Be A Sultane In Another World

Be A Sultane In Another World
21 : Kapal Induk


__ADS_3

15-09-1805


Surabaya, Galangan kapal militer.


Terlihat dua kapal baja dengan dek datar tengah melakukan pengecetan di lambung kapalnya.


Kapal itu merupakan proyek nasional yang harusnya sudah berlayar namun ditunda karena badai yang berlangsung selama seminggu dan karena pihak logistik salah mengirim cat yang berasal dari pabrik di jogjakarta ke kota Dumai di provinsi siak.


Hal ini tentu membuat srisultan hamengkubuwana II malu dan marah pada petinggi pabrik cat tersebut, alasannya karena saham pabrik cat tersebut sebagian besar dipegang oleh keraton jogjakarta yang menerima pesanan dari kepatihan kesultanan dan laksamana angkatan laut.


Hal ini tentu juga membuat paku alam I selaku adipati kadipaten paku alam merasa malu lantaran sebagian besar pekerja di pabrik itu berasal dari wilayahnya.


Kantor gubernur jendral, keraton jogjakarta.


Seorang pria tengah frustasi dan marah serta malu duduk di dalam ruangan, meski sudah dilengkapi dengan kipas angin namun tetap saja ruangan ini terasa begitu panas.


Orang itu tak lain adalah sri sultan hamengkubuwana II, gubernur jendral provinsi jogjakarta. Perasaan campur aduk membuatnya tidak bisa fokus akan pekerjaannya.


Ia selama ini melakukan tugas dengan baik untuk memajukan kesultanan sunda dan provinsinya lewat ide-ide dan inovasi.


Namun peristiwa yang belum lama ini sampai ketelinganya membuat ia benar-benar tak percaya dan heran.


Ia meresa bersalah karena cat khusus untuk melapisi kapal terbaru yang digadang-gadang jadi pangkalan udara terapung kesultanan justru harus menunggu lebih lama untuk diluncurkan akibat cat, akibat cat!


Ia juga tahu kalau paku alam pertama, adik tiri bungsunya merasa malu karena sebagian besar pekerja disana adalah rakyat yang berasal dari wilayahnya.


"Hahh, kenapa bisa jadi begini? Ini benar-benar tidak masuk akal. Kapal raksasa yang menambah kekuatan armada kesultanan batal diluncurkan karena cat yang tak kunjung datang dan ternyata salah alamat kirim"


"Ada apa dengan pabrik cat itu? Bisa-bisanya mereka salah kirim barang. Padahal pesanan cat sebanyak itu sudah diminta 1 tahun lalu dan perkiraan diantar ke galangan kapal militer disurabaya adalah 7 bulan setelah pemesanan tapi sampai kapal selesai dibangun pun belum"


"Hahh aku harus pergi ke pabrik, aku harus hubungi dimas paku alam untuk ikut"


[Author: kata "dimas" Adalah kata untuk adik dalam bahasa jawa, kata dimas digunakan dalam percakapan ningrat jawa sama seperti kata "romo" Yang berarti bapak/ayah]


Sri sultan hamengkubuwana II pun menghubungi adik tiri bungsunya dengan telpon kabel. Mereka berbincang sebentar dan beberapa kali paku alam I meminta maaf kepada sri sultan hamengkubuwana II karena memepermalukannya.


Sri sultan sendiri merasa kalau itu bukan salah adiknya sepenuhnya namun juga salahnya, secara lokasi. Pabrik itu berada di wilayah sri sultan yakni kota jogjakarta yang tentunya merupakan pusat pemerintahan provinsi jogjakarta.


Setelah ditelpon oleh paku alam I, Sri sultan juga ditelpon oleh sri susuhunan surakarta yang menegurnya karena mempermalukan wangsa mataram.


Ini benar-benar memalukan, pikir sri sultan. Pun langsung beranjak dari meja kerjanya dan pergi ke pabrik.


Ia benar-benar ingin mendapat penjelasan yang setidaknya bisa menenangkannya.


Setelah keluar dari kantornya, sri sultan langsung menuju ke pabrik cat tersebut yang berada dipinggiran kota joghakarta.


Setelah keluar dari kraton sri sultan juga tak lupa menunggu adik bungsunya paku alam 1 untuk datang bersama ke pabrik cat itu.


Setelah paku alam 1 tiba mereka bersama-sama mengunjungi pabrik cat yang berjarak sekitar 12km dari kraton jogjakarta.


Setelah sampai keduanya langsung meluapkan rasa marah, kecewa, dan juga malu karena kinerja pabrik jat mulai dari para atasan sampai pengirim yang teledor.


Hal ini langsung menjadi berita besar dan dengan cepat sampai ke telinga ahmad, ahmad pun langsung mengirim surat kepada setiap kepala keluarga dari wangsa mataram agar tidak terlalu berlebihan.


Semua pekerja dan petinggi di pabrik itu manusia, jadi wajar kalau mereka khilaf atau membuat kesalahan, begitulah isi surat singkat yang ahmad kirim.


