Bereinkarnasi Sebagai Penjahat Generasi Kedua

Bereinkarnasi Sebagai Penjahat Generasi Kedua
PENGHAKIMAN YANG TIDAK ADIL


__ADS_3

Bang!


Zhao Wei terhuyung ke belakang dan ekspresinya penuh ketidakpercayaan.


Dia berada di alam yayasan Qi, dan dia kalah dari Xiao Chen ini.


"Bukankah aku sudah memberitahumu? Kamu tidak akan bisa mengalahkanku." Xiao Chen berkata dengan dingin.


"Hmph, hanya sedikit trik!" Zhao Wei mendengus dan segera berlari menuju Xiao Chen.


Kecepatannya seperti harimau dan tinjunya sekeras besi.


Bang!


Pukulan Zhao Wei dengan mudah diblok oleh Xiao Chen. Zhao Wei merasa tangannya mati rasa.


Dia mundur beberapa langkah. Dan di belakangnya ada 11 orang tergeletak di tanah, mereka adalah anak buahnya yang telah dikalahkan oleh Xiao Chen.


Dia terkejut dengan kekuatan Xiao Chen, orang itu jauh lebih kuat dari yang dia kira.


Tidak heran Zhou Yuan menyuruhnya untuk menghadapinya. Dia tidak tahu bahwa Xiao Chen sekuat ini.


"Sekarang, giliranku!" Xiao Chen berkata dengan dingin saat dia mengambil posisi dan bersiap untuk menyerang Zhao Wei.


Ekspresi Zhao Wei menjadi serius, dia kelelahan saat ini dan akan sangat sulit menahan serangan Xiao Chen.


"Berhenti!"


Tiba-tiba, terdengar teriakan yang terdengar dari pintu masuk taman ini.


Xiao Chen berhenti dan berbalik, dia melihat 5 orang mengenakan seragam keamanan berjalan ke arahnya.


Salah satu dari lima orang berjalan ke arah Xiao Chen, dia adalah kepala keamanan, Chen Peng.


"Kalian berdua cukup berani ya? Berkelahi tepat di dekat gedung kantor guru?" Chen Peng mendengus dan berkata dengan tegas.


"Kamu, siapa namamu?" Chen Peng memandang Xiao Chen dan bertanya dengan tegas.

__ADS_1


"Xiao Chen."


"Terus Anda?" Kata Chen Peng sambil mengarahkan tongkat keamanannya ke Zhao Wei.


"ZhaoWei."


"Bagus sekali, sekarang izinkan saya bertanya. Siapa yang memulai pertarungan ini?" Chen Peng bertanya dengan tegas.


"Orang ini yang memulai lebih dulu, dia menyuruhku datang ke sini dan hendak mengeroyokku." Xiao Chen segera berkata sambil menunjuk Zhao Wei.


Mendengar kata-kata Xiao Chen, Chen Peng melihat sekeliling, dia terkejut, ada 11 orang terbaring tak sadarkan diri.


Kemudian, dia menatap Zhao Wei tapi dia tidak mengatakan apapun.


"Jadi maksudmu kau mengalahkan semua orang ini?" Tanya Chen Peng, dan jelas, dia tidak percaya bahwa Xiao Chen mengalahkan mereka semua.


"Tuan, Anda harus mempercayai saya, orang itu datang ke kelas saya dan memaksa saya untuk datang ke sini."


Chen Peng menyipitkan matanya dan masih tidak percaya kata-kata Xiao Chen. Kemudian, dia mengalihkan pandangannya ke Zhao Wei,


"Zhao Wei benar? Apakah yang dikatakan Xiao Chen benar?"


"Haha, begitu, seperti yang kupikirkan. Kalau begitu benar, kamu pasti yang menyebabkan masalah bagi Zhao Wei dan teman-temannya. Kamu tidak bisa mengelak lagi saat ada senjata tajam di dekatmu." Chen Peng memandang Xiao Chen dan berkata dengan tegas.


