
Anton juga sampai melihat ke arah Jesi ,
dalam hati dia jadi bertanya - tanya apa Jesi sakit lagi sekarang .
Jesi buru - buru mengambil air minum
yang ada di depan nya ,dia meminum air putih itu ,hingga habis setengah .
" maap kata Jesi " tidak enak dengan yang lain nya .
Laras sudah menatap nya dengan tajam
kenpa Jesi senang sekali mencari perhatian orang - orang .
Jesi berdiri dari duduk nya
" saya permisi ke toilet dulu " kata Jesi berpamitan .
dia pun langsung pergi ke toilet " dia tidak bisa berlama - lama duduk di sana
Jesi masuk ke dalam toilet yang ada di restoran itu .
". ini benar gila " kata Jesi
Bahkan sekarang Laras tidak takut bertemu dengan Sean di depan Anton .
dan bahkan Sean berani memegang paha Laras .
Jesi membasuh muka di kamar mandi
dia tadi pergi ke toilet karna dia tidak bisa menahan kesal nya terkejut saat melihat apa yang di lakukan Laras dan Sean .
" apa yang harus aku lakukan sekarang " ? kata Jesi bingung .
dia tau kalau Sean mengajak Anton kerja sama karna ada maksud tertentu,dia jadi ingat saat Laras bilang soal rencananya ,yang ingin merebut perusahaan Anton .
" Apakah awal dari semua rencana mereka itu " batin Jesi
__ADS_1
sungguh dia tidak bisa melakukan apapun untuk membantu Anton ,lagian Anton juga apa tidak sadar kalau
Sean dan Laras mau membodohi nya .
" apa dia tidak curiga sama sekali apakah kata orang itu Anton pintar "
ucap Jesi heran .
dia jadi meragukan kepintarannya Anton
bahkan Anton juga punya banyak perusahaan masa ada musuh di depan nya dia tidak tau ,kalau begini caranya bisa dengan mudah untuk Sean dan Laras merebut perusahaan nya .
" Alvin juga bukan nya dia tau kalau Sean itu selingkuhan nya Laras " ucap Jesi .
tapi kenpa Alvin malah diam saja ,dan seolah tidak curiga sama sekali .
harus nya Alvin tau ,kalau Sean itu punya niat yang tidak baik .
sungguh sikap Alvin ,dan Anton sangat membingungkan .
" ini itu sebenarnya mereka benar - benar bodoh ,atau mereka hanya berpura -pura
Alvin dan Anton punya rencana yang tidak dia ketahui batin Jesi jadi banyak pertanyaan di dalam hati .
entahlah Jesi jadi pusing ,memikirkan semuanya masalah tampak tidak ada ujung nya menurut dia .
saat Luna sedang asyik melamun dia di kejutkan dengan kedatangan laras yang juga masuk ke dalam toilet tersebut .
Dia menatap Laras dengan terkejut .
" nyonya Laras "
ucap Jesi
dia langsung menunduk dengan sopan
Laras melipat tangan nya di depan dada
__ADS_1
dia menatap Jesi dengan sinis .
" kenapa kmu terkejut melihat saya " tanya Laras,
Jesi menggelengkan kepalanya
" tidak nyonya " ucap Jesi
dalam hati Lina sedikit Khawatir kenpa laras sampai mengikutinya sampai ke toilet seperti ini sebenarnya apa yang mau Laras lakukan .
" saya tau tadi kamu melihat apa yang saya lakukan dengan Sean kan "?
ucap Laras .
dia mendekat ke arah Jesi dengan tatapan tajam .
Dengar ya Jesi jangan sampai Anton curiga ,soal perselingkuhan saya .
dan jangan sampai kamu memberitahukan soal perselingkuhan saya juga ,kamu masih ingat kan perjanjian kita kan ?kalau sampai perselingkuhan saya terbongkar karna kamu ,lihat saja saya kan buat hidup kamu tidak tenang ,!! kata Laras kembali mengancam Jesi .
Jesi langsung menunduk ketakutan ,Laras itu memang wanita yang menyeramkan menurut Jesi .
" NGERTI TIDAK KAMU "!!bentak Laras kuat saat Jesi malah diam saja .
Jesi menganggukkan kepalanya dengan cepat .
" mengerti nyonya " ucap Jesi Patuh
tangan Laras terangkat dia mencengkram kedua pipi Jesi dengan kuat .
membuat Jesi langsung kesakitan
kedua pipinya terasa sangat sakit
" bahkan saya bisa bunuh kamu ,klo kamu bongkar rahasia saya "!! ancam laras lagi .
Jesi menatap Laras dengan mata yang berkaca - kaca .
__ADS_1
" tapi saya tidak pernah membongkar soal perselingkuhan nyonya ke tuan Anton buktinya selama ini saya tutup mulut ,terus sekarang kenpa nyonya malah memarahi saya "! kata Jesi dengan meringis kesakitan karna rahangnya yang terasa sakit .