
setelah diizinkan makan , kelakuan pemuda aneh itu malah makin melunjak , ia memohon untuk dibiarkan tinggal bersama leng qiulu . untungnya gua itu memiliki banyak ruang jadi leng qiulu membiarkan pemuda itu untuk tinggal disalah satu ruang yang ada . lagi pula leng qiulu tidak tega membiarkan pemuda itu tinggal diluar , akan ada banyak binatang buas dan spirit beast di luar sana saat malam hari , dan pemuda itu sama sekali tidak memiliki rasa waspada akan gerakan sekecil apapun . karna itu jika ia tidak mau melihat mayat pemuda itu esok hari maka mau tidak mau ia harus membiarkan pemuda itu tetap tinggal .
※※※※※※※※※※
pagi pagi leng qiulu sudah sibuk berkutat memasak makanan untuk dirinya , xiaonu , sang alfa dan pemuda asing yang sampai sekarang ia belum tahu siapa namanya . ahh nanti ia tanya siapa nama pemuda itu .
saat asyik memasak xiaonu datang kepadanya , dalam bentuk kelinci xiaonu terlihat sangat lucu melompat kesana kemari . leng qiulu merasa sangat gemas , jadi ia mencubit pipi gembel xiaonu .
" aduh , hentikan itu sakit ."
" kau lucu sekali aku jadi sangat gemas ."
bukannya melonggarkan cubitannya , leng qiulu malah menambah keras cubitan itu . xiaonu berusaha melepaskan diri dari cubitan itu tapi tidak berhasil . gadis ini kekuatannya besar sekali .
xiaonu lansung melompat menjauh setelah leng qiulu melepaskan pipi gembulnya . ia menatap leng qiulu garang dari jarak 50 meter darinya . leng qiulu balas menatap xiaonu . ia menantang kelinci kecil itu untuk membalasnya . tapi xiaonu tentu tidak akan terprovokasi . lagi pula ia sadar jika ia mendekat pasti pipi gembulnya yang satu lagi akan menjadi sasaran berikutnya .
xiaonu melompat pergi meninggalkan leng qiulu yang kembali sibuk dengan masakannya , tak berapa lama masakan itu pun jadi , leng qiulu mengeluarkan meja yang ada di dragon blood ring . hari ini ia kedatangan tamu , jika tidak ia akan makan sambil duduk di tanah bersama xiaonu dan sang alfa . leng qiulu berteriak memanggil semuanya untuk makan , tapi hanya xiaonu dan santa alfa yang datang ke meja . kemana perginya pemuda aneh itu .
leng qiulu melangkahkan kakinya memasuki gua itu lagi , pemuda ini sangat menyusahkan . leng qiulu sibuk memeriksa semua ruangan yang ada di gua itu dan akhirnya menemukan pemuda itu . kenapa dia memilih ruangan paling ujung untuk tidur , menyusahkan sekali .
leng qiulu mendekati pemuda itu , ternyata ia masih tidur , bahkan ada ada bekas air liur di pipinya . iww menjijikan sekali .leng qiulu menusuk tubuh pemuda itu dengan tongkat kayu , siapa tahu ada air liur yang terkena ke pakaiannya .
" ughh sakit hentikan , sakit . aku tidak mau ... aku benar benar tidak mau .. huhuhuhu ...... hentikan aku mohon ..... huhuhu ...."
ada air mata yang menetes keluar dari mata pemuda itu , dia mimpi buruk yah . leng qiulu tidak tega melihat hal itu jadi ia mendekat mengelus kepala pemuda itu pelan . tapi tiba tiba tangan pemuda itu terulur memeluk pinggangnya . kepala pemuda itu juga ia lansung mendarat di pinggangnya . ada masalah apa sampai ia bermimpi buruk seperti ini .
" ibu jangan pergi , ayah akan memukulku jika tidak ada ibu ... huhuhu .... ayah tidak tidak ayah ....IBU!!!! "pemuda itu terbangun setelah mengatakan itu .
leng qiulu menepuk tangan pemuda itu , kenapa karna ia memeluk pinggangnya terlalu erat , ditambah kepala pemuda itu yang bergerak ke sana kemari . di tambah lagi dengan air matanya yang keluar seperti air hujan itu . pasti bajunya sekarang sudah basah .
pemuda itu membuka mata dan lansung kaget dengan apa yang ia lihat , ia lansung bangun dari tidurnya dan duduk manis seperti anak kecil yang ketahuan melakukan kesalahan .
" makanan sudah matang kau keluar lah kalau tidak mau jatahmu di makan xiaonu ." leng qiulu lansung pergi dari ruangan itu , karna kejadian ini suasana di antar mereka berdua menjadi canggung .
pemuda itu hanya menatap punggung leng qiulu dari belakang . kakak cantik apa aku mengatakan sesuatu yang aneh saat tidur . kenapa aku bisa memelukmu tadi . dan itu ahh kau sangat datar kakak , sepertinya kau masih dalam siklus pertumbuhan .
__ADS_1
andai saja leng qiulu mendengar kata hari pemuda itu , ia pasti tidak akan membiarkan pemuda itu berasa di dekatnya lagi.
※※※※※※※※※※
semuanya sudah mulai makan saat pemuda itu datang , pemuda itu duduk di depan. leng qiulu , suasana di meja makan lansung canggung karna kedatangan pemuda itu . leng qiulu makan dengan cepat lalu pergi untuk mencuci piringannya , tapi pemuda itu tak kalah cepat , entah karna ia memang kelaparan atau karna ia ingin mengejar leng qiulu , pemuda itu makan seperti di kejar hantu .
pemuda itu lansung berjalan mendekati leng qiulu sambil membawa piring makanannya saat ia selesai makan . tidak ada pembicaraan yang terjadi di antara mereka .
