Be A Sultane In Another World

Be A Sultane In Another World
24 : Invasi Inggris 1 [Battle Of South Holland Dukedom]


__ADS_3

22-10-1805


Provinsi londo, Kadipaten Holland utara, Amsterdam, Istana Amsterdam.


Gubernur jendral Hermen van Dekker sedang berada dilorong istana menuju aula pertemuan.


terlihat beberapa pasukan dengan pakaian mirip kesultanan sunda dengan senapan B-3 memberi hormat saat hermen melewatinya.


didalam aula pertemuan, berbagai bangsawan hadir ditempat ini dan sebagian besar dari mereka adalah bangsawan muslim.


mereka adalah bangsawan rendah yang mendukung kesultanan sunda saat aneksasi wilayah kerajaan belanda jadi kekuasaan mereka tidak diambil dan mereka tetap memegang wilayah masing-masing dengan sedikit tanah tambahan, ribuan keping koin emas, dan penaikan gelar bangsawan 1-3 tingkat sebagai imbalan dari mendukung aneksasi.


bagi sebagian kecil rakyat provinsi Holland utara, mereka adalah penghianat karena mendukung negara musuh menganeksasi wilayah negara mereka, namun untuk sebagian besar rakyat provinsi holland utara dianggap penyelamat karena berkat mereka bangsa belanda tidak mengalami genosida saat pasukan kesultanan yang dipimpin oleh adipati banyu radinawasa akbar.


ketika gubjen hermen masuk semua bangsawan yang duduk segera berdiri dari kursi.


"selamat pagi semuanya"sapa hermen


""selamat pagi gubenur jendral""


"silahkan duduk kembali"


para bangsawan pun duduk kembali, gubjen hermen juga duduk lalu mengambil sebuah gulungan peta untuk di tunjukan didepan para bangsawan.


gubjen hermen lalu memberi kode anggukan kepala kepada pemimpin tertinggi pasukan provinsi londo, jendral adler van crenijk yang juga merupakan bangsawan bergelar senopati.


jendral adler yang mengerti maksud hermen langsung berdiri dan menuju ke depan peta yang memaparkan kadipaten holland selatan.


"baik, menurut informasi yang kami terima tadi malam. inggris sudah menyiapkan pasukan di pesisir laut kadipaten holland selatan, jumlah pasukan kira-kira 50,000 orang dengan dukungan serangan berupa 100 kapal jenis ship of the line dan 120 kapal berjenis kelas-1"ucap adler


"kemungkinan musuh juga memiliki mortar untuk menyerang pertahanan pesisir dan benteng yang tak jauh dari garis pantai"lanjutnya menujuk bagian arsiran pada peta.


"pasukan yang ada di kadipaten holland selatan hanya berjumlah 14,000 orang dengan senjata dukungan 100 howitzer dan 300 mortir ringan, kondisi ini sangat tidak memungkinkan pasukan untuk bertahan lama, ditambah menurut mata-mata di london, ada sekitar 80,000 pasukan yang telah bersiap menyerang kadipaten holland selatan sebagai bala bantuan dan mengokohkan pijakan mereka di wilayah kita"


"maaf jendral, boleh saya memotong?"ucap seorang bangsawan dengan pakaian militer.


"silahkan kolonel franhein"


"terima kasih atas kesempatannya jendral"ucap kolonel franhein.


kolonel franhein lalu berdiri dan maju kedepan kearah peta provinsi londo yang ada disebelah peta kadipaten holland.


"saya bersama unit saya akan melakukan serangan kejutan dengan kapal dari kadipaten holland utara selama mungkin sampai setidaknya pasukan dari kadipaten limburg di mobilisasi ke pesisir"


aula pertemuan seketika senyap, beberapa saat kemudian ruangan pertemuan mulai ricuh.


"apa maksud ini semua kolonel! anda ingin bunuh diri melawan puluhan ribu pasukan hanya dengan 30 kapal frigat!"


