
Iya, sama-sama nak. Sebagai manusia biasa kita memang harus saling tolong-menolong .''ucap nenek menasehati''.
Iya om, betul yang dikatakan nenek. Bu guru juga sering menasehati kak reza dan dita.''dita berbicara''.
Iya kalian memang benar.
''masih ada ya orang sebaik ini dizaman modern''.humm(sambil mengulum senyum).
Oh yaa nak, sebenarnya kamu dari mana ?? ''tanya nenek tiba-tiba''.
Sayaa darii.... ''jawab om yang kebingungan''.
Iya om, om asalnya orang mana ?? ''tanya reza''
Sebenarnyaaa..,...... Om nyasar dek. ''jawab om asal''
Lalu,, kenapa bisa terluka seperti ini ?? ''dita buka suara sambil menggerakkan kedua alisnya naik turun''.
emhh, Luka ini....
......Om'nya kebingungan mau jawab apa, fyuuhh... mau ngeles ya om.......
Baiklah nak kalau belum mau menjawab pertanyaan nenek.
Maaf nek.
Iya, tidak apa-apa nak.
Istirahatlah nak, nanti kalau dokternya datang nenek beri tahu.
Baik nek.
...Mata mulai terpejam, tiba-tiba ada suara gaduh diluar kamar....
Om..!? oommm...?!
...''siapa lagi kalau bukan kelakuan reza dan dita''....
Yaa, ada apa dek ''sambil mengucek mata''.
Apa om tidur..? ''bertanya dengan polosnya''.
Tidak dek, om hanya istirahat.'' om mengulum senyum yang dibuat-buat''.
Ada apa dek..??
Di depaan om.. ''menyenggol siku dita''
Di depaan ?? ada apa dek, katakan yang jelas.''om kebingungan''.
Di depan ada bu dokter.''jawab mereka dengan nada jahil''.
Huhhh.. ''batin om.''
Baiklah, bisa bantu om berjalan dek?
Dengan senang hati om.''serentak mereka berdua''.
...Didepan rumah, dokter yang awalnya mempunyai senyum sumringah tiba-tiba langsung tegang''.Kala melihat dua bocah bersama lelaki yang dibantunya berjalan....
Diamlah..''ucap om tiba-tiba''.
ee,tuu tuu tuaan.''dokter terbata saat berbicara''.
Jangan panggil saya tuan ketika dirumah ini.
__ADS_1
Taa tapii...''jawab dokter terbata.''
Saya tidak suka penolakan.''ketus om''
Emmhh.. Baiklah , huuhhh''dokter mengatur nafas''.
Waahhh... apa pak dokter mengenal om inii ?? ''suara anak kecil membuat dokter kaget''.
Tii tiidak nak. Pak dokter hanya...
Pak dokter hanya ingin cepat-cepat memeriksa om. Ya kan dok ?? ''suara om penuh penekanan''.
Ehh.. Iyaa dek. Pak dokter hanya ingin cepat-cepat memeriksa om ini.
Owh, baguslah pak dokter. Cepatlah periksa om ini, supaya om cepat sembuh.
Iya dek.
Apa boleh kalau adik manis dan adik ganteng masuk kamar duluu.''pinta om memohon.''
Iya om.''pasrah dita dan reza.''
...Padahal dita dan reza hanya ingin tahu keadaan om ....
Pak dokter sudah datang yaa ?? ''tiba-tiba nenek datang dari luar''.
Lhoo.. Nenek dari mana ? Saya kira nenek di dapur.'' jawab om''.
Owhh, ituu... nenek habis dari warung depan nak, membeli keperluan dapur. Yang kebetulan sudah habis.''menampilkan senyum ramahnya''.
Sebentar ya, nenek mau meletakkan belanjaan di dapur dulu, sekalian mengambil air minum.
Tidak perlu repot-repot nek.''ucap dokter''.
Tidak merepotkan nenek pak dokter.
Dikamar nek.
Mungkin mereka istirahat.''batin nenek.''
Baiklah.