20-09-1805

__ADS_1


Lima hari telah berlalu dan masalah cat kapal induk telah selesai, kapal induk yang akan menjadi kapal perang yang mengubah pandangan dunia terhadap kekuatan angkatan laut.


Dengan ukuran yang setara battleship namun memiliki persenjataan yang lebih ringan dari battleship membuat kapal ini bisa melaju hingga 41 knot, sebuah kecepatan diluar nalar oleh para teknisi angkatan laut negara lain yang rata-rata kecepatan kapalnya hanya 5-17 knot saat ini.


Pangkalan ke-4 angkatan laut Kesultanan, Surabaya.


Di pagi hari yang cerah, pangkalan ke-4 angkatan laut kesultanan mulai dipenuhi oleh mobil dan kereta kuda dari berbagai kota.


Ada juga kapal-kapal yang mengangkut tamu dari luar seperti para gubernur jendral di provinsi yang ada diseberang lautan.


Semuanya berkumpul hari ini untuk menyaksikan dalam sejarah umat manusia meluncurkan pangkalan udara terapung yang merubah taktik dan strategi perang angkatan laut dimasa depan.


Pangeran adi arrahman, seorang pangeran sekaligus adipati dari kadipaten Musi Banyuasin keluar dari kapalnya menatap takjub kapal yang sedang berada di pelabuhan.


"Luar biasa, kapal itu begitu besar. Lihat betapa gagahnya dan luar biasanya. Teknologi Kesultanan benar-benar maju bisa mengembangkan benda terbang itu"


"Pangeran mari, kita duduk di tempat yang sudah disediakan"


"Baik, tolong pimpin jalannya"


"Dimengerti pangeran"


Satu persatu para petinggi kesultanan datang mulai memenuhi tempat peresmian kapal baru ini.


Di tenda penonton, laksamana muda nyi ageng serang atau nama aslinya RA. Kustiyah wulaningsih retno edhi Tengah gugup karena ia diberi kehormatan memimpin kapal sekaligus pangkalan angkatan udara terapung yang membuatnya mempunyai tanggung jawab ganda.


Ia sendiri terkejut ketika sultan ahmad menunjuknya menjadi kapten kapal ini, namun berbeda dengan ahmad. Ia berasal dari dunia pararel modern dan mengetahui seberapa besar kemampuan nyi ageng serang.


Ia juga merupakan putri dari pangeran natapraja yang merupakan panglima sekakigus orang kepercayaan sri sultan hamengkubuwana I kala keraton jogjakarta baru berdiri setelah terpecahnya kerajaan mataram.


"Ratih aku hanya gugup, aku tidak tahu kenapa baginda Sultan memberikan tugas ini kepadaku. Padahal masih banyak perwira berpengalaman yang lebih baik"


"Bukankah itu berarti nyi memiliki potensi besar? Baginda Sultan selalu membuat kepurusan yang dikuar dugaan dengan hasil yang tidak pernah dibayangkan"


"Kamu benar, tapi entah kenapa karena tugas ini semua perwira senior menatapku dengan..."


"Nyi tidak perlu khawatir, itu karena mereka iri dengan kemampuan dan potensi nyi. Baginda sultan dulu juga mengangkat perempuan menjadi kapten kapal KKS Nusantara yang sempat menjadi perdebatan tapi sekarang? Kapten kapal itu, laksamana madya lilis fatimah jadi perwira wanita paling dihormati karena berhasil menemukan sarang bajak laut, menyelamatkan sandra dan masih banyak lagi"


Nyi ageng serang tersenyum, entah mengapa ratih selalu bisa menenangkannya, ditempat lain.


Beberapa tamu khusus seperti kaisar Jiaqing, shogun tokugawa ienari, sultan selim 3, pangeran arrasyid abdur hejaz, kaisar persia fath ali shah, presiden pertama republik persatuan prancis(RPP) napoleon bonaperte, wakil presiden republik persatuan amerika utara(RPAU) George Washington, raja prusia Friedrich Willhelm III, dan sejumlah tamu kerajaan lainnya.


Dari semua tamu yang diundang, raja George III dari inggris atau lebih dikenal dengan nama George william Frederick menjadi satu-satunya tamu yang tak mau datang.


Hal ini tentu berdampak pada hubungan diplomatik kedua negara, pihak kementrian luar negri kesultanan kecewa dan begitu marah sebab undangan yang dikirim langsung oleh ahmad ditolak bahkan tanpa mengirim pengganti seperti raja kerajaan hejaz yang memang sedang mengalami penurunan kondisi kesehatan dan tidak diperbolehkan berlayar dalam jangka waktu yang lama.


Untuk ahmad sendiri, dia tidak ambil pusing. Inggris adalah bangsa yang arogan dizaman ini dimana mereka seakan memegang kendali dunia namun perlahan mulai kehilangan kekuatan dominasi akibat kemunculan kesultanan sunda.


