
Assalamualaikum semua 😄😄😄
Setelah perjalanan yang panjang dan melelahkan akhirnya mai sampai di rumah karna jarak sekolah mai dari rumah cukup jauh jika di tempuh dengan jalan kaki kurang lebih setengah jam dari rumah mai.Maka dari itu mai berangkat dari rumah jam 6:15 supaya tidak kesiangan karna mai berjalan kaki. seperti biasa tidak ada siapapun di rumah.Mai segera mengangkat pot bunga yang berada di teras untuk mengambil kunci rumah di bawah pot.Memang sudah kebiasaan jika rumah sedang dalam keadaan kosong pasti kunci di letakkan di bawah pot bunga di depan teras.
Clek... assalamualaikum
Setelah pintu terbuka mai duduk dan melepaskan sepatunya,lalu masuk kedalam kamar dan menggantung kan tas.Mai langsung menuju kamar mandi dan melepaskan pakaiannya yang basah badan mai menggigil karna kedinginan jari-jari tangan mai sampai keriput semua.
krakk....krukkk ( suara perut mai)
"Uhhhh.....perut ku lapar banget,mana dari tadi pagi belum makan,di sekolah gak jajan,pasti di rumah juga gak ada apa-apa,huhhh sabar mai,biar cepet kenyang aku harus masak dari sekarang, semangat"
omel mai di dalam kamar mandi.
Mai sudah biasa di sekolah tidak jajan karena mai memang tidak di beri uang jajan oleh orang tuanya,mai juga sering saat pulang sekolah di rumah tidak menemukan makanan jadi mai masak dulu baru makan,sambil menunggu nasi matang biasanya mai membereskan rumah seperti mencuci baju,mencuci piring dan lain-lain.Mai juga bernagkat ke sekolah berjalan kaki karna kendaraan di rumah di pakai oleh orang tuanya kadang-kadang mama mai masih marah-marah saat pulang karna merasa mai kurang rajin kurang ini itu.Namun dengan sekuat hati mai menerima yang ada di fikirannya adalah dia tidak ingin membuat orang tuanya semakin sulit karnanya.
Mai berjalan perlahan melihat ke arah meja makan dan mebuka tudung saji,mai heran mengapa sudah ada makanan.
"loh...kok udah ada makanan,tumben mama masak apa papa pulang?terus mama masak buat papa."
oceh mai heran sambil matanya berbinar melihat makanan di meja,karna sungguh jarang saat pulang dari sekolah mai menemukan makanan di rumah.
"wah pas banget ada nasi goreng masih anget lagi. aku lagi laper,mana aku lagi kedinginan masuk buk ekooo"
sorak mai girang sambil mengambil piring yang berisikan nasi goreng yang masih hangat mai langsung duduk di kursi dan mulai menyendoki nasi goreng kedalam mulutnya.
"loh kok kayak udah dari di makan ya, bentuknya kayak gini,kayak abis dari di eker-eker ayam?"
mai merasa heran dengan nasi goreng yang sedang di makannya.
"ah...paling bekas papa.."ucap mai dalam hati tanpa berhenti mengunyah habis nasi gorengnya
"ummmm....enak banget nasi goreng ini,mama pinter banget bikinnya aku mau minta ajarin ahh,biar nanti kalo udah nikah bisa masakin suami terus jadi istri kesayangan hahahahha"
mai berdecak kagum, sampai-sampai ingin belajar agar bisa memasakan untuk suaminya nanti.(dasar mai masih kecil...😥😥 dah mikirin masakin suami)
Setelah selesai dengan drama nasi gorengnya,masuk kedalam dapur,langkah kai mai terhenti setelah melihat sesuayu yang ganjil di depannya pemandangan yang sangat menyeramkan bagi mai, sampai-sampai mai tak bisa menahan rasa kaget dan seketika mulut mungil mai mengeluarkan teriakan sambil kedua tangannya menutupi wajahnya.
"aaaaaa....... astagfirullah...."ucap mai sambil ngos-ngosan karna melihat dapur dalam keadaan tak wajar.
__ADS_1
"kenapa semuanya berserakan kayk gini,kayak kapal pecah....siapa yang bikin jadi kayak gini mama gak pernah bikin dapur separah ini,malah mama sering marah-marah kalo dapur sedikit aja kotor langsung toa bersuara, terus siapa ya?apa jangan-jangan papa."
mai berceloteh ria sambil memunguti sampah yang berserkan, sambil mengelap lantai dan meja yang penuh dengan minyak,air dan lain-lain.
Klontang.....Creng......Prankkk.....
Suara alat-alat dapur yang sedang mai cuci saat ini, sungguh mai sangat prustasi. yang mai rasakan saat ini seperti kata pepatah yang do balik Bersenang-senang dalu bersakit-sakit kemudian,habis makan kenyang cuci piring satu dapur kemudian.
