AYAHKU SEORANG MAFIA TAMPAN

AYAHKU SEORANG MAFIA TAMPAN
Melepas rindu


__ADS_3

Ayu pun membantu tantenya untuk menyiapkan makan siang mereka.


"tante, om di mana?"Ayu bertanya pada tantenya yg sedang menata piring di meja,


"masih di kantor, bentar lagi om mu pulang ko syg, katanya mau makan siang bareng kita"


jawab mala ke ponakan nya.


Tidak lama kemudian Anton pun tiba, iya masuk ke rumah secara diam-diam , bahkan penjaga yg di rumah pun bingung melihat sikap tuannya seperti anak-anak yg bermain petak umpet, Anton sengaja memarkirkan mobilnya di jalan utama agar iya dapat membuat suprise bagi ponakan dan istrinya, atas kedatangannya secara diam-diam, sebelum iya memasuki rumah iya melepas sepatu nya,sambil melirik ke sana kemari seakan mencari sesuatu, iya pun bertubrukan dengan seorang pelayan yg hendak menyapanya akan tetapi iya segera menutup mulut pelayan itu dan bertanya dengan volume suara yg kecil atas keberadaan istri dan ponakan nya.


Setelah iya mendapat jawaban dari si pelayan, iya langsung bergegas ke ara ke dua wanita itu sambil celingukan,


"Hai om"


Ayu menyapa om nya dari belakang,iya baru saja dari kamar mengambil HP nya yg dari tadi berbunyi...


" Sssst kamu ga bisa diam ya saya lagi pantau wanita-wanita saya"


jawab Anton tanpa iya sadari itu adalah ponakan nya sendiri, Ayu menggelengkan kepalanya,kemudian iya mensejajarkan mukanya dan mengikuti om nya untuk mengintip.


Sontak Anton pun kaget melihat Ayu di sampingnya


"hahahahahaha"


tawa Ayu pun pecah melihat ekspresi om nya


yg begitu kaget melihat dia di samping.


Mala yg sedang memegang HP dengan tujuan mengabari suaminya , iya pun mengarahkan pandangannya ke sumber suara tersebut


"Syg udah sampai dari kapan?"

__ADS_1


Mala bertanya pada suaminya


"Hmmmm padahal aku mau buat kejutan ke kalian berdua,eh tau-taunya malah aku yg di buat Kaget".


Anton menjawab istrinya dengan waja yg terlihat kecewa,sedangkan Ayu semakin tertawa melihat ekspresi omnya.


mereka berdua pun merapat ke meja makan, untuk makan siang bersama,makan siang itupun di penuhi dengan canda dan tawa dari ketiga orang tersebut, mereka juga menanyakan perihal tentang kabar kedua orang tua Ayu, Anton dan Mala tidak memiliki keturunan sehingga mereka sangat menyayangi Ayu seperti anak mereka sendiri.


Anton sendiri adalah adik kandung Asri,sedangkan Mala adalah sahabat baiknya Asri dari kecil.


Walaupun jaman sudah canggi, mereka jarang sekali bertukar kabar, mungkin sibuk dengan urusan masing-masing, akan tetapi persahabatan dan tali kekeluargaan itu masi terjaga utuh sampai saat ini..


Setelah mereka selesai makan, Ayu pun langsung pamit untuk beristirahat sedikit, sedangkan Anton kembali ke kantor,Mala pun mengantar suaminya ke depan,setelah mobil yg suaminya naikin tidak terlihat lagi, Mala pun masuk dan beristirahat..


Pukul 17.00 wibb Ayu pun di kaget kan dengan suara HP nya yg berdering tanda ada panggilan masuk, iya segera bangun dan melihat HPnya, yg menelfon ternyata adalah papanya,


"halo syg,bagaimana kabarmu"


"baik pa Ayu baru aja bangun tidur pas dengar


"papa ganggu tidur Ayu?"


"ga ko pa lagian ini kan uda jam lima sore pa"


"oh, tante dan om kamu dimana"


"bentar ya pa Ayu coba lihat di luar dulu"


Ayu pun bergegas keluar kamarnya untuk mencari om dan tantenya,kebetulan Mala dan Anton sedang nonton tv.


"tante,om , mama sama papa mau ngomong"

__ADS_1


"iya syg sinikan HP mu biar tante sama om bicara dulu sama mama dan papa kamu mau lepas rindu,sekalian kamu mandi gi bau asem"


jawab Mala kepada Ayu.


Ayu pun memberikan HPnya dan iya segera mandi.


"Halo kaka ipar"


sapa Mala kepada Asri dan Amar


"kaka ipar pala lu,gue kan udah bilang jangan panggil gue kk ipar gue alergi sama panggilan itu kalo keluar dari mulut lo"


Asri pun menjawab dengan ketus.


Mereka semua pun tertawa dengan jawaban Asri yg ketus,mereka lanjut berbincang dengan penuh canda dan tawa, mereka melepas rindu, satu sama lain.


walaupun mereka sudah ber umur 50,dan 49 akan tetapi jiwa dan gaya berbicara mereka mengikuti tren dan anak muda sekarang,tidak seperti kebanyakan orang tua yg begitu canggung ketika berbicara dengan anak mereka.


Mereka terbilang orang tua jaman now,


"Ton,Malah jagain Ayu di sana ya, anggap aja dia sebagai anak kalian berdua, jangan perna kasar sama dia,kalau dia salah ya cukup di bilangin aja jangan main tangan.


Kita berdua sebenarnya khawatir banget kalo Ayu jauh dari kita,pasal nya kan iya dari kecil selalu di samping kita berdua ga pernah keluar negeri"


Asri berucap kepada Anton dan Mala sambil meneteskan air mata, Amar pun memeluk istrinya agar lebih tenang,akan tetapi Amar sendiripun merasa berat saat putri satu-satunya jauh darinya....


"iya ka lagian ponakan gue sendiri masa gue mau siksa dia si, tenang aja gue akan jagain Ayu bahkan gue akan memberikan kasi sayang gue ke dia seperti anak gue sendiri,dan siap-siap aja lu berdua di lupain Ayu hahahahaha"


Anton pun mengucapkan kata-kata yg serius tapi ada candaannya juga, yg membuat Asri dan Amar yg tadi sedih pun ikut tertawa di buatnya.


"iya, lagian kaya lo nitip anak lo di panti asuhan deh, gue sendiri sahabat lo dari kecil,sedangkan si gendeng ini adik kandung lo sendiri, lagian tanpa lo ingat in pun, kita uda sayang Ayu dari dia lahir Sri,"

__ADS_1


ucap Mala disela tawa mereka.


setelah itu merekapun mengakhiri obrolan video coll mereka karena hari sudah malam.


__ADS_2