
Latar tempat: Markas Preman Pensiun
Waktu: Siang hari
Anggota Preman Pensiun berkumpul di markas mereka, termasuk beberapa anggota yang sangat dekat dengan Rudi. Mereka sadar akan penderitaan yang dialami Rudi dan berkomitmen untuk mendukungnya dalam perjuangannya melawan dendam dan kebencian.
Asep: Rudi, kami tahu bahwa kau sedang menghadapi masa-masa yang sulit. Tetapi ingatlah bahwa kau tidak sendirian dalam perjuangan ini. Kami semua di sini siap mendukungmu.
Sari: Betul, Rudi. Kami adalah keluarga baru bagimu. Kami telah melalui berbagai rintangan dalam hidup kami sendiri dan kami percaya bahwa kekuatan kita bersama dapat mengatasi segala tantangan.
Budi: Kau memiliki kemampuan yang luar biasa, Rudi. Kami melihat potensi dan keberanianmu. Jangan biarkan teror Toni menghancurkanmu. Jadikan itu sebagai alasan untuk semakin kuat dan bertindak dengan bijaksana.
Rudi mengangguk, merasa terharu oleh dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh anggota Preman Pensiun.
Rudi: Terima kasih, teman-teman. Kalian telah mengingatkanku bahwa dendam dan kebencian tidak akan membawa kebaikan apa pun. Saya bersyukur memiliki kalian sebagai teman dan saudara dalam perjalanan ini. Mari kita tetap bersatu dan bekerja sama untuk mencapai perdamaian dan keadilan.
__ADS_1
Anggota Preman Pensiun mengangguk dengan penuh semangat, menyemangati Rudi dalam tekadnya untuk mengubah situasi yang sulit menjadi sesuatu yang positif.
Sari: Mari kita tingkatkan solidaritas dan kerjasama kita. Bersama-sama, kita akan menghadapi setiap rintangan dengan keberanian dan kebijaksanaan.
Budi: Kita akan berada di sampingmu, Rudi. Jika kau merasa lelah atau ragu, ingatlah bahwa kami siap memberikan dukungan dan dorongan yang kau butuhkan.
Rudi tersenyum, merasa terinspirasi oleh semangat dan kebersamaan anggota Preman Pensiun. Dia merasa bahwa dengan adanya mereka, dia memiliki kekuatan untuk menghadapi tantangan yang ada di hadapannya.
Rudi: Mari kita menjaga tekad kita dan berjuang bersama. Preman Pensiun akan menjadi aliansi yang memberikan harapan dan membawa perubahan yang positif. Bersama-sama, kita akan melawan kejahatan dan membawa keadilan ke kota ini.
...****************...
Sementara di Markas Geng Lorong Gelap
Di dalam markas Geng Lorong Gelap, Toni dan anggota geng lainnya sedang menyusun rencana untuk menyerang Preman Pensiun. Mereka ingin menghancurkan aliansi tersebut dan menghapus jejak mereka dari kota.
__ADS_1
Toni: Kalian semua tahu betapa berbahayanya Preman Pensiun bagi kita. Mereka telah menjadi ancaman yang nyata. Kita harus menghancurkan mereka sebelum mereka semakin kuat.
Anggota Geng Lorong Gelap: Setuju! Mereka mengganggu bisnis kita dan merusak reputasi kita. Kita tidak boleh membiarkan mereka terus berkeliaran.
Toni: Saya memiliki rencana. Kita akan menyerang mereka dengan kejutan. Kita akan melumpuhkan mereka satu per satu dan memastikan mereka tidak bisa lagi mengancam kita.
Anggota Geng Lorong Gelap mulai merencanakan serangan mereka dengan cermat, mempertimbangkan kelemahan dan kekuatan Preman Pensiun. Mereka menyusun strategi untuk mengisolasi dan melumpuhkan anggota aliansi satu per satu.
Toni: Ingat, kita harus bergerak dengan cepat dan diam-diam. Mereka tidak boleh menduga serangan ini. Kita akan mengakhiri keberadaan Preman Pensiun dan memastikan kita kembali mengendalikan kota ini.
Anggota Geng Lorong Gelap mengangguk setuju, merasa semakin yakin dengan rencana mereka. Mereka telah menentukan tujuan mereka dan berkomitmen untuk melaksanakan serangan dengan kejam.
Toni: Mulai sekarang, persiapkan diri kalian dengan baik. Kita akan meluncurkan serangan ini dalam beberapa hari ke depan. Kalian semua harus siap dan fokus.
Dengan rencana serangan yang telah disusun, Geng Lorong Gelap berharap dapat menghancurkan Preman Pensiun dan mengembalikan dominasi mereka atas kota. Mereka bersiap-siap untuk konfrontasi yang akan datang, tanpa mengetahui betapa kuatnya persatuan dan tekad anggota Preman Pensiun yang siap melindungi keadilan dan membela kebaikan.
__ADS_1