
Sesampainya dirumah pak hendra, mereka disambut tangisan pilu anak-anak dan suaminya.
Pak hendra adalah istri jenazah pelayan itu, mereka mempunyai 1 putra dan 1 putrri. putranya yang nomor 2 masih sekolah di bangku Menengah atas.
Marvel juga ikut menumpahkan air mata yang sedari tadi ia tahan-tahan.
Reza pun juga ikut merasakan kesedihan yang luar biasa.
Acara tangis-menangis pun mulai reda, Mereka berbincang-bincang sedikit. Dan tentunya marvel menyerahkan koper tersebut serta meminta maaf karena tidak bisa menjaga istri pak hendra di rumah akhtar.
Marvel sangat lega karena keluarga pak hendra tidak menuntut sama sekali.
Marvel mewakili serombongan juga meminta maaf karena tidak bisa menemani sampai acara pemakaman selesai.
Akhirnya serombongan marvel berpamitan kepada keluarga pak hendra dan juga warga yang ada dirumah duka. Karena marvel masih harus ikut merawt putrinya yang sedang sakit dan mencari keberadaan nenek sri.
Tapii... saat perjalanan pulang...
Jangan lupa kasih komen sama lope💖💖 dan hadiahnya yaa 🎁. 💋💋💋🤗
__ADS_1