"kolonel jangan mengatakan sesuatu yang gila! anda adalah perwira berkemampuan tinggi dan berharga bagi kesultanan dan rakyat provinsi londo!"


"pasukan yang annda komandoi juga sebagian besar adalah orang-orang yang masuk jajaran lulusan akademi angkatan laut terbaik! mustahil kami membuang perwira kompeten masa depan dengan misi berbahaya dengan kemengan kecil!"


"itu benar, kolonel tolong pikirkan kembali. anda tidak boleh bunuh diri dengan cara seperti ini!"


"benar, meski persenjataan kita bisa menyerang lebih jauh namun jumlah musuh kita luar biasa banyak! anda tidak bisa menyerang dengan gegabah!"


berbagai tanggapan tak setuju bahkan sindiran langsung menyerbu kolonel franhein, namun tatapan matanya yang penuh tekad membuat gubjen dekker menghela nafas panjang.


"semuanya harap tenang!"ucap gubjen hermen dengan tegas. seketika kericuhan yang sebelumnya memenuhi aula pertemuan menjadi senyap.


gubjen hermen lalu memandang kolonel franhein dan bertanya padanya.


"kolonel. aku paham maksud dan tujuanmu namun aku ingin kau menjelaskan lebih detil bagaimana dan caramu menghadapi mereka"


"baik gubernur jendral, terima kasih atas kesempatannya"


kolonel franhein lalu menghadap kearah para bangsawan yang kesal dan nampak marah dengan pernyataan gegabah dirinya.


kolonel franhein lalu menujuk sebuah kepulauan di peta, semua bangsawan yang ada langsung terfokus dan menunggu kelanjutan penjelasan hermen.


"pertama saya akan menggunakan kepulauan ini sebagai keuntungan dalam menyerang, saya akan memancing kapal mereka sedikit demi sedikit dan meledakannya dengan serangan mortar dan meriam dari darat"


"lalu menghabisi pasukan musuh yang mencoba kedaratan setelah kapal tenggelam. strategi ini akan terus kami gunakan sampai musuh berfikir bahwa tempat ini merupakan jebakan"ucap kolonel frenhein sambil menunjuk sebuah teluk.


"kami akan mundur dan menyerang di malam hari dengan perahu dan membakar kapal musuh dengan minyak"


"sebentar kolonel franhein"


"silahkan tuan cronher"


"bagaimana pasukanmu membakar kapal musuh sedangkan kalian tidak menyalakan obor?"


"kami punya alat khusus, sebenarnya itu merupakan produk baru dari provinsi sriwijaya yang saya beli 2 bulan lalu. alat itu disebut korek, cara penggunaannya sangat mudah dan kurang dari 1 menit bisa menyalakan api"ucap kolonel franhein dengan bangga.


""hoooh!""ucap para bangsawan yang kagum dan terkesan.


"hanya itu rencana yang bisa saya beritahukan, saya akan menyimpan semua rencana lain yang saya miliki"


para bangsawan pun berdiri dan bertepuk tangan dengan meriah, nereka yang awalnya skeptis kalau serangan pengalihan itu gagal namun berkat franhein membuat para bangsawan berfikir kalau kadipaten holland selatan tidak akan bertahan namun kini mereka memiliki harapan.

__ADS_1


dihari yang sama, kota den haag, kadipaten holland selatan.


pasukan infantri dan artileri sudah dimobilisasi ke pesisir. sekitar 200 kapal perang berbagai ukuran juga segera disiapkan untuk menghadapi serangan lanjutan dari inggris.


pasukan infantri bergotong-royong membangun parit pertahanan dan membangun bungker, berbagai persenjataan baru dan tua digunakan seperti meriam 36 pound yang beralih fungsi menjadi mortar.


"cepat gali paritnya!"


"amunisi! bawakan kotak amunisi kemari!"


"kapten giliran kami sudah selesai"


"bagus! kalian boleh istirahat 30 menit lalu kita lanjut bekerja lagi!"


"kapten ada panggilan dari radio!"


"catat! setelah itu beri padaku!"


"baik kapten!"