" hei kakak cantik , kau jahat sekali yah , mendiamkan aku karna apa yang terjadi tadi pagi. "
" tidak usah mengungkit hal itu lagi , aku sudah melupakannya ."
" kakak ,bisakah kau tidak datar begitu padaku , hatiku jadi sedih ."
" kau harus jadi orang yang istimewa , baru aku akan merespon mu dengan emosi yang normal ."
" baiklah untuk jadi orang yang istimewa bagimu , bagaimana kalau kita mulai dari berkenalan . hai kakak cantik nama ku Shao Ain , kau harus memanggilku Ain ."
" hmm baiklah aku akan mencatat itu , siapa tadi Ain . baiklah Ain kau harus mengisi lebih banyak data untuk ikut serta dalam kelompok ini. " pura pura bertingkah seperti petugas pemerintahan .
" yah namaku Shao Ain , panggil saja Ain . lalu aku lahir di bulan terakhir musim dingin , hari ke 15 , ibuku bilang aku lahir saat salju pertama turun . aku suka makan makanan enak , terutama makanan yang kau masak kakak cantik . aku dulunya tinggal di dalam klan penyihir putih , tapi sekarang aku tinggal berpindah tepat bersama mu kakak cantik . apakah data ini sudah cukup kakak cantik ?"
" oh baiklah , kemampuanku adalah sihir , lihatlah benda ini ."
Ain mengeluarkan sebuah gantungan dari giok dengan ukuran serempak tangan , benda itu berwarna hijau dengan tali emas yang terhubung dengannya .
" apa itu ?"
" ini adalah giok sihir ku , setiap anggota klan penyihir putih memiliki satu , dan kau lihat milikku adalah yang paling bagus. hehehe .aku sangat lemah dalam segala hal yang berhubungan dengan kekuatan dan gerakan ku juga tidak segesit seorang petarung . aku juga tidak memilki tingkatan Kultivasi , kami para penyihir menyerap Mana , bukan esensi langit dan bumi . sekarang tingkat Mana ku sudah mencapai level 5 ."
kaum penyihir biasanya tidak terfokus pada Kultivasi , mereka mengaktifkan mantra sihir mereka menggunakan Mana , Mana adalah sejenis energi yang sangat sulit untuk di dapatkan . terkadang untuk mendapatkan Mana seorang penyihir bahkan mengambil Mana dari penyihir lain . tanpa Mana seorang penyihir tidak akan bisa mengaktifkan mantra sihir mereka .
tingkatan penyihir dibagi atas 10 level . dan saat ini Ain sudah mencapai level 5 , level 5 dalam umur di bawah 20 tahun bisa di panggil jenius . apa yang bisa membuat jenius klan penyihir putih keluar dari klan . apakah ia melakukan kejahatan .
__ADS_1
" hmm baiklah , sudah hampir semua pertanyaan yang kau isi , tinggal beberapa lagi . apakah kau pernah terlihat dalam kejahatan besar atau kecil ? "
"tidak , aku anak baik baik dari klan penyihir putih , mana mungkin aku melakukan kejahatan besar atau kecil . harga diriku melarang hal itu ."
" lalu kenapa kau meninggalkan klan penyihir putih ." setelah mengatakan hal itu leng qiulu tersadar dengan arah pembicaraannya dan menutup mulutnya , ia ingin meminta maaf pada Ain , tapi Ain terlebih dulu menghentikannya .
" aku tahu kau pasti sangat penasaran dengan kisah ku , lagi pula bagaimana bisa seorang pemuda tampan yang berbakat seperti ku berkeliaran di dunia luar yang keras ini ." leng qiulu hanya diam mendengar itu , walau ia sangat jijik mendengarnya . demi mengetahui kisah Ain ia harus mendengar kisah yang di bumbui cerita menjijikan Ain .
" klan penyihir putih memiliki pembagian kasta sesuai tingkat kemurnian darah leluhur yang mereka punya , dan aku adalah salah satu penyihir putih yang memiliki tingkat kemurnian darah tinggi , karna itu aku bisa mengimpulkan Mana sampai level 5 , walaupun umurku masih 16 tahun . status keluargaku juga sangat baik , orang orang sangat mengagumi dan menyegani keluarga kami . tapi di balik semua itu ayahku adalah orang yang sangat menuntut lebih , aku dituntut untuk bisa lebih kuat dari pada teman teman segenerasi , akibatnya teman temanku menjauhiku , tapi aku tidak sedih karna itu. aku berlatih keras dari kecil , sampai suatu hari aku melakukan kesalahan . ayahku tidak bisa menerima kesalahan itu dan menyiksaku . ibuku mencoba melindungi aku . hukuman dari ayahku sangat berat ia memecut kami dengan pecut rotan yang sudah di beri racun , ibuku tahu hal itu dan terus terusan melindungi aku . racun itu merembes ke tubuh ibuku , akibatnya darah yang keluar dari lukanya tidak pernah bisa berhenti mengalir . walaupun ibuku sudah di obati tapi racun itu tetap saja darah dari luka ibuku keluar dengan sangat banyak . kami sudah mencoba segala cara untuk menyelamatkan ibu tapi tidak bisa . ibuku meninggal karna melindungi aku . setalah kejadian itu ayahku tidak pernah menyesal , ia malah menikah lagi dan milik anak lainya , saat itu aku masih kecil saat ibu tiri datang ke keluarga ku , dia sangat kejam dan suka menyiksaku . ayah melihat semua itu tapi tidak pernah bereaksi apapun . sampai hari itu . di hari upacara peringatan leluhur , saat semