
Naura bangun dengan bersemangat. "Uhui~ Libur sekolah. Akhirnya libur sekolah. Nanti aku diem di rumah aja ah. Males malesan di rumah aja" Gumam Naura bersemangat. Naura segera pergi ke kamar mandi untuk mandi (Ya iyalah ke kamar mandi mau mandi. Emang ngapain di kamar mandi kalau nggak mandi? Makan?) Setelah itu..... Naura keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju kasurnya. Naura merebahkan diri di kasurnya yang muncul dari kantong ajaib Farel. "Tumben Farel masih tidur jam segini. Biasanya udah bangun dari tadi. Mungkin karena ini hari libur? Nggak sekolah gitu? Kalau libur kok Farel nggak bangun pagi?" Naura bertanya-tanya dalam hati sambil melihat wajah Farel tajam. Tiba-tiba....... "UWAHHH" Teriak Farel begitu bangun. "Ngapain sih teriak-teriak baru bangun tidur. Berisik amat tau nggak?" Kata Naura kesal. ".........." Farel tidak menjawab. "Woi! Jawab dong. Ngapain sih. Bukannya jawab malah diem aja" Kata Naura lagi. "Abis, kmau ngagetin aja. Ngapain natap aku kayak gitu. Serem tau. Emang kamu nggak kaget kalau abis bangun tidur tiba-tiba ada yang natap kamu tajam kayak kamu natap aku tadi?" Tanya Farel :v. "Nggak" Jawab Naura singkat. "Masak??" Tanya Farel lagi. "Di dapur" Ucap Naura. "Heh? Kok di dapur kamu bilang" "Ya iyalah didapur. Masak kan di dapur. Kalau nggak di dapur dimana lagi masak nya? Di genteng? Di jalan? Di awan?" Kata Naura. "Ampun..... Aku nanya serius malah jawab nya gitu orang nya" Kata Farel. Udah ah. Aku mau mandi" Kata Farel lagi. Farel berjalan menuju kamar mandi. BLAM! Suara pintu kamar mandi ditutup. "........." "Kalau mau mandi mandi aja. Siapa juga yang ngelarang. Malah ngegas dia. Emang kenapa sih? Farel selalu kaget waktu aku muncul di depan nya. Aku kan cuma muncul aja, kok dia malah kaget? Emang aku ini kenapa?" Tanya Naura dalam hati nya.
Beberapa jam kemudian,(SALAH!) Beberapa detik kemudian,(SALAH!) "Terus apa dong aku bilang?!" Tanya narator. (Harus nya lu bilang "Beberapa saat kemudian" Gitu) "Ohhh Sip" Kata narator. Beberapa saat kemudian, Farel sudah keluar dari kamar mandi dan langsung makan. Naura datang dengan diam-diam. "Woi!!! Jangan makan dulu!!! Aku belum mau makan!!!" Teriak Naura. "Kalau nggak mau makan, jangan makan" Ucap Farel. "Bukan gitu!!!! Maksud nya, tungguin aku!!!" Teriak Naura lagi. "Jangan teriak-teriak" Kata Farel.
"-_-" "Ya udah sana makan aja sendiri. Aku nggak laper" Kata Naura meninggalkan Farel sendirian di dapur. Farel makan dengan biasa saja karena juga kesal dengan Naura. Naura hanya berjalan-jalan di depan rumah yang di buat Farel dan dia sendiri bersama-sama :v. Naura berjalan-jalan di depan rumah nya sampai siang hari pukul 13:06. Sementara, Farel sedang membaca buku di dalam dengan santai dan cuek dengan Naura. "Huft.... Panas amat di luar. Lebih baik aku masuk aja deh. Dari pada aku diem di sini kepanasan" Batin Naura. Naura masuk ke dalam rumah dan meninggalkan halaman depan. "Nyari es aja deh. Pasti enak waktu panas-panas" Pikir Naura tak sabar. Naura menemukan Farel yang sedang sibuk membaca buku nya. Farel tetap membaca buku itu tanpa melihat Naura sekali pun. Naura mengambil minuman dingin dari kulkas dan meminum nya habis. SementaraFarel masih sibuk membaca buku tanpa memedulikan Naura. Dia hanya fokus kepada buku yang dibaca nya. Naura berjalan-jalan di dalam rumah nya sampai malam. Naura masih melihat Farel. Dia penasaran dengan buku apa yang Farel baca dari pagi tadi. Naura kemudian mendekati Farel. "Lo baca buku apaan sih? Dari tadi baca buku itu terus. Nggak liat aku yang cantik ini lagi" Tanya Naura "Cantik dari mana nya?" Farel membalas perkataan Naura dengan cuek dan muka datar. "Lebay amat" Lanjut Farel. "........................ ......................... .....................
