
Di malam hari
malam yang di sinari oleh bulan yang indah
terdapat sebuah gunung yang bolong..
seorang dengan jubah berwarna hitam berdiri di atas rumah dan berkata
"malam ini malam yang indah.. "
lalu dia terpeleset , dia pun terjatuh ke tanah
muka nya duluan yang menghantam tanah
"AAgHH.... "
"Sakit... "ucap nya sambil memegang mulut nya karna gigi nya patah
lain kali.. aku harus.. mengecek pijakan nya licin atau tidak..
Sekarang balik ke kamar diva ah..
(pemuda itu masuk ke kamar diva dengan ekspresi kecewa..)
Fufufufu...
kekuatan ku bertambah sangat banyak
sebelum nya , mana ku tidak sebanyak ini
dan kekuatan pemulihan ku menjadi sangat cepat dan tepat..
sebenar nya aku tuh bukan jatuh karna kepeleset tapi aku tuh sengaja jatuh untuk mengetes nya~
tapi.. buku buku ini benar benar membuat kamar ini berantakan..
besok akan ku bereskan ah bersama diva..
Ah.. diva masih tidur di atas buku..
pindahin ah..
supaya dia tidak sakit punggung besok..
Zalka memindahkan diva ke kasur dengan perlahan lahan
nah sudah..
kalau gitu sekarang aku tidur juga ah..
KEESOKAN HARI NYA..
"huammm... "
"hm?"
diva rajin amat pagi pagi sudah belajar lagi..
yah.. kalau aku sih sudah belajar di laboratorium jadi kurang lebih sudah bisa..
m?
kok aku kayak lupa ya, kemaren mau ngapain..
eee...
ah..
itu..
apa itu..
__ADS_1
nanya ituu..
tingkatan buku..
buku nya di mana ya..
kalau gak salah ada di sini..
nah ini dia..
tanya diva ah..
"selamat pagi diva.. "
...
"halo.. "
apakah dia terlalu fokus membaca buku..? atau dia bengong atau tidur sambil mata terbuka ya...
sudah lah goyangin aja
"diva.. "
"AH.. iya" ucap diva dengan kaget
"selamat pagi diva" ucap zalka sambil tersenyum
"selamat pagi zalka... " ucap diva
"jadi kamu membaca apa diva? " tanya zalka
"ah ini tentang sejarah sejarah sekitar sini.. " ucap diva
"oo begitu ya.. " ucap zalka
"omong omong diva.. tingkatan buku ini di tingkatan mana ya..? " tanya zalka
"oh itu.."
" oo begitu ya.. "ucap zalka
mm.. ternyata emang ini batas nya ya..
" Fu fu fu fu.. "
"omong omong aku sudah bisa tingkat yang di bawah nya lho.. " ucap diva dengan sombong
"hebat banget kamu.. " ucap zalka dengan semangat
heh.. cuma gitu doang sombong banget
"zalka omong omong kamu sudah di test belum bisa tingkatan berapa? " tanya diva
"hm? "
"test?"
"test apa? bukan nya nanti di test saat masuk? " ucap zalka
"bukan test menentukan kelas nya.. tapi test sendiri.. " ucap diva
"oo , seperti nya belum.. " ucap zalka
"kalau gitu, setelah sarapan mari kita test kemampuan kita.. " ucap diva
"ok" ucap zalka
seseorang membuka pintu kamar
"nona sarapan sudah siap.. " ucap maid sambil menunduk
__ADS_1
ah.. aku seperti tidak di anggap..
"zalka ayo sarapan" ucap diva sambil menarik zalka
"m" ucap zalka dengan tersenyum
zalka dan diva pergi ke ruang makan setelah itu mereka makan bersama
mereka memakan sayur rebus dan sop
saat makan diva berkata kepada ibu nya
"mama, dimana alat mengetes kemampuan untuk sekolah itu.. " ucap diva sambil bingung nama alat pengetest nya apa..
"ah, alat itu? nanti mama akan kirim ke kamar mu" ucap mama diva sambil menyuruh maid
"diva, zalka bagaimana perkembangan belajar kalian? apakah lancar? " tanya mama diva
"ah lancar.. " ucap zalka
ah.. aku tidak di abaikan..
"fufufu mama, mama tau kan kalau tingkatan aku itu apa.. "ucap diva dengan sombong dan bangga
" ya ya mama tau.. "ucap mama diva dengan ekspresi *gitu doang.. *
kami pun selesai makan
" zalka ayo kita test kemampuan mu.. "ucap diva sambil menarik zalka
"n"ucap zalka
kenapa aku harus di tarik terus dah..
mereka pun berjalan ke arah kamar diva
mereka masuk ke dalam
" nah ini dia alat test kemampuan nya.. "ucap diva
wahh ini alat nya mencurigakan banget..
Alat nya seperti alat pembaca otak..
" alat ini berbahaya ga..? "ucap zalka sambil meragukan
" mm? engga.. "
"cara make nya gimana? " tanya zalka
"tempel ke kepala kayak gini, lalu duduk"
"pencet tombol ini" ucap diva sambil menjelaskan
"jadi.. nanti aku akan mengerjakan soal nya di dalam otak ku sendiri? "
"iya, nanti rasa nya rada aneh seperti ada soal yang masuk kedalam otak.. " ucap diva
"ah.. gitu ya.. " ucap zalka
ini alat bahaya banget..
bisa buat memanipulasi orang..
tapi yah ini bukan berarti pertama kali nya, aku mengunakan ini
saat di lab para peneliti di sana sering menggunakan ini untuk membuat anak anak setia, seperti di hipnotis..
untung tubuh ini sebelumnya tidak memiliki perasaan jadi tidak terpengaruh..
yah sudah lah mari kita pencet tombol ini
__ADS_1
(wushhhh... )
TOBe CONTINUE