
assalamualaikum semua.....
" ya udah aku pamit pulang dulu ya udah sore,besok kita jadikan perginya?"
Tanya tante ria pada mama smbil menggunakan nada manja sungguh menggelikan.Parahnya lagi tante ria dari tadi tak lepas dari lengan om anten nemplok terus kayak ulet keket, padahal om anten sudah bolak-balik menyingkirkan tangan tante ria,tapi sayang tingkat kepekaan tante ria masih kelas rendah,padahal om anten sudah sangat kesal dengan sikap tante ria yang seperti itu.
Tapi ada yang aneh dari om anten,dari tadi dia melihat ku dengan tatapan seperti ingin menerkam seperti singa.Jujur aku takut.
"iya jadi dong,kamu jemput aku ya"
sambil melepaskan pelukan,lalu tante ria berpamitan padaku dan ku jawab dengan anggukan dan senyuman manis ku.
" makasih dah boleh main di sini"
__ADS_1
kata om anten pada mama sambil berpamitan namun saat om antem berpamitan padaku, Tiba-tiba rasa jantung ku lebih kencang berdetak entak mngapa.Ku salim tangan kekarnya dan entah apa yang ada di fikiran om anten dengan entengnya dia membalikkan dan mengangkat bdan ku ke atas dengan posisi kepala di bawah dan kakai di atas yang sontak membuat ku kaget plus malu.
Baju kaos merah yang ku pakai langsung melorot ke bwah dan menunjukkn perut rata putih dan mulusku.sungguh aku sangat malu,aku tetiak-teriak untuk minta di turunkan.Entah mengapa mereka malah menjadikanku bahan tertawaan sungguh membuat aku malu, seketika aku air mata ku keluar karna aku snagt malu.Karna aku mengis cepat-cepat aku di turunkan dan setelah kaki ku menapak di tanah maaih smbil mengia aku teriak.
"aku bnci om anten,..... pokoknya om gak usah dateng ke sini lagi"
teriakku sambil berlari menuju kamar,dan langsung ku kunci pintu,aku menagis sejadinya krna aku sangat lah malu.tapi mereka malah menertawakan aku sebagai bahan tontonan mereka.Terdengar suara tante ria memnggil-manggil aku dan om anten juga meminta maaf pada ku tapi aku tak menggubris aku tetap fokus pada tngusan ku.
"mentang-mentang aku kecil dia gede Seenaknya mana sambil ketawa lagi dasar nyebelin,awas aja aku sumpahin om anten bakal mohon-mohon sama aku suafu saat nanti,sama kayak aku tadi mohon-mohon sama dia mintak di turunin"
Mai ngomel-ngomel sendiri di dalam kamr sambil manangis dan ingus meler kemana-mana tapi tak di hiraukan oleh mai,karna mai benar-benar sedang sebal.Terdengar suara langkah kaki mendekat ke pintu kamar mai dan berhenti tepat di deoan pintu smbil memanggil mai berkali-kali.
"mai keluar yuk om mau pulang...."
__ADS_1
Terdengar suara berat khas laki-laki,dan sudah barang pasti kalau ornag itu adalah om anten batin mai
"pulang aja sana mai juga gak perduli mai gak mau lagi liat om"
Teriak mai kuat sampai-sampai membuat telinga alen menjadi pekak.
"astagfirullah suaranya kalo lagi ngambek kayak emak-emak lagi demo.ah atut....."batin alen
"ya udah om pulang ya assalamualaikum"sambil melangkah meninggalkan pintu kamar mai
"waalaikumsalam...pergi aja sana emang gua pikirin" celoteh mai dati dalam kamar
"selamat membaca semua😄😄😄"
__ADS_1