
assalamualaikum semua 😄😄😄
"kriuk.... kriuk..... kriyuk.....huh... pedesnya ini bakso,sampek ke telinga rasanya huh...."
Alen masih sibuk berkutat sekiat tenaga menghabiskan semangkuk bakso pedas yang menggoda imannya,sambil sesekali mengelap keringat yang mulai bercucuran.Semakin pedas bakso yang di makan alen semakin alen tak ingin berhenti mengunyah dan menyeruput semangkuk bakso urat itu. sampai-sampai alen mengeluarkan keringat sebesar biji jagung 🌽 hahhaah😂😂.Alen tak memperdulikan bibirnya yang dower dan wajahnya yang memerah karena kepedasan.
Di sisi lain seorang gadis mungil masih asik dengan mimpinya, entah sudah sejauh mana iya pergi ke dalam mimpinya.Sampai tiba-tiba suara teriakan dan gedoran pintu yang sangat keras membuatnya terbangun dengan kondisi kaget.
Dor....dorr....dorrrr....
"mai bagun......udah jam berapa ini?cepat bagun
...mai...."
Dor...dor...dorrrr....
(lagi-lagi pintu di gedor dengan keras)
Suara cempreng mama mai menyadarkan mai dari mimpinya.
__ADS_1
"astagfirullah....jam berapa ini....?"
tanya mai pada dirinya sendiri,sambil melihat jam yang menggantung manja di dinding kamar sederhana itu.Wajah mai terlihat sangat mengerikan dengan kelompak mata yang bengkak karna habis menangis,rambut acak-acakan seperti singa,wajah letih sangat jelas terlihat.Setelah di ganggu alen tadi sore mai masuk ke dalam kamar menangis tak berhenti sambil mengoceh sebal sampai lelah dan akhirnya tertidur,mai terbagun karna mendengar mamanya berteriak sambil menggedor-gedor pintu.
"ahhh iya ma....maaf mai ketiduran"
jawab mai setelah berlari dan membukakan pintu yang sedari tadi di aniaya oleh mama mai.
"maaf...maaf...kamu gak liat ini jam berapa ha?kamu udah mulai jadi anak yang pemalas ya."
Bentak mama mai sambil mengangkat tangan kanannya berniat untuk menampar mai,namun di unrungkan karna bella adik mai menagis saat mai akan di pukul mamanya.
"maaf ma...mai ketiduran,"
"cepet mandi sana dasar pemalas,percuma kamu mama ajarin ini itu tapi kamunya pemalas,dasar anak tak tahu di untung"
celoteh mama mai sambil menahan emosinya,dan berlalu menuju ruang tamu meninggalkan mai
"iya ma mai mandi dulu"
__ADS_1
Dengan cepat mai masuk kedalam kamar mandi dan mulai menanggalkan pakaiannya,
"kenapa coba pakek acara ketiduran segala,kan kayak gini malah kena omel.Malah bangunin macan tidur.Sabar mai kamu pasti bisa"
Mai mencoba meyakinkan dirinya sendiri untuk tetap sabar.Setelah mai mandi lau mai melanjutkan kegiatannya sampai jam setengah 10 malam mai baru bisa tidur.
Keesokan paginya mai bangun pagi seperti biasannya dan menegerjakan perkerjaan rumah tangga sampai selesai dan bergegas mandi karna mai hati ini sudah mulai masuk sekolah kembali.Mai berangkat ke sekolah seperti biasanya.Hari ini di sekolah mai juga tidak ada sesuatu yang berkesan semua yang dilakukan oleh mai hari ini sangat membosankan baginya.
Mai berjalan pelan keluar dari gerbang sekolah menyusuri pinggiran jalan yang basah karena sedari tadi hujan turun cukup deras membuat udara menjadi sejuk debu menjadi hilang,sambil menikmati angin semilir yang menerpa lembut wajahnya mai seketika kaget karna cipratan air yang do sebabkan oleh mobil yang menerobos genangan air,seketika baju mai basah.
BYUR.........
"kyaaaa....wahhhhh apa-apaan itu orang gak liat apa ada genagan air main lewat aja, mentang-mentang pakek mobil mewah,uhhh astagfirullah sabar mai sabar....siapa tau orang itu lagi keburu-buru.senyum mai senyum 😄😄😄"
Mai langsung mengomeli kejadian yang menimpanya barusan sambil matanya tak berhenti memperhatikan mobil yang menyipratinya yang keberadaannya sudah semakin menjauh dari posisi mai berdiri,dan mai berusaha menenangkan dirinya sendiri sambil mengusap dada dan menyunggingkan senyum manis mencoba untuk menenangkan fikiran dan meredam emosi.
"Untung aja di dh pulang sekolah,gimana kalo tadi kena kayak gini pas lagi mau berangkat bisa berabe urusannya,utung aja"
Mai tak henti-hentinya berceloteh ria sambil berjalan dan mencoba mengelap bajunya yang basah dan kotor dengan tangan kecilnya.
__ADS_1
Ekpresi mai pas lagi ngomel-ngomel