"berapa banyak amunisi yang kita miliki?!"


"totalnya 4700 kapten!"


"untuk sekarang itu cukup, jika sampai musuh menambah pasukan maka kita perlu tambahan"


pasukan yang membangun pertahanan pesisir terus belerja membangun barikade dan jebakan, dengan pasukan musuh yang terus bertambah seiring waktu membuat pasukan kadipaten holland selatan khawatir.


25-10-1805


Den Haag, kadipaten holland selatan, provinsi londo.


warga kota den haag berbondong-bondong mengungsi ke timur, mereka yang mengungsi adalah wanita, anak-anak dan beberapa lansia.


sementara dikota den haag, pria dewasa, dan remaja membantu tentara kesultanan untuk mempertahankan barikade selama berperang.


pos 12.


seorang remaja bernama renner tengah membawa kotak amunisi pada para prajurit di pos, pos 12 menjadi pos paling terbuka di medan perang karena berada di pantai dan menghadap langsung keadah kapal-kapal musuh.


prajurit yang ditugaskan di pos ini juga bukan prajurit biasa, mereka punya pengalaman tinggi dalam perang dan sudah terbiasa dengan ledakan meriam.


"tuan ini peluru terakhir, dan ini roti yang dititipkan oleh dapur umum"


"terima kasih nak, ini bawa roti ini untukmu makan"


"terimalah, remaja sepertimu harus makan banyak agar tak kekurangan gizi dan cepat besar"


"...terima kasih tuan, semoga tuhan selalu melindungimu"


dipihak inggris, mata hari telah naik 15° dari cakrawala dan satu persatu perahu yang mengangkut pasukan Inggris mulai mendayung ke pesisir.


inggris mulai melakukan pengeboman dengan mortar, ledakan dan dentuman mulai terdengsr di arah laut.


Boom! Boom! Boom!


Boom! Boom! Boom!


Boom! Boom! Boom!


shiiuuuu shiiuuuu shiiuuuu


Rentetan ledakan terdengar sesaat mortar-mortar yang ada diatas kapal inggris menembak.


Duar! Duar! Duar!


Duar! Duar! Duar!


Duar! Duar! Duar!


pantai indah dengan pasir putih seketika berubah menjadi area pengeboman dengan ledakan bertubi-tubi yang membabi buta.


pos 12.


sekitar 50 orang yang berada di posisi ini selamat dari bombardir inggris, mereka segera menyiapkan senapan dan mulai menembakan senapan mereka kearah musuh.


"pasukan! musuh memulai serangan seperti yang diperkirakan, angkat senjata kalian dan tunjukan pada mereka arti kegagalan karena sudah meremehkan kita!"


""siap komandan!""


"tembak!"


Dor! cklek Dor! cklek


Ratatatatata!


tembakan senapan mulai terdengar dari pos 12 membuat pos lain disekitarnya ikut menembak, meriam-meriam pesisir juga menembakan amunisi kaliber besar mereka pada kapal musuh yang tidak berlayar.


"atur ketinggian elevasi!"

__ADS_1


"siap komandan!"


"hitung kecepatan angin"


"kecepatan angin 7 knot komandan!"


"tembak!"


Boom! Duar!


Boom! Duar!


Boom! Duar!


kapal musuh satu persatu tenggelam atau hancur, kekuatan meriam kebanggaan kesultanan sunda bukan isapan jempol semata karena jarak jangkuannya yang melebihi kemampuan negara lain.


perang terus berlangsung hingga malam tiba dan inggris berhenti melakukan pendaratan pasukan dengan hari pertama sebagai kegagalan.


setidaknya ada sekitar 20,000 pasukan inggris tewas dalam hari pertama pertempuran besar ini, sekitar 120 perwira juga tewas dan beberapa orang mengalami ganguan jiwa akibat kebrutalan pasukan kesultanan sunda.


