
Areindri Mengajak Vira Bertemu Jam 8 Malam Dibelakang Sekolah.. Dan Vira Berpikir Yang Mengajak Nya Adalah Gebetan ya
Saat Jam 8 Malam..
*Saat Vira Sampai Tidak Ada Seorang Pun Disana
"Apa Ini Candaan Ya,Kok Gak Ada Siapa Siapa" Ucap Vira Kebingungan
(Kok Aku Merinding ya)
Krek!
"Woy Siapa Itu?! Tunjukan Dirimu?! Ucap Vira Merinding
Tiba Tiba Vira Melihat Seorang Perempuan Berseragam Sekolah Yang Sama Denganya...
" Siapa Kamu?!Areindri Memunculkan Wajahnya.. Vira Kaget Karena dia Memegang Pisau
"Are?!
*Diam*
" Are Kamu Mau Apa?! kamu Yang Mengirim Surat I i i t u?!
"Dia Teman Terbaiku... Muka Dia Sampai Bertetesan Darah... Kalo Aku Gores Mukamu Kita IMPAS!!
Vira Terkejut Akan Apa Yang Areindri Bilang
" Ka ka mu Mau Apa?! Areindri Mengikat nya
"Tentu Saja Menggores Mukamu" Dengan Suara Menakutkan
"Tidak Are Jangan Gegabah"
Malam Itu Areindri Menggores Mukanya Sampai Banyak Tetesan Darah Keluar
"Aww Mukaku?!
" H a H a"
"Menakutkan?! Ucap Vira Ketakutan
"Kamu Kalo Pergi Pasti Akan Melaporkan Kan?
" Ti.. ti.. dak
"Mending Kamu Mati!!! Aku Suka Bau Darah!?
Areindri Menyukai Darah?! Karena Dia Selalu Melihat Darah Setiap Harinya... Darah Dirinya akibat Dipukul Dan Lain Lain
*Keesokan Harinya
Disekolah Terjadi Kegaduhan..
"Ada Apa Ya Disana?! Tanya Renia Penasaran
__ADS_1
" Are Ayo Liat!
"Ya" Ucap Areindri Tenang
Renia Bertanya Pada Salah Satu Temanya "Ada Apa Ya?!Tanya Renia Kesalah Satu Temanya " Vira Meninggal Ren! Mendengar Hal Itu Renia Merinding "Apa?!
" Ya Di Muka Nya Terdapat Banyak Goresan"Temanya Menjelaskan Dengan Serius
(Kenapa Vira Tiba" Meninggal?) "Apa Sudah Ditemukan Pelakunya"?
" Tidak! Tidak Ada Bukti"Ucap Pak Guru Menyela "Jadi.. Hati Hati Anak Anak " Pergi
"Renia.. Kamu Kenapa?! Tanya Areindri
" Ti.. Ti... Dak,Aku Cuma Takut
"Gak Usah Takut.. Ayo Kembali Ke Kelas
" Ah.. Ya"
*RumahRenia
(Kok Dia Bisa Meninggal Begitu Ya?! Ah! Mungkin Itu Kecelakaan... Udah Udah Waktunya tidur)
*Keesokan harinya
"Are?! Renia Menyapa Are
" Renia" Tersenyum
"Ya"
(Dia Cantik Kalo Tersenyum... Tapi Itu Terasa Aneh)
"Ren?! Panggil Are
" Ah " Sadar
"Ayo Masuk"
"Ya"
Saat Pulang Sekolah Areindri Dan Renia Bersama
"Boleh Aku Kerumah Mu?! Tanya Renia " Aku Belum Pernah Kerumahmu "Senyum
"*Diam*"
"Boleh?!
".....
" Gak Boleh Ya?! Renia Kecewa
"Aku Tak Punya Orang Tua.. Itu Rumaah Bibiku" Jelas Areindri
__ADS_1
"Ah Maafkan Aku" Merasa Bersalah
.....
....
"Aku Pulang Dulu"
"Yaa
Saat Areindri Sampai Dirumah Dia Melihat Bibinya Pingsan Dengan Kepala Berlumuran Darah...
" Apa Yang Paman Lakukan"Marah
"Jangan Ikut Campur" Menampar Areindri
".......
" Mati Kau"Areindri Membunuh Paman Nya Dan Segera Membawa Bibinya Kerumah Sakit
Bibinya Koma Karena Benturan Dikepalanya
Ada Pihak Polisi Datang pada Areindri
Dan Areindri Menjelaskan...
"Aku Melihatnya! Paman Dan Bibiku Bertengkar... pamanku Mencoba Menyakiti Bibiku,Pamanku Membawa Pisau Tapi Bibiku Melindungi Diri Dan Akhirnya Bibiku Terjatuh Dan Kepala Mengenai Meja... Tetapi Pisau tersebut Mengenai Dirinya Sendiri" Dengan Tenang..
Setelah Semua Terselesaikan Renia Datang Menjenguk
"Kamu Gak Papa?!
" Gak.. Yang Terluka Bibiku"
"Ah.. Begitu Semoga Bibimu Cepat Bangun Ya Are
".....
"....
Suasana Sangat Canggung...
Renia Berfikir (Kenapa Aku Melihat Areindri Sangat Tenang?!)
Setelah Itu Renia Pamit Pulang Kepada Areindri "Sampai Jumpa"...
" Aku Akan Mengantarmu?!
"Ah Tidak Perlu"
........
Like,Coment ya Kakak
Arigato
__ADS_1