Mereka(inggris) juga tidak mau hal memalukan seperti yang terjadi di kerajaan belanda juga terjadi pada kerajaan mereka, bayangkan saja seorang pekerja bangunan dan mantan budak yang sengaja diberi pendidikan kebangsawanan dan kenegaraan diberi tahta berupa menjadi gubernur di provinsi belanda dengan status sebagai raja belanda.


Berkat rasionalisme dan pikiran jernih George III berhasil mencegah inggris berperang lebih jauh dengan sunda yang memiliki teknologi diluar kemampuan mereka.


Sekalipun mereka mau mencontek atau menjiplak mereka tidak punya ilmu dan teknologi untuk melakukannya saat ini.


Villa kerajaan, Surabaya.


Sebuah villa dibangun tepat di pinggiran kota menghadap ke laut, villa itu menjadi tempat menginap para keluarga kerajaan dan para patih yang menginap untuk peresmian kapal induk.

__ADS_1


Di kamar utama.


Ahmad baru saja selesai mengenakan pakaian kenegaraannya, sebuah pakaian militer dengan warna biru dan hitam.


"Akhirnya hari ini tiba"


"Armada kapal induk, tak pernah terbayangkan semua ini akan terjadi. Kupikir semua hanya mimpi"


"Menjadi seorang Sultan dengan para patih yang tekun dan berkualitas, memiliki pasukan besar dan kuat, mencapai tingkat peradaban termaju umat manusia dan terakhir...punya dua istri yang sholeha"ucap ahmad dengan lega lalu menatap kedu istrinya.


"Duh sayang, dari tadi kenapa bicara sendiri?"


"Iya nih, lagi mikirin apa sih?"


"Ahh tidak, tidak ada. Ayo kita berangkat"


""Ayo!""


Pintu terbuka dan ahmad keluar bersama kedua istrinya yang menggandeng di dikiri dan kanan.


Mereka segera keluar dengan pasukan puragabaya tengah berjaga diluar dengan siaga penuh.


Ahmad pun memasuki mobil kenegaraannya bersama kedua istrinya, jendral cakrajiwa juga berada dimobil yang sama sebagai ajudan bersama istrinya.


"Cakrajiwa kita berangkat"


"Siap laksanakan!"


Iring-iringan pun berangkat menuju pelabuhan, warga kota yang berada di pinggir jalan menyambut kedatangan iring-iringan ahmad dengan sukacita dan bersorak-sorai.


Banyak warga yang melemparkan telopak bungan sepajang jalan, ada juga yang bersholawat di beberapa blok atau pertigaan maupun perempatan.


Suasana penyambutan ahmad menuju pelabuhan begitu meriah dan bersemangat.


Sesampainya di pelabuhan ahmad langsung menuju tenda khusus, ia dan kedua istrinya duduk di atas pangguung utama.


Tak lama setelah ahmad duduk, MC atau pembawa acara maju kedepan dan memberikan beberapa kata sambutan.


Setelah itu acara dimulai dengan pidato dari panglima dan laksamana angkatan laut kekaisaran, terakhir giliran ahmad yang berpidato sebelum puncak acara peluncuran kapal induk.


"Selamat pagi warga kesultanan terutama masyarakat kota surabaya. Hari ini adalah hari besar dimana kita semua akan menyaksikan peluncuran kapal induk yang juga merupakan pangkalan udara terapung. Belum genap 1 bulan kita membangun pangkalan udara didarat, disetiap provinsi kesultanan"


"Kita hari ini akan meluncurkan pangkalan udara laut yang bisa bergerak, para tamu hadirin. Kami merasa terhormat atas kehadiran kalian semua yang menyempatkan waktu. Para pemimpin negara sahabat dan sekutu. Para saudagar dari negri jauh, para cendekiawan dan ilmuan cerdas dan bijaksana. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih sudah datang"


"Baik, tanpa menunda-nunda lagi. Mari kita mulai peluncuran kedua kapal induk kesultanan. Kapal pertama KKS Khalid Bin walid dan kapal kedua KKS Salahuddin al ayyubi!"


Para pemimpin negara muslim seketika merinding dan bertepukntangan, kedua kapal yang akan menjadi kapal pengubah strategi perang masa depan terbaru milik kesultanan sunda menggunakan nama dari 2 jendral besar islam yang terkenal baik strategi dan kekuatannya.


Perlahan tali pengikat kapal dilepaskan dan kapal masuk ke laut perlahan dibarengi dengan dinyanyikannya lagu kebangsaan kesultanan.


Para ulama dan santri pun lanjut melantunkan sholawat dan acara makan bersama kembali digelar.


Hari ini secara resmi kesultanan sunda menjadi penguasa lautan dunia dan akan bertahan sebagai kekuatan laut yang kuat lagi besar.


Acara hari itu juga disiarkan melalui stasiun radio diseluruh wilayah kesultanan dan acara makan bersama dilangsungkan di seluruh kota dan kabupaten diwilayah kesultanan dengan meriah.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2