
sudah seminggu semenjak Leng qiulu sadar dari tidur lamanya . saat itu gadis itu terkejut dengan perubahan suasana yang ada di hadapannya . tempat ia berada sekarang sangat indah bahkan terasa tidak nyata . ada dua wajah di sana , satu yang sudah menyelamatkannya di Medan perang dan satu lagi sebuah wajah yang ia yakin baru pertama kali melihatnya tapi entah mengapa terasa sangat familiar .
dan selama seminggu juga Leng qiulu di rawat dengan baik oleh dua pria itu . Tao Yuwen akan menyiapkan makanan untuk Leng qiulu sedang pria misterius berpakaian serba putih itu menyiapkan obat yang harus ia minum . terus menerus seperti itu selama seminggu ini .
" kau yakin sudah baik baik saja ? " tanya Tao Yuwen khawatir .
" iiyap !" jawab Leng qiulu santai .
" tapi kurasa tidak seharusnya kau lansung berlatih seperti ini kan ? kau jelas tau dengan pasti keadaanmu sekarang ini . " ucap Tao Yuwen berusaha menghentikan apapun aksi yang akan Leng qiulu lakukan . ia tau pasti sikap gadis itu yang Ateng selama seminggu ini sangat mencurigakan . dan jawaban dari itu adalah hari ini .
Leng qiulu ngotot ingin melakukan latihan ringan , ia menjelaskan tentang pentingnya menggerakkan tubuh maskipun terluka, untuk menjaga fleksibelitasnya . dan tentu saja pria berpakain serba putih itu menolak idenya . tapi Leng qiulu tetap ngotot . ia bahkan menolah sarapan dan obat yang harusnya ia minum pagi ini .
kesal dan tidak punya jalan lain , pria berpakaian serba putih alias dong Tangxue hanya bisa mengalah . dinding pertahanannya roboh . sekarang hanya tersisa benteng Tao Yuwen di garis terdepan mencoba membujuk Leng qiulu . tapi tentu saja itu tidak akan berguna sama sekali . sikap keras kepala Leng qiulu lebih kuat .
dan yang terjadi sekarang ini adalah Tao Yuwen yang hanya bisa menatap Leng qiulu yang bergerak lincah mempraktekkan teknik berpedangnya . sedang dong Tangxue diam diam memperhatikannya dari jauh . ia sudah puas dengan perkembangan sampai saat ini . ia tidak ingin ikut campur lebih banyak agar kedua orang itu tidak terdampak kemalangan dari dirinya .
" lihat aku baik baik saja . kau terlalu khawatir Tao yuwen . bagaimana bisa laki laki begitu khawatiran . kau bukan bertingkah seperti orangku tapi seperti ibuku!" seru Leng qiulu meledek . Tao Yuwen cemberut mendengarnya . ia tidak senang . tapi Leng qiulu tertawa melihatnya . mereka berdua pun berakhir tertawa bersama . dan di sisi lain paviliun dong Tangxue menatap kedekatan mereka berharap bisa ikut bergabung . tapi ia tahu itu tidak mungkin. jadi ia hanya bisa berdiri di sini menarik garis batas dari dua orang itu .
£~£~£~£~£~£~£~
" hai paman dong . Tao yuwen bilang kau akan mengajariku ilmu pedangmu ." ucap Leng qiulu antusias . ia masih belum sembuh dan masih di rawat dalam perlindungan kedua pria ini . meskipun ia menikmati hidup enak di sini tapi ia tidak mungkin lupa tentang wanita gila itu dan juga kekacauan yang sedang menanti kerajaan wuxia . ia tidak bisa diam di tempat ini dan menunggu semuanya dihancurkan . ia harus kembali sesegera mungkin .
" ya , tapi tidak sekarang ." jawab dong Tangxue datar .
__ADS_1
" eh ? kenapa tidak ? "
" kau masih belum sembuh sepenuhnya "
" ayolah aku sudah baik baik saja , jadi ajarkan aku teknik pedang yang lebih kuat " ucap Leng qiulu dengan mata berbinar binar . tapi trik kecil itu tidak mempan untuk menyentuh hati dong Tangxue . dong Tangxue masih saja mengacuhkan permintaan Leng qiulu .
sayangnya ia bertemu lawan yang tidak biasa . Leng qiulu, gadis itu sangat keras kepala . entah apa yang menyebabkan gadis itu jadi keras kepala setelah mengalami cedera , apa cedera parah juga bisa membuat seseorang yang licik dan kejam berubah menjadi keras kepala?
jangan berpikir Leng qiulu sudah mengalami pertukaran jiwa lagi .karna itu tidak benar . Leng qiulu sekarang hanya karna ia khawatir dengan keadaan dunia luar saat ia ada di tempat ini .
