
(zalka dan diva masuk ke tempat makan)
"diva apakah kamu sudah melihat buku buku nya? " ucap mama diva
"aa.. sudah" ucap diva
ah, seperti nya bakal susah.. pengen belajar di rumah aja..
"zalka bagaimana dengan mu? " ucap mama diva
"ah aku.. sudah melihat banyak buku.. apakah itu semua pelajaran sekolah nya? "tanya zalka
"iya itu untuk 25 tahun sekolah.. " ucap mama diva
"ooo begitu ya.. " ucap zalka
eh? ga salah tuh? 25 tahun? yang bener? itu kayak dari Tk sampe dapet gelar s2..
"yah, tapi nanti di test.. "
"kalau misal nya kamu sudah bisa sampai level yang menengah, buku yang level di bawah menengah nya tidak usah di pelajari lagi.. " ucap mama diva
"oo begitu ya.. " ucap zalka
kalau begitu bukannya jadi bingung
guru nya ngajar murid tapi beda beda semua kemampuan nya.. (kayak guru yang ngajar anak tk sampai kuliah di satu kelas)
coba tanya ah..
"mama diva kalau begitu bukannya aku dan diva jadi tidak dapat sekelas? " tanya zalka seperti anak yang takut akan di pisahkan dengan teman kesayangan nya..
"tenang saja bisa di atur" ucap mama diva
uhh apakah ini ,yang nama nya kekuatan orang dalam..
"mama ngobrol nya nanti.., aku sudah lapar.. " ucap diva sambil kelaparan
mama diva tersenyum dan sedikit tertawa
__ADS_1
(mereka pun makan)
hmm apakah mama diva membuat diva bersekolah karna ilusi kemarin ya..
btw tubuh ku masih suka lemes tiba tiba..
apakah aku kena racun lendir nya ya..
ahh sudah lah aku seperti nya harus latihan lagi untuk membuat ini tetap keras
ah makanan ku sudah habis dan mereka juga sudah selesai..
"diva, zalka lebih baik kalau kalian belajar mulai sekarang lho.. nanti nilai test kalian akan di gabung dan di rata ratakan..
dan itu akan menentukan tingkat class kalian" ucap mama diva
"mm baik lah.. " ucap diva dengan ekspresi sedih
"oke.. " ucap zalka
m? kenapa diva terlihat tidak semangat ya.. apakah dia tipe orang yang tidak suka belajar?
"kalau begitu bagaimana kalau kalian belajar mulai sekarang? kalau ada yang tidak kalian mengerti kalian boleh bertanya kepada ku atau kepada maid ya.. " ucap mama diva sambil keluar ruangan makan
"mm oke.. "ucap diva dengan ekspresi sedih
" diva ayo kita belajar.. "ucap zalka sambil tersenyum
" m, oke"ucap diva dengan eksperti senyum sedih
(mereka jalan ke kamar diva)
...
Mmm sekarang aku harus bertanya nya gimana ya
supaya tidak melukai perasaan diva..
...
__ADS_1
ah, coba ini
"diva.. mengapa kamu terlihat sedih? " ucap zalka dengan ekspresi penasaran
"ah tidak apa apa.. " ucap diva
"benar kah..? " ucap zalka
"benar kok"ucap dica sambil ketawa dikit
" baguslah kalau gitu"ucap zalka
(mereka pun masuk ke dalam kamar diva)
"diva.. kamu pernah sekolah kan? " tanya zalka
"p-ernah" ucap diva
"terus kamu belajar nya gimana.. " ucap zalka
"yahh itu.. " ucap diva
"dulu buku nya hanya ada beberapa buah.. " ucap diva..
"Mmm kalau gitu apakah kita harus mempelajari dari awal..? " ucap zalka
"ya mari kita lakukan itu" ucap diva
"mah mulai dari mana dulu? " tanya zalka
"yang ini? " ucap diva
"boleh juga.. "ucap zalka
" umm mungkin supaya lebih cepat , kita berpencar.. "ucap diva
" ah iya.. "ucap zalka
(mereka pun membuka buku pilihan nya dan mulai membaca..)
__ADS_1
TO BE CONTINUE