
"M? ada apa? " tanya zalka
"yah.. ku pikir kalau kamu dapat membantu ku keluar dari sini... ."
"kenapa dah aku harus membantu mu? " ucap zalka
"yah aku dapat membantu mu supaya semakin hebat dalam sihir" ucap alat dengan percaya diri
"Ha?! " ucap zalka
"yaa... ku mohon lah"
"mengapa aku harus menolong mu? kamu saja kalah sama orang gendut yang jalan saja ngos-ngosan" ucap zalka dengan mengejek
"yah.. "
"sekarang aku akan bertanya pada mu.. pencapaian apa yang kau miliki saat masih hidup? " tanya zalka sambil merasa malas
"fufufu bagus kamu bertanya.. saat aku masih hidup aku menemukan bahwa di dunia itu ada energi yang mendukung sihir"
mendukung sihir? mana kah?
"kemudian aku menemukan bahwa kalau ada energi gelap yang berbeda dengan sihir"
"bagaimana dengan itu fufufu" ucap nya dengan bangga
energi gelap yang berbeda dari sihir... ya..
apakah itu mana yang tercampur campur? seperti milik ku?
coba tanya ah biar ga salah
"energi gelap itu apa? " tanya zalka
"ya mana saya tau.., kan saya bilang ada energi gelap" ucap alat
lah..
"jadi bagaimana apakah kamu akan membantu ku? " ucap alat
"yahh.. beri aku cara nya dulu nanti baru ku pikirkan.. "
__ADS_1
"cara nya... ga tau.. " ucap alat
"tapi seperti nya alat ini dapat membuat alam sadar orang pindah dari tubuh orang itu ke alat ini.. "
hm, berarti saat dia di tusuk pasak oleh guru nya, guru nya bermaksud untuk membuat alam sadar nya tidak bisa kembali lagi ke tubuh awal nya karna sudah mati ya..
benar benar kejam dan jenius..
"Mmm begitu ya.. " ucap zalka
"jadi bagaimana dengan kepintaran mu seharus nya kamu dapat menemukan jalan keluar nya kan? " ucap alat
"lah.. bukan nya kata mu kamu itu orang yang menemukan sesuatu yang luar biasa!? " ucap zalka
"apakah kamu pernah dengar.. kalau yang tua akan selalu di ganti dengan yang lebih muda? " ucap alat seperti orang tua
"m, ya benar begitu saja.. "ucap zalka
"begitu saja? " ucap alat
"kalau begitu, saya pamit dulu ya.. sampai jumpa.. " ucap zalka sambil jalan kearah mana tau biar keliatan keren
"eh tungg-"
"Zalka! apakah kamu baik baik saja? kamu sudah mengunakan alat itu hampir 1 jam!" ucap diva dengan panik
"iya kah? " tanya zalka
"iya! " ucap diva sambil memeluk zalka
"tenang saja aku tidak akan mati kok" ucap zalka
"benarkah? " ucap diva
"benar kok.. " ucap zalka
omong omong aku merasa kasian dengan alat dia sudah berabad abad di dalam sana sendirian..
yah.. itu tidak ada hubungan nya dengan ku si..
zalka tidak sengaja menepak meja tempat alat di taruh
__ADS_1
meja nya bergoyang-goyang dan menjatuhkan alat test nya
(SFX: CRACK..!)
Mmm...
zalka memalingkan kepala nya
engga tau.. aku ga tau apa apa..
aku tidak membunuh nya.. dia telah terbebaskan..
"z-alka... a-pakah a-lat nya-a ru-ksak..? " tanya diva sambil bergetar..
"ah tenang saja masih bagus kok.. "ucap zalka sambil menepak nepak alat tersebut
" ee.. benar kah? "ucap diva dengan meragukan
"masih bagus kok.. " ucap zalka sambil melihat lihat
m? apa itu.. bola kristal? di sebelah bola kristal ada bola kristal lagi
seperti nya alat ini mengunakan bola kristal sebagai inti nya..
guru alat jago juga..
ada sedikit retak di bola kristal nya.. perbaiki pakai sihir ah
bzzsstt
nah selesai tambal sementara
sekarang kita tutupi lobang nya..
"lihat diva alat nya sudah benar kembali" ucap zalka
"wow.. " ucap diva sambil tepuk tangan
"zalka ayo kita makan! "
"ah iya ayo.. " ucap zalka
__ADS_1
TO BE CONTINUE