Leng qiulu tahu bahwa tempat ini adalah dunia pararel karna Tao Yuwen menjelaskannya tentang hal itu kemarin . karna itu ia sangat aman di sini . tingkat kepadatan esensi langit dan bumi di sini bahkan lebih tebal di banding di dalam pagoda 7 tingkat . karna itu mungkin ia bisa meneroboh tingkat kultivasinya saat ini .
tapi dong Tangxue sangat cuek bahkan setelah seminggu berlalu setelah itu ia masih tidak mengajarkan apapun pada Leng qiulu .
ia selalu berasalan " belum waktu yang bagus " atau " tidak ada yang bisa di ajari lagi kepadamu , cukup tunggu sebentar lagi dan kau akan tau "
£~£~£~£~£~£~£~£~£~~
" sekarang sudah waktunya " ucap dong Tangxue hari itu , tepat sebulan Leng qiulu berada di dunia pararel itu .
" kau akan mengajariku sekarang ?" seru Leng qiulu antusias . tapi dong Tangxue hanya diam menggeleng .
" ikuti saja aku dan jangan berisik "
__ADS_1
" baiklah bos ." balas Leng qiulu riang . ia patuh untuk tetap diam . tempat itu ada di dekat paviliun yang ia tinggali . sebuah hamparan dengan sebuah pohon persik yang sangat indah dan kokoh berdiri sendiri di sana .
perasaan familiar kembali menyusup ke hatinya . tempat ini seperti pernah ia datangi tapi ia sangat yakin ia tidak pernah ke sini sebelumnya . bayangan bayangan kabur terpampang di depan mata Leng qiulu tapi ia tidak bisa melihatnya dengan jelas . sangat kabur.
tak terasa kini Leng qiulu sudah berdiri dan bawah rindangnya pohon persik itu . ia bisa melihat dong Tangxue yang hati hati menyentuh pohon itu , seolah olah pohon itu adalah harta paling berharga baginya . Leng qiulu bisa tahu kalau dong Tangxue menjaga pohon itu dengan sangat baik selama ini .
" mendekat lah dan sentuh pohon ini , pusatkan pikiranmu dan buat dirimu bersatu dengan pohon ini . maka kau akan menemukan jawabannya . " ucap dong Tangxue singkat .
Leng qiulu patuh dan melakukan yang di perintahkan dong Tangxue . saat ia menutup mata dan memusatkan pikirannya untuk bersatu dengan pohon itu . perasaan hangat yang nyaman mengalir di sekujur tubuhnya . lalu tiba tiba saja bagaikan film yang di putar ribuan bahkan jutaan ingatan memaksa masuk ke otaknya . membuatnya menjerit kesakitan . ini benar benar menyakitkan .
sedangkan dari luar dong tangXue bisa melihat pohon persik itu bergerak , dahan dahannya merengkuh Leng qiulu membungkus tubuh gadis itu menjadi sebuah bola kayu raksasa .
" apakah ia akan baik baik saja ? " tanya Tao Yuwen .
" aku tidak yakin tapi ini satu satunya cara . " jawab dong Tangxue .
" waktuku sudah tidak banyak lagi , setelah proses ini selesai . aku harus pergi . tolong jaga dia baik baik . aku akan selalu mengawasi kalian . " ucap dong Tangxue datar .
" tentu saja , aku tidak akan pernah memberikan lu er terluka barang sedikitpun . " balas dong Tangxue percaya diri .
£~£~£~£~£~£~~
wah wah apa yang bakal terjadi sama MC kita , bisakah dia ngelewatin masalah ini ? apa yang bakal terjadi selanjutnya ?
__ADS_1
yuk baca kelanjutannya di next chapter yah ! jangan lupa vote , coment sama like yang buaaannyaaak !
sampai sini dulu yah . bye-bye .