
Jesi bekerja seperti biasa di suruh diam saja seperti ini jadi bingung dia mau ngapain .
Jesi memijat pangkal hidung nya , sakit kepala nya datang lagi .
dan dia juga mulai merasa mual .ini pasti karna kehamilan nya , Jesi baru tau kalo orang hamil ,itu suka merasa mual secara tiba - tiba
kapan saja dia bisa muntah di buat nya .
" Hue hue " Jesi sudah tidak tahan lagi ingin muntah .
dia langsung menutup mulut nya dan lari kedalam kamar mandi yang ada di ruangan Anton .
langsung muntah di kamar mandi , air mata Jesi langsung keluar dari sudut matanya tenggorokan nya terasa sakit
Jesi masih terus muntah di kamar mandi Anton , rasa mual nya tidak mau hilang juga . padahal tidak ada yang keluar dia hanya merasa mual saja .
" Jesi " panggil seseorang
membuat Jesi langsung terdiam .itu suara anton , bisa Anton melihat dia muntah seperti ini.
kenapa juga Anton datang di saat yang tidak tepat ,seperti ini .
" kau kenapa " tanya Anton
Jesi langsung buru menyiram lantai nya semua supaya Anton tidak curiga .
" kau muntah " tanya Anton
Luna kembali berdiri dengan tegap .iya berusaha untuk terlihat baik - saja jangan sampai Anton curiga kalau dia sedang hamil
__ADS_1
Jesi mengambil tisu di dalam kamar mandi dia lap sisa muntahan tadi dengan tisu itu .
" kau sedang sakit " tanya Anton
Jesi menggelengkan kepala nya
" aku tidak papa " jawab Luna
Anton tidak percaya dengan ucapan Jesi
dia lihat sendiri kalo Jesi sendang muntah - muntah .
" ini bukan pertama kali kau muntah seperti ini kan " ucap Anton
dia sangat ingat waktu itu
Jesi langsung lari ke belakang saat Anton dan Laras sedang makan bersama .
" kau sering muntah akhir - ini sebenarnya ada apa dengan mu .? tanya Anton .
deg
Jesi langsung menjadi cemas ,jangan bilang kalau Anton mulai curiga kalau dia sedang hamil .
A .. - aku " ucap Jesi terbata ,apa yang harus dia katakan ke Anton sekarang.
" kau kenapa "? apa kau sakit , klo iya ayo kita periksa ke dokter " ucap Anton
walau terlihat tidak peduli dengan Jesi Anton juga Khawatir ,kalau Luna sakit karna bagai mana pun Jesi itu juga tanggung jawab Anton.
__ADS_1
" tidak perlu ke dokter aku hanya sakit maag saja " ucap Luna berbohong
bisa gawat kalau dia di ajak Anton ke dokter , Anton bisa tau jika dia sedang hamil .
" sakit maag "? ucap Anton
Jesi menganggukkan kepalanya .
" iya sakit maag saja " kemarin aku sudah pergi ke dokter dan bahkan sudah
banyak obat yang aku minum ." kata Luna bohong lagi .
dia berusaha membuat Anton percaya
dengan ucapan nya .
" kenapa kau tidak cerita ke padaku " ?
tanya Damian .
seharusnya Jesi bilang ke Anton kalau dia sedang sakit ,setidak nya Anton bisa
dokter terbaik untuk Jesi .
" memang kamu pernah perduli sama aku. selama ini memang kamu pernah bertanya keadaan aku .Bagaimana kondisi aku ? .terus aku sudah makan atau belum ? dan yang lain nya kau tak pernah peduli dengan keadaan aku Anton .dan di saat aku cerita soal penyakit aku ,memang kamu ingin tau
bukan nya kamu selalu sibuk dengan Laras " ucap Jesi
jangan kan untuk bilang ,kalau dia sedang sakit mau bicara dengan Anton saja Jesi sangat susah rasanya .
__ADS_1
walaupun mereka berada ,di rumah yang sama tidak setiap hari mereka bisa bertemu .