Berjuang Bersama Sistem

Berjuang Bersama Sistem
Bab 23


__ADS_3

Dengan raut wajah bahagia dan tanpa dosa sama sekali, Ryan pun mulai memetik gitar secara asal-asalan dan bernyanyi sesuka hatinya.


"Yoo.. Mulai bernyanyi!"


Jreng! Jreng!


"Hari ini ku dendangkan.. Lagu yang ingin kunyanyikan.."


Jreng! Jreng! Jreng!


"Terkenang semua kenangan.."


Jreng! Jreng!


"Yang t'lah kualami.."


"Ingin kubuka lembar baru..


Untuk meneruskan hidupku..


Tak mau lagi kesedihan..


S'limuti diriku."


Lagu yang begitu dalam dinyanyikan oleh Ryan. Namun bukan hal itulah yang menjadi pokok di dalam permasalahan yang ada atau dihadapi oleh ratusan pasang telinga yang mendengarkannya. Tapi suara Ryan benar-benar sangat fals yang membuat mental mereka semakin lelah dan terluka.


"Aiisshh.. Lagu ini benar-benar sangat tidak cocok denganku! suaraku tiba-tiba menjadi fals karena lagu ini!" keluh Ryan yang membuat 300-an pasang telinga milik anggota Geng Samurai Mawar semakin tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.


"Ohoo.. Sepertinya lagu itu sedikit cocok!" ujar Ryan dengan suara meninggi dan tubuh yang sedikit berjingkrak seolah telah menemukan sebuah ide atau lagu yang sangat cocok untuk dia nyanyikan. Jika diumpamakan, saat ini di atas kepala Ryan sedang ada lampu yang menyala terang lalu ada bunyi 'Ting!'.

__ADS_1


Namun bagi seluruh anggota Geng Samurai Mawar yang saat ini sedang berlari mengelilingi lapangan, hati mereka benar-benar sedang berteriak keras dan memohon agar Ryan tidak bernyanyi lagi.


'Oh Tuhaaan.. Tolong buat dia tersedak saja, agar dia tidak merusak gendang telinga kami..'


Ya, mungkin seperti itulah saat ini suara hati seluruh anggota Geng Samurai Mawar. Sungguh, mereka benar-benar anak buah yang sangat berbakti dan pengertian sekali kepada ketuanya.


Akan tetapi, sepertinya langit tidak akan pernah mendengarkan dan mau menerima doa mereka. Hal itu terbukti dengan suara Ryan yang tiba-tiba meninggi dengan penuh semangat.


"Jangan tanya bagaimana esok.."


Jreng! Jreng!


"Ku tak ingin menerka perasaan ini.. Uwou!" bahkan Ryan menambahkan sendiri kata 'Uwou!' pada liriknya, karena menurutnya menjadi lebih keren dan eksotis tiada tara


Jreng! Jreng!


"Yang ku tahu.. Hari ini ku mencinTAImu.." Ryan menekankan kata-katanya di kalimat yang sangat menjijikkan sehingga membuat seluruh anggota Geng Samurai Mawar yang mendengarkannya benar-benar berasa sangatlah jijik.


Suara Ryan langsung nggleyor atau melentur paksa dan tidak terkendali, padahal urat-urat di lehernya telah benar-benar terlihat dangat menegang. Para anggota Geng Samurai Mawar yang melihat dan mendengarkannya menjadi lebih gelisah lagi karena fisik mereka yang semakin lama semakin lelah. Ulah Ryan ini malah menambah beban lain lagi yaitu lelah secara mental.


Jreng! Jreng!


Tapi bukan Ryan namanya jika dia menghentikan apa yang sedang dilakukannya. Dia malah justru semakin bersemangat dalam bernyanyi dan memetik gitarnya. Belum lagi dengan tambahan-tambahan lirik yang dibuatnya sendiri membuat dia menjadi lebih energik.


Ryan pun terus menyanyikan lagu itu hingga benar-benar tuntas meskipun sebenarnya dia tuntaskan secara paksa karena sudah tidak sanggup lagi mengikuti nada tinggi dalam lagu tersebut.


"Uhuk-uhuk! Sial! Lagu ini terlalu tinggi!" Ryan kembali menyalahkan lagunya yang menurutnya kurang pas dan efisien dengan dirinya.