...Sementara nenek masuk kedapur. Om dan pak dokter membicarakan hal yang amat sangat serius....
Kamuu, jangan sesekali bilang sama keluarga saya. Kalau saya ada disini. Kalau mereka sampai tahu, saya pasti akan mencarimu sampai ujung dunia sekalipun.''ancam om pada pak dokter''.
pak dokter menelan ludah dengan kasar'' Baiklah tuan, saya tidak akan memberitahu keluarga anda''.
Tapiii... bagaimana tuan bisa terluka dan sampai ketempat ini ??'' dokter memberanikan diri mencoba bertanya''.
Bukan urusanmu !!
Saya hanya ingin, kamu merahasiakan keberadaan saya. Paham !!?''nada penekanan pada pak dokter.''
Maafkan saya tuan.
saya tidak bermaksud.... ''sambil menundukkan kepala.''
...Tiba-tiba nenek datang sambil membawa nampan yang berisi tiga gelas teh.'' Lalu memberikannya kepada om dan pak dokter, 1 gelas lgi untuk nenek sendiri.''...
Sedang membicarakan apa nak ?? seperti serius sekali kalian.''ucap nenek sambil meletakkan gelas di meja''.
Tidak nek, hanya memberitahu tuan, eh maksut saya om ini.
Kalau lukanya tidak terlalu parah.''bohong dokter''.
__ADS_1
Iya nek.''sambung om.''
Ohh,. Ayo-ayo diminum seadanya pak dokter.
Iya nek, terima kasih minumnya.''kata pak dokter''.
Iya sama-sama, seharusnya saya yang berterima kasih pak dokter. Karena pak dokter sudah mau kerumah nenek ,untuk mengobati om yang terluka . ''ucap nenek''.
Iya nek, ini sudah tugas saya.''jawab pak dokter''.
Oh ya nek, Ini resep obat yang harus dibeli di apotek.
Kalau begitu, saya permisi dulu nek. Nanti kalau ada pasien ke Klinik kasian jika tidak bertemu saya.''pak dokter beranjak dari duduknya dan sambil berjabat tangan pada nenek dan om''.
Iya silahkan pak dokter, Terima kasih ya.
Terimakasih.''dengan wajah dingin om dan langsung diangguki oleh dokter''.
...Di dalam kamar, reza dan dita bermain entahlah. ''author juga tidak tahu''...
...Gaduh sekali mereka, kadang menjerit histeris, terkadang tertawa terpingkal-pingkal....
Tok tok tok, ''seketika mereka diam''.
Sambil berjalan mendekati pintu dan di buka. ''eh, nenek rupanya''.
Apa yang kalian lakukan reza ?? ''tanya nenek pada reza''.
Ini nek, kami sedang bermain sama dita. hehehe.''menggaruk kepala yang tidak gatal''.
Ya sudah, tapi jangan berteriak-teriak. Kasihan omnya, nanti tidak bisa istirahat.
Oh ya,, nenek mau ke apotek sebentar, kalian dirumah baik-baik ya. Jangan sampai om terganggu oleh ulah kalian.''pesan nenek''.
Siap nek.''sambil memberi hormat pada nenek.''
Dasar anak ini,''
...Dirumah tinggal bertiga, Reza dan dita berencana ingin bertanya banyak pada om....
...Dirumah nenek ada tiga kamar. Kamarnya dita yang di pinjamkan ke om. Sedangkan dita tidurnya pindah dengan nenek....
Om ??
tok tok tok.
Apa dita dan reza boleh masuk ?
Yaa, masuklah dek.
Bolehkah kami bertanya. ''Reza berjalan masuk dan disusul adiknya''.
Boleh dek. Apa yang ingin kalian tanyakan.
Nama om siapa ?? ''tanya dita antusias'
Kemarilahh. Duduklah disini.''sambil menepuk kasur sebelah kanan dan kiri om.''
Nama om adalah steve.
Kita panggil om steve , seperti itu ya.?
Oke dek.''
Rumah om dimana ??''ucap reza membuat steve kaget''.
__ADS_1
''steve bergeming''.