26-10-1805


kota den haag, benteng klecnik.


sebuah benteng besar dan kokoh dibangun di bagian selatan kota den haag, dengan pasukan yang berada didalamnya menjadi pemukul serangan besar-besaran dari inggris.


benteng ini menampung 5,000 prajurit dengan dilengkapi ratusan senapan mesin dan 30 meriam B-3 yang siap menjebol kapal-kapal manapun yang menjadi musuh.


"kapten laporan dari pengintai maritim, mereka bilang inggris mendapat bantuan pasukan dari jajahan mereka di afrika dan amerika utara"


"perkuat perlindungan, kita tunjukan pada mereka kalau kesultanan sunda bukan negara biasa"


"siap kapten!"


disisi lain, inggris kembali melakukan pendaratan pasukan dengan serangan mortar yang lebih masih.


selama beberapa menit pengeboman terus dilancarkan oleh inggris, ada sekitar 4000 peluru mortir yang di tembakan namun tidak memberikan efek apapun pada bungker.


barisan perahu pasukan inggris yang melakukan pendaratan mulai mendekati bibir pantai, teriakan dan sorakan srmangat terdengar dari mereka.


"cepat dayung perahunya lebih cepat! kita hanya punya sedikit waktu untuk berbaris dan menyerang dengan taktik serang dan mundur!"


""baik komandan!""


"untuk yang mulia raja!"


""untuk yang mulia raja""


disisi pasukan kesultanan sunda, Meriam-meriam besar langsung mengarahkan tembakan dan mengatur elevasi untuk mencapai jangkauan tertentu.


"meriam siap!"


"masukan amunisi HE!"


"amunisi dimuat!"


"tembak!"


Boom! Boom! Boom!


Boom! Boom! Boom!


Boom! Boom! Boom!


meriam-meriam itu lalu menembak dan tembakannya meluluh lantakan pasukan Inggris yang sedang berkumpul untuk membentuk formasi linier.


teriakam dan tangisan terdengar diantara mereka, ada yang langsung tewas ada yang srlamat dengan kondisi mengebaskan.


pantai kembali menjadi berwarna merah darah akibat banyaknya pasukan yang mati dan kritis.


sementara di pihak kesultanan sunda, mereka dengan cepat menembakan senapan yang mereka miliki menembak musuh yang sedang kocar-kacir.


pertempuran holland selatan terus berlanjut hingga 1 bulan lamanya dan pihak provinsi londo berhasil memobilisasi pasukan serta logistik dengan lokomotif.


inggris yang melihat tidak memiliki peluang menang dan mendapatkan teknologi senapan dan meriam kesultanan sunda pun menyerah menyerang provinsi londo.


hal ini juga diperparah dengan serangan kejutan dan taktik tipuan oleh kolonel franhein, inggris setidaknya kehilangan 45 kapal ship of the line karena berurusan dengan kapal-kapal frigat pimpinan kolonel franhein.


pertempuran holland selatan telah menjadi tamparan keras bagi inggris dengan kerugian hingga 68,900 personil dan biaya perang hingga 3,000 emas batangan.


hal ini membuat gejolak politik menjadi semakin terlihat, bahkan Fraksi rakyat mulai dibangun berkat ketidakinginan rakyat meneruskan perang yang jelas mustalih mereka menangkan namun para bangsawan yang tak peduli dengan keadaan rakyat dan lebih mementingkan ego dan harga diri yang mereka punya.


kesultanan sunda sudah 2 kali mengirimkan ultimatum jika inggris melanjutkan perang maka inggris akan dihapus dalam sejarah.


ancaman itu tentu bukan ancaman biasa, kesultanan sunda yang punya kemampuan untuk melakukan hal itu membuat kedua ultimatum tersebut menjadi alasan raja George III mengalami stress berat dan bahkan hampir bunuh diri.


sementara itu, rusia dan spanyol serta portugal yang paling baik hubungannya dengan inggris belum menunjukan keinginan untuk berperang, pasalnya hampir sebagian barang dan alat yang merubah kehidupan masyarakat mereka menjadi lebih baik berasal dari kesultanan sunda.


____________________________________

__ADS_1


__ADS_2