Seluruh anggota Geng Samurai Mawar akhirnya dapat bernapas dengan lega saat ketua mereka telah berhenti untuk bernyanyi. Mereka semua pun terus berlari mengelilingi lapangan untuk mencapai target 300 putaran dalam waktu 1 jam.

__ADS_1


.


.


Waktu terus berlalu dan tidak terasa satu jam telah terlewati semenjak banci dan yang lainnya memulai untuk berlari mengelilingi area tersebut. Tampak wajah mereka semua saat ini dalam keadaan lesu bahkan untuk Jie Yi karena tidak dapat menyelesaikan pelatihan pertama yang diberikan oleh sang ketua.


"Bagus sekali! Kalian semua telah gagal dan harus menerima hukuman!" ujar Ryan dengan nada yang sangat berbeda daripada saat-saat sebelumnya. Nadanya kali ini benar-benar sangat dingin seolah dapat membekukan siapapun yang mendengarnya.


Seluruh anggota Geng Samurai Mawar wajahnya kini semakin menjadi lebih pucat saat mendengarkan bahwa mereka akan mendapatkan hukuman. Fisik dan mental mereka saat ini benar-benar sangat kelelahan, namun Ryan sama sekali tidak peduli akan hal itu.


Ryan memberikan hukuman kepada mereka semua dengan berdiri menggunakan satu kaki selama 2 jam lamanya. Satu jam dengan menggunakan kaki kanan dan satu jam lagi menggunakan kaki kiri. Dia juga terus memantau semua anggota Geng Samurai Mawar sehingga jika ada salah satu diantara mereka yang sampai kakinya diturunkan padahal belum saatnya turun, maka dia akan memberikan sebuah cambukan dengan menggunakan sebuah rotan atau menyuruh orang tersebut untuk melakukan sebuah push up sebanyak 100 kali. Sungguh, kali ini dia telah benar-benar berubah menjadi sosok yang sangat kejam.


***


Hari-hari terus berlalu dan tidak terasa telah lebih seminggu lamanya seluruh anggota Geng Samurai Mawar dilatih oleh Ryan guna meningkatkan kekuatan fisik mereka.


Selama itu pula, tidak ada satupun di antara anggota Geng Samurai Mawar yang mengucapkan keluhan dengan menggunakan mulut mereka. Mereka semua kini telah sadar bahwa memang benar pelatihan ini sangat mengerikan dan juga menyakitkan. Akan tetapi mereka juga sepenuhnya mengetahui bahwa tubuh fisik milik mereka terus bertambah kuat semakin harinya.


Di saat seluruh anggota Geng Samurai Mawar sedang berlatih dan dipenuhi dengan keringat yang bercucuran, bos mereka yang tidak lain adalah Ryan itu sendiri ajalah duduk-duduk santai sembari ngopi dan merokok serta memakan makanan ringan sebagai terus menonton. Beberapa kali dia juga terlihat minum teh hangat. Sial! Dia benar-benar bos yang santuy!


Namun siapapun tidak akan pernah tahu bahwa sebenarnya saat ini Ryan sedang berbicara serius dengan Sistem miliknya.


"Jadi, apakah sudah waktunya mengubah cara latihan mereka?" tanya Ryan kepada Sistem.


[Tentu saja Tuan! Saat ini kondisi kaki seluruh anggota Geng Samurai Mawar telah benar-benar berubah dan menjadi sangat kuat. saat ini sudah tiba waktunya bagi mereka untuk memperkuat tangan dan juga tubuh mereka!] jawab Sistem dengan serius.


"Lalu, apakah kamu memiliki sebuah saran yang lebih cocok untuk pelatihan itu?" tanya Ryan lagi.


[Hehehe.. Aku sudah pasti memilikinya, Tuan! Ceburkan saja mereka semua di tengah laut dan biarkan mereka berenang ke tepian dengan usaha mereka sendiri! Aku yakin pasti seluruh tubuh mereka akan bergerak dan bertambah kuat seiring berjalannya waktu!] ujar Sistem menjawab dengan nada terkekeh. Jika dia memperlihatkan wajahnya saat ini, dia akan terlihat sedang tersenyum kejam.

__ADS_1


"Hoo.. Sangat menarik! Dengan begitu pula tubuh mereka juga akan tahan dan kuat dari berbagai macam iklim!" sahut Ryan yang sangat setuju.


__ADS_2