"mai....kamu udah pulang..?"
Tiba-tiba terdengar suara perempuan, dengan cepat mai menoleh ke belakang tempat sumber suara.
"ohhh mama tooo,kirain siapa?.iya ma mai udah pulang dari tadi,mama dari mana?"
Tanya mai pada mamanya yang masih di dapur entah apa yang sedang di lakukan oleh mamanya itu.
"ohh mama habis dari ketempat tante ria"
jawab mama mai singkat,
"mama adek mana?"
"jadi papa hari ini pulang ma?"mai sangat senang karena papanya pulang hari ini,sudah seminggu papa mai tidak pulang kerumah dan tidak ada kabar membuat mai khawatir dan rindu.
"iya tadi pagi waktu kamu dah berangkat ke sekolah,loh mai siapa yang abisin nasi goreng di sini?"
mama mai berjalan menuju meja makan dan membuka tudung saji lalu bertanya pada mai perihal nasi goreng.
"oh itu udah mai makan,enak banget ma nanti ajarin mai ya ma buat nasi goreng yang enak kayak gitu,oh ya mah kok dapur berantakan banget ya gak kayak biasanya apa papa abis dari masak ma?"
Tanya mai sambil tangannya tak berhenti mencuci piring,
"ohh kamu to yang makannya,itu bukan buatan mama,lagian papa mu gak masak tadi"
jawab mama mai santai...
"lohh terus siapa kalo bukan mama sama papa?masak Bella?"
Tanya mai penasaran mai memberhentikan aktivitas cuci piringnya karna penasaran.
__ADS_1
"oh itu tadi om alen yang masak,terus nasi goreng yang kamu makan tadi sisa punya om alen karna tadi dapet telpon dari kantor jadi gak di habisin katanya ada kendala di kantornya."
"haaaaa .......?"
Mulut mai seketika ternganga karena syok mendengar jawaban Mamanya.Ternya nasi goreng itu buatan laki-laki memyebalkan si om anten itu.(jangan lama-lama mai bukak mulutnya nanti di jadiin kosan oleh lalat itu mulut😂😂)
"mama bercanda kan ma,lagian gak mungkin om anten main ke sini mau ngapain hahahahha"
ucap asya mencoba untuk meyakinkan diri sendiri
"Gak mungkin aku memakan makanan yang sudah ada bekas om anten ihhhh gak sudiiii...aku makan sepiring berdua dong aaaaaa tidakkkkk mulutku ternodai uek..uek" batin mai dalam hati smabil mai mencoba memuntahkan makanan yang sudah tidak mungkin keluar
"mama serius mai,om alen ke sini sendirian karna ada perlu sama papa sama mama."
"perlu apa ma?"tanya mai penasaran
"Dia mau jadi anak angkat papa sama mama,dan papa sama mama setuju,walau awalnya enggak tapi karna om alen menyakinkan kami akhirnya kami setuju mulai besok om alen bakalan tinggal sama kita"
mama mai terlihat sangat santai Sambil berjalan menuju kamar meninggalkan mai yang tengah syok.
"jadi kakak?gak...gak mungkin om-om kayak gitu mau jadi kakak aku,mama sama papa kok setuju sih apa jangan om anten pakek jampi-jampi?"
fikiran asya masih berperang memikirkan kejadian hari ini, tanpa berhenti ***-remas busa cuci piring membuat tangan mai penuh dengan sabun.
"tidaakk......."
Mai berteriak setelah membayangkan akan tinggal satu rumah dengan om anten yang menyebalkan sambil menggelengkan kepalanya tangan mai mengusap kasar wajahnya dan seketika mata mai menjadi pedih karna sabun yang ada di tangannya tadi.
"aaaaa.... pedih.... pedih..air mana air...aduhhh ini gayung mana gayung..mana?"
Seketika mai histeris karna matanya pedih Hanya tangan yang meraba-raba sekeliling mencari gayung namun tak kunjung dapat,namun mai sudah tak tahan lagi mai langsung berdiri dan menyelupkan kepalanya kedalam bak mandi.
"ahhhhh aku gak kuat...byurrr...."sambil meraba-raba pinggiran bak mandi,mai menyeburkan kepalanya dan seketika membuat rambut panjang mai basah hahahaah
"hah...hahh....tes..tes.."suara napas mai yang tersendat-sendat dan suara tetesan air yang mengalir indah dari rambut mai yang sudah morat-marit.(kasian banget mai😓😓)
ekspresi mai lagi pusing+ galau
__ADS_1
semoga suka sama ceritanya, jangan lupa like dan tinggalkan kritik plus sarannya.😄😄😄