Berpetualang Di Dunia Vampir

Berpetualang Di Dunia Vampir
Ep. 8 Jalan-Jalan Di Kota Vampr


__ADS_3

Setelah Farel selesai mengobrol dengan Vampir yang ternyata bernama Marcel tersebut, Mereka berdua, Naura dan Farel, berjalan-jalan di sekitar Kota yang bernama Kota Vampr. Farel menyarankan berjalan-jalan di sekitar Kota Vampr tersebut agar mereka bisa lebih mengetahui tempat-tempat disana agar tidak tersesat. Dan Farel menyarankan berjalan-jalan di sana juga untuk mengalihkan pembicaraan sebelum nya (Wk Wk Wk) Mereka pun menjelajahi Kota tersebut. Disana terdapat gedung-gedung pencakar langit. "Ternyata dunia Vampir ini sama saja dengan dunia manusia pada umum nya" Gumam Naura. Farel mulai santai karena Naura sedang melihat lihat Kota yang mereka datangi. Namun, tanpa Farel sadari, Naura sedang menatap Farel dengan tatapan kesal.


"Memang aku mau percaya begitu aja dengan omongan mu? Aku harus mengumpul kan bukti. Kalau ternyata Farel mengatakan aku adalah manusia, auto ku tendang wajah nya" Kata Naura dalam hati. (Hadehh, Naura percaya dong) "Emm kesana yuk" Farel menunjuk sebuah cafe yang ada di seberang jalan. "Nggak, ah" Jawab Naura "Kenapa?" Tanya Farel. "Palingan minuman nya disana itu darah. Aku kan manusia. Masa minum darah" Tolak Naura. "Ikut aja nggak apa-apa kok" Farel menarik tangan Naura menuju cafe tersebut. "Hei!!"


Naura dan Farel melangkah memasuki cafe tersebut. Dugaan Naura memang benar.


Menu cafe tersebut adalah

__ADS_1


Minuman: Darah manusia, darah kelinci, dan darah ****. Sedangkan, makanan nya adalah


Daging manusia, daging ayam (Mentah-mentah semua) daging ****, daging serigala, dan daging kelinci. "Huekk. Kan bener" Kata Naura dalam hati. "Udah kubilang kan kalau menu nya bakal kayak gini" Kata Naura.


"Makan aja, biar bisa dikira Vampir" Kata Farel. Mendengar itu, Naura menjadi ingin berteriak seperti ini. ("Apaan, sih! Mana bisa aku minum darah dan makan daging mentah! Kok lu bodo amat sih!!!!!!" Kayak gitu Wkwkwk) "Udah Aku Pesen Ya" Farel kemudian berjalan ke kasir untuk memesan "Woy, bentar dulu" Kata Naura. Farel tetap memesan menu yang ada. Farel menuju seorang pelayan "Mau beli apa, pak?" Tanya pelayan Vampir tersebut. "2 darah manusia, dan 2 daging ayam ya" Kata Farel. "Baiklah" Kata pelayan itu sambil mencatat pesanan Farel. Farel menuju meja yang diduduki. Naura pasrah. "Kenapa kamu gini sih, Farel" Keluh Naura dalam hati nya.


Tak lama kemudian, pesanan Farel tadi diantar kan ke meja yang dia duduki. "Ini pesanan nya" Kata pelayan itu sambil memberikan pesanan Farel. "Ah, sudah datang ya. Berapa harga nya?" Tanya Farel (Aku pake mata uang indonesia aja ya. Rupiah :v Kan ini Novel buatan aku :v ) "Lima puluh ribu Rupiah" (Rp. 50.000,00) Farel memberikan pelayan tersebut uang lima puluh ribu rupiah (Rp. 50.000,00) yang datang tiba-tiba di tangan Farel entah dari mana

__ADS_1


"Serasa mau muntah" Lanjut nya dalam hati.


"Udah makan aja nggak apa apa" Kata Farel.


"Euh Jijik Ah" Farel memegang sendok berisi daging ayam mentah dan memasukkan paksa ke mulut Naura.


Akhirnya sendok itu masuk. "Hoekk" Naura merasa mual. Naura segera pergi ke toilet yang ada di cafe tersebut sambil membawa gelas wine berisi darah itu. Sesampainya di toilet, "Hoekkk" Naura pun muntah๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€(Wkwkwkwk) Naura membuang darah yang ada di gelas wine itu dan kembali ke meja nya. Selesai dari sana, mereka keluar dari cafe tersebut dan pergi ke tempat lain. "Apaan sih Farel. Masa daging ayam mentah kamu masukin ke mulut aku" Kata Naura kepada Farel. "Terpaksa. Nanti kalau nggak makan di curigai sama Vampir lain nya" Kata Farel.

__ADS_1


"Huhh" Mereka pun lanjut ke gedung-gedung yang lain.


...BERSAMBUNG..............


__ADS_2