belajar mencintai sang mafia

belajar mencintai sang mafia
Bab 5


__ADS_3

Alessandro mencoba untuk meyakinkan putri, namu putri bukan lah wanita yang mudah luluh, apalagi ia pernah melewati banyak hal dalam hidupnya.


Mulai dari mencoba menerima sang buah hatinya ketika ia tengah mengandung, dan mengabaikan setiap hinaan yang di lontarkan dari mulut manusia-manusia yang tidak memiliki perasaan.


Dan sekarang, setelah bertahun-tahun lamanya laki-laki yang ada di hadapannya ini, dengan tanpa malu mengaku sebagai ayah dari putranya hendry, hah. sungguh lucu.


Apa yang anda katakan tuan, anda adalah ayah dari anak saya.? hahahahah anda sedang menghayal yah tuan, atau kejiwaan anda sedang terganggu, sungguh lucu sekali anda. asal ada tahu suami saya sudah lama meninggal." ujar Putri dengan sedikit ragu karena melihat laki-laki yang berdiri di depannya bagaikan pinang belah dua dengan Hendry.


Bahkan orang gila sekali pun akan yakin 100%, tanpa harus melakukan tes DNA kalau saya Alessandro adalah ayah dari hendry."ucap alessandro dan terus mengamati putri


Omong kosong macam apa yang anda katakan tuan, jangan hanya karena wajah anda sedikit mirip dengan keponakan ku hendry lalu anda mengatakan sesuatu sesuka anda" Kali ini bukan putri yang membantah melainkan Queen.


Yah selepas mengantar hendry ke kamarnya, Queen langsung kembali di ruangan diman ia memberikan ruang buat Alessandro berbicara dengan sang kaka, karena queen yakin tujuan laki-laki itu tidak hanya mengantar hendry.

__ADS_1


Di tambah lagi wajah laki-laki itu yang sangat mirip dengan keponakannya, queen juga yakin laki-laki itu yang telah menodai sang kaka.


Dan benar saja setelah sampai di ruangan di mana sang kaka dan alessandro berada, ia harus menyaksikan sebuah perdebatan. dimana laki-laki itu mengaku sebagai ayah hendry, sungguh queen tidak akan diam begitu saja. apalagi ia takut laki-laki ini bakalan mengambil keponakannya.


sungguh queen tidak akan pernah mengijinkan sampai itu terjadi, apalagi mengingat betapa terpuruknya sang kaka dulu.


Saya mengatakan sebuah kebenaran adik ipar. apa perlu bukti tes DNA, atau perluh kasus ini kita bawa ke jalur hukum dan saya yakin kalian tidak akan bisa menang melawan saya." ucap alessandro dengan sombongnya


Bukanya mengambil hati putri dan queen agar bisa menerimanya serta memaafkan semua kesalahan yang ia perbuatan di masa lalu, namun alessandro tidak akan melakukan itu karena ia yakin semua itu akan sia-sia.


Ciss sombong sekali anda tuan, dan dengar saya bukan adik ipar anda, serta hendry pun bukan anak anda." Ujar Queen


Yah apa yang di katakan adik saya memang benar adanya tuan, anda jangan membuat kekacauan di rumah saya, dengan semua omong kosong anda. silahkan anda tahu dimana pintu untuk keluar kan." Ujar putri dengan geram kenapa bertahun-tahun baru sekarang laki-laki brengsek yang merenggut kesuciannya muncul di hadapnya.

__ADS_1


Wow padahal saya masih ingin berbicara, tapi baiklah saya keluar, dan saya yakin dalam waktu dekat kita akan bersama sayang."


Setelah memberikan pesan-pesan terakhir Alessandro pun keluar dari rumah putri dengan sebuah senyuman di wajahnya, tanpa mempedulikan teriakan putri yang marah dengan panggilan yang baru saja ia buat.


Sedangkan aldo sudah mulai mengerti apa yang terjadi pada tuanya walaupun belum sepenuhnya, karena semenjak tadi ia hanya menyaksikan perdebatan tuannya dengan wanita yang ia yakin telah membuat tuannya jomloh selama ini.


.


.


.


.

__ADS_1


Yuk bantu beri hadiah, vote, like serta komentar yang membangun yah. agar author lebih semangat dalam menulis😇


__ADS_2