......................... ......................... ......................" Naura terdiam kesal dengan Farelπ§β‘. "Lebih bagusan kamu jadi monyet ajaππ" Gumam Naura kesal. "Jawab! Kamu baca buku apaan sih?!" Teriak Naura. "Liat aja sendiri judul nya" Balas Farel seperti biasa nya sambil memperlihatkan buku yang dia baca. Naura membaca judul buku itu. "Cara Agar Tidak Mudah Kaget Karena Teman Suka Ngagetin". "WOYYYYYY!!!!!! GUA NGGAK NGAGETIN TAUUUUUUU!!!! LO AJA YANG SUKA KAGET SENDIRI!!!!" Teriak Naura dengan sangat keras. Farel menutup telinga nya agar tidak memdengar. "La la la Aku nggak denger" Kata Farel. "Ooooo Gitu Ya......πππ" Kata Naura dengan nada seram. Mendadak udara di dalam sana menjadi dingin. PATS! Lampu di rumah itu mendadak mati semua "Arara~ Gitu Ya...." Lanjut Naura. TAK! Bunyi suatu benda yang terbuat dari besi diambil. Farel menoleh ke belakamg. Di belakang nya, Naura sudah berdiri sambil membawa pisauπͺ. Farel bisa melihat jelas Naura sedang membawa pisau. Farel membelalakan mata nya. "AHHHHHH MAAF NAURA....... MAAFIN AKU" Kata Farel memohon sambil berjongkok di depan Naura. "Ngapain elu cuekin gua terus....... Jadi nya kayak gini....." Kata Naura dengan nada yang sama saat dia marah. "Maafππ Abis.... Kamu selalu ngagetin aku soal nya......" Ucap Farel takut. "Uhhhh..... Ok. Aku kasih kamu satu kesempatan lagi. Tapi....... Kalau kamu kayak gitu lagi, jangan harap bisa hidup!" Kata Naura yang sudah mulai berbicara dengan nada normal nya. Lampu di rumah itu hidup kembali. Udara di sana pun menjadi normal lagi "Ok sana. Aku mau tidur" Kata Naura meninggalkan Farel. "Hufttttt....... Aku selamatπ" Kata Farel. (Maka nya, jangan suka cuekin Si Naura. Jadi nya hampir meninggoy deh. Untung aku nyelametin elu. Pertama nya, aku mau buat Naura bunuh elu lho~) "Jahat kamu" Balas Farel ke Author. (Kalau gitu aku ubah cerita nya jadi Naura bunuh kamu ya) "Ehhh jangan thor" (terSerah) Semua orang tidor*. *Bahkan Author nya juga tidor.
BERSAMBUNG..............
Makasih semua nya! Berkat kalian, novel ini sekarang sudah mencapai 16 bab! Terima kasih atas dukungan-dukungan yang kalian berikan kepada author. Stay safe, and stay healt! Edisi ini spesial liburan diam di rumah aja sambil libur males malesan
{/}
(β’β’) Untuk Kalian~~
__ADS_1
/>π
{/}
(β’β’) Nih Makan Pisang Juga
/>π
{/}
/> πΉ
{/} {/}
(β’_β’) (β’_β’)
__ADS_1
/>πππππππ<\ Permenku kebanyakan. Nih Ambil Semua Nya Yang Ada Di Sini. He He He He He.
{/} {/}
(β’β’) (β’β’)
/>ππππππππππ°πππ <\
Makan Buah Juga Biar Sehat. Jangan Makan Permen Aja :v
Nggak Sadar Aku Nulis Udah Sampai 1000 Kata Di Bab Ini
MAKASIH UNTUK SEMUA NYA YANG UDAH BACA NOVELKU YAAAA!!!!!! STAY HEALT, AND STAY SAFE AT HOME #DiRumahAja
SEKALI LAGI TERIMA KASIH UNTUK SEMUA YANG BACA NOVEL KU INI YAAAA. BYE BYE EVERYBODY!
__ADS_1