AYAHKU SEORANG MAFIA TAMPAN

AYAHKU SEORANG MAFIA TAMPAN
Kampus 3


__ADS_3

"kamu juga dari Indonesia?"


jawab Nana dan Mira serentak,Ayu pun mengangguk-angguk tanda mengiyakan perkataan kedua wanita itu,


"kalian berdua ga usah kursus nanti aku ajarin aja, kalo kalian mau"


Ayu langsung menawarkan kepada kedua wanita itu, karena Ayu sempat mendengarkan mereka berbicara,


"ga usah malu-malu, kalo sama aku gratis ko"


Ayu pun menyambung pembicaraannya


"yg benar yu"


Nana dan Mira pun bertanya serentak dengan wajah yg gembira.


"kalian berdua kayanya kembar beda wajah deh


hahahaha"


Ayu pun kembali tertawa karena ulah dua wanita itu yg sedari tadi selalu menjawab Ayu secara bersamaan.


"kita boleh sahabatan sama kamu ga?" tanya Nana kepada Ayu


Ayu pun tersenyum gembira dan langsung mengiyakan permintaan Nana dan Mira,mereka berdua yg mendengar jawaban Ayu, langsung memeluknya dengan erat


"kita keliling kampus dulu yu, habis itu aku traktir kalian makan di kantin, kita rayakan hari persahabatan kita" ajak ayu kepada kedua sahabat barunya


"Ayo"


Nana dan Mira pun langsung menjawab Ayu dengan antusias

__ADS_1


sementara di halaman parkir kampus seorang wanita baru saja tiba dengan mobil sport berwarna merah muda, ia turun dari mobil dengan pakaian yg serba merah muda, wanita itu adalah Mauren, ia di kenal sebagai wanita tercantik di kampus, bahkan hampir semua lelaki di kampus mengatakan perasan mereka padanya secara langsung dan tulisan akan tetapi dia menolak semuanya dengan kata-kata yg kasar seperti menghina mereka karena status sosial dan sebagainya, Mauren sudah memiliki pacar yaitu Radit seorang anak dari pengusaha batu bara terbesar di London, Radit juga termasuk cowok tertampan di kampus.


Mauren berjalan di kerumunan mahasiswa yg sedang membicarakan Ayu dari tadi karena kecantikannya, sedangkan kedua teman Mauren yg dari tadi sudah ada di kampus pun berjalan menuju Mauren dengan langka yg agak di percepat, kedua sahabat Mauren yaitu Erna dan Atalia


"Mauren,Mauren"


Erna dan Atalia berteriak pada Mauren yg sedang berjalan di lorong kampus tersebut,


"What's the matter?" (ada apa?)


Mauren pun kaget di buat kedua sahabatnya itu


"A new student came by" (tadi ada mahasiswa baru yg datang)


sambil mengatur nafas Erna pun bercerita


"What's wrong with that? It's the New Year's sign-up month, so what's the scene" (emangnya kenapa? kan ini bulan pendaftaran mahasiswa baru, kenapa harus heboh gitu si)


"Don't just cut it like that" (makanya dengar dulu jangan langsung di potong aja kaya gitu dong)


Erna pun menjawab Mauren dengan nada yg kesal


"Yeah, I just said that, so there was a new student who came in, she was very beautiful even though her clothes were covered, but she was very sexy, I" (ya uda aku yg bilang aja, jadi tadi itu ada mahasiswa baru yg masuk,dia itu cantik banget walaupun pakaiannya tertutup gitu tapi dia seksi banget, aku iri loh sama dia, udah cantik, montok muka belakang lagi,pokonya idaman para cowok de)


Atalia pun bercerita dengan antusias tanpa dia sadari Mauren sudah menunjukan muka yg marah mendengar pujiannya pada mahasiswa itu yg tak lain adalah Ayu,Mauren kesal karena ia tidak mau ada yg menyainginya di kampus bahkan menggantikan dia sebagai wanita terpopuler dan tercantik di kampus, Erna yg sudah melihat raut waja Mauren pun langsung mencubit lengan Atalia untuk menghentikannya agar tidak berbicara lebih lanjut karena pastinya mereka berdua akan kena marahnya Mauren di pagi hari,


"still you're the prettiest and most popular knockout in the school, right" (Tenang aja masi kamu ko yg tercantik dan terpopuler di kampus ini, iyakan)


Erna berbicara sambil menggoyangkan lengannya Atalia untuk mengi iya kan perkataannya, Atalia yg sudah mengerti pun langsung menganggukkan kepalanya.


"I wonder how beautiful a girl is, to discuss this entire college" (aku penasaran secantik apa si tu cewe,sampai di bicarakan satu kampus ini)

__ADS_1


Mauren pun berkata dengan muka juteknya


"you are still beautiful, turn her in praise today, you will never believe me again tomorrow" (Kamu Masi tercantik ko, palingan dia di puji hari ini aja, besok-besok pasti udah ga lagi percaya deh sama aku)


Atalia pun berbicara untuk meredakan Mauren yg sedang marah


"It's better if we eat in the yu cafeteria, I haven't eaten since morning" (ya udah dari pada kamu ngambek lalu kecantikan kamu berkurang mending kita makan di kantin yu, aku belum makan pagi soalnya,) Erna pun mengajak mereka dengan harapan bisa mereda kan marah Mauren


"Come on, I saw Radit and his friends come over first" (ayo, tadi aku lihat Radit dan temen-temennya Uda ke sana duluan) Atalia berbicara karena memang tadi dia melihat Radit dkk berjalan ke kantin.


"yes you two go first I'll come, I have to finish" (ya udah kalian berdua ke sana dulu nanti aku nyusul, ada urusan yg mau aku selesaikan)


Mauren pun menjawab kedua sahabatnya, tanpa memberitahukan kepada kedua sahabatnya tentang apa yg ia rencanakan, Atalia dan Erna yg mendengar jawaban Mauren langsung bergegas ke kantin,setelah itu Mauren langsung menuju ke ruang rektor menanyakan perihal tentang mahasiswa baru tersebut, setelah ia mendapatkan data mahasiswa baru dari sekretaris rektor, ia langsung tersenyum licik, ia pun keluar dari rungan langsung menyusul kedua sahabatnya yg sudah ada di kantin.


"Mauren here" (Mauren sini)


Mauren pun mencari sumber tersebut di antara banyaknya mahasiswa yg berada di kantin, ia pun menuju pada sumber suara tersebut yg tak lain adalah Atalia dan Erna yg sudah semeja dengan Radit dkk.


"hello dear"(Halo sayang)


Mauren pun menyapa mereka dan mencium pipih kekasihnya Radit.


setelah Mauren sampai merekapun memesan makanan,


("waiter" (pelayan)


sala satu dari mereka memanggil pelayan kantin untuk memesan makanan dan minuman,setelah 20 menit kemudian makan dan minuman merekapun sampai,


"You stupid mba, you can't even clean your food, you bum, jiji I see your face, dirty pimples, stinks again" (lemot bangat sih mba, kerja nyiapin makanan aja ga becus,dasar gembel, jiji aku lihat muka kamu, jerawat dekil, bau lagi)


Mauren pun memukul meja dan membentak dan memaki pelayan itu di depan banyak orang,tidak puas dengan itu ia pun mengambil teh panas yg ada di meja dan menyiram kepala pelayan tersebut,sementara mereka yg melihat hal itu malah semakin senang,tidak memperdulikan pelayan itu,ada yg tertawa,ada yg memanas-manas in Mauren.

__ADS_1


__ADS_2