"Apa? Bagaimana kamu bisa mempercayai kata-kata orang itu? Dia hanya mengatakan satu kalimat dan kamu mempercayainya? Kamu sangat tidak adil."


Xiao Chen membela, dia jelas yang dirugikan, dia disuruh datang ke sini dan akan dikeroyok. Dan sekarang dia disalahkan atas kesalahan orang lain?


"Jangan menghindar, ikut aku sekarang." Kata Chen Peng dan langsung mengarahkan Xiao Chen untuk mengikutinya.


"Tuan, ini tidak adil, mengapa Anda tidak menyelidikinya terlebih dahulu, dan segera memutuskan secara sepihak?" Xiao Chen masih tidak bisa menerima bahwa dia disalahkan.


"Jika kamu menolak, keadaan akan menjadi lebih sulit. Atau kamu ingin dikeluarkan dari sekolah ini?" Chen Peng berkata dengan suara yang dalam.


Mendengar ini, Xiao Chen terdiam. Dia tentu tidak ingin dikeluarkan dari sekolah ini.


Apa yang akan dipikirkan Lin Ziyan jika itu terjadi?

__ADS_1


"Oke, aku akan mengikutimu." Kata Xiao Chen, tapi ada keengganan yang jelas dalam kata-katanya.


Kemudian, dia berbalik dan menatap Zhao Wei, Zhao Wei menyeringai dan ekspresinya penuh kemenangan.


Xiao Chen hanya bisa menggertakkan giginya, tapi dia berjanji akan membalas dendam.


..........


Di kantor kepala sekolah, suasana di ruangan ini tegang, terutama pandangan Fen Yu terhadap Xiao Chen.


"Kamu tahu? Sekolah ini sangat sensitif terhadap perkelahian, dan kamu benar-benar terlibat perkelahian di dekat gedung kantor?"


Fen Yu berkata dengan suara yang dalam, dan ada aura permusuhan yang jelas antara dia dan Xiao Chen.


Dia masih takut ketika memikirkan kata-kata Zhou Yuan, dia tidak akan membuat kesalahan yang sama.


Dia ingin melampiaskan amarahnya pada Xiao Chen.


"Aku tahu aku salah, tapi kenapa hanya aku yang dipanggil ke sini? Seharusnya Zhao Wei juga, kan?"


Xiao Chen berkata dengan tegas. Dia masih tidak menerima bahwa dia adalah satu-satunya yang dipanggil ke kantor kepala sekolah.


"Apakah kamu menghindar? Kamu yang memulai pertarungan, jadi itu salahmu." Fen Yu mendengus dan berkata.


"Sudah kubilang bahwa Zhao Wei adalah orang yang memulainya lebih dulu, akulah yang dirugikan!" Kata Xiao Chen dengan suara lebih keras.


"Apakah kamu mencari pembelaan setelah semua bukti itu? Aku sudah memutuskan, kamu akan berdiri di tengah lapangan sampai upacara bendera selesai, anggap itu sebagai renungan." Fen Yu mengetuk meja dan berkata dengan tegas.


"Apa? Tuan, itu terlalu keterlaluan, bagaimana Anda bisa memutuskan hukuman seperti itu?" Xiao Chen membanting meja dan berkata dengan suara keras.


Xiao Chen tentu tidak terima, citranya akan hancur jika itu terjadi. Apalagi jika Lin Ziyan melihatnya, akan sangat memalukan.


"Jadi kamu menolak? Kalau begitu, aku akan menambah hukuman. Setelah upacara, kamu harus membersihkan semua toilet di sekolah ini." Fen Yu berkata dengan tegas.


"Apa?!" Xiao Chen tidak percaya ketika mendengar kata-kata Fen Yu.


"Aku tidak ingin mendengar alasanmu lagi, jika kamu menolak, itu mudah, aku akan menambah hukuman lagi." Kata Fen Yu, dan kata-katanya sepertinya tak terbantahkan.

__ADS_1


Xiao Chen menggertakkan giginya saat mendengar kata-kata Fen Yu. Dia hanya bisa menerima semua ini, dia tidak ingin hukumannya diperberat.


__ADS_2