
Sementara pelayan yg di siram tadi hanya meringgis kesakitan tanpa melawan perbuatan Mauren, Mauren yg melihat reaksi pelayan tersebut pun semakin geram karena pelayan tersebut hanya tunduk dan tidak meminta maaf padanya karena lama membawa pesanan mereka, Mauren pun menyuruh pelayan tersebut untuk berlutut dan menciun kakinya agar mendapatkan maaf darinya.
Pelayan tadi pun dengan rasa sakit di tubuhnya dan rasa malu karena di hina di depan umum pun hanya diam tanpa membalas perbuatan keji Mauren karena iya tau betul Mauren adalah salah satu murid terpopuler sekaligus orang tuanya sebagai donatur di kampus mereka jadi kalau iya melawan pun percuma karen dia sebagai orang yg ta memiliki apa-apa biar benar pun akan di salahkan. Sehingga dengan rasa kecewa pun iya menangis dan berlutut di kaki Mauren dan meminta maaf kepadanya. Sementara Radit yg berada di samping Mauren pun hanya diam ketika melihat Mauren menindas pelayan tersebut karena Radit pun tau betul watak Mauren kalau sedang kesal jadi dia memili untuk diam tanpa merespon apapun yg Mauren lakukan, dia tidak mau menjadi sasaran amukan Mauren. Sementara di pojokan kantin Ayu, Nana, dan Mira yg sedang menunggu pesanan mereka pun dibuat terkejut dengan teriakan para mahasiswa tersebut yg semakin ramai mencaci Pelayan tersebut dan menyurunya untuk mencium kaki Mauren. Ayu pun penasaran iya berdiri untuk mendekati kerumunan tersebut, Ayupun di buat kaget dengan pemandangan yg di lihatnya sampai-sampai iya merasa emosi melihat pelayan tersebut di perlakukan seperti hewan di depannya.
__ADS_1
"Stand up you don't deserve this" (berdiri lah kau tidak pantas di perlakukan seperti ini) Ayu dengan emosi yg sudah memuncak menabrak kerumunan itu dan iya pun langsung memegang bahu pelayan tersebut dan menuntunnya untuk berdiri.
Nana dan Mira yg mengikuti Ayu pun sangat kaget melihat Pelayan tersebut yg dibuat seperti itu. Sementara Mauren yg melihat hal itupun di buat tambah geram pasalnya yg membuat amarahnya meluap di pagi ini adalah orang yg sedang membantu pelayan tadi untuk brdiri yaitu Ayu, Mauren kesal sekali dengan para mahasiswa yg memuji akan kecantikan dan keanggunan Ayu sehingga iya meluapkan emosinya pada pelayan tersebut. Mauren takut kepopulerannya akan hilang dengan kehadiran Ayu.
__ADS_1
"who is this woman? how dare he defi Mauren. (siapa wanita ini? berani sekali ia menentang Mauren) kata Radit dalam hatinya sambil mentap Ayu kemudian ia kembali menatap layar HP nya.
Radit di kenal sebagai cowo terdingin dan tercuek di kampus mereka selain tampan di juga terbilang pelajar yg pintar di kampusnya akan tetapi iya memilih berpacaran dengan Mauren karena Mauren yg selalu mengejarnya dan membuat Radit juga terpaksa untuk memacari Mauren.
__ADS_1
Mata Ayu pun seketika melotot melihat dada pelayan yg merah karena siraman teh panas tadi, iya pun mengajak pelayan tersebut untuk duduk di salah satu kursi yg kosong di sekitarnya. dan iya meminta Nana dan Mira untuk membeli salap untuk mengolesi dada pelayan tersebut. sementara yg lainya sibuk memperhatikan Ayu dan mereka menebak-nebak apa yg akan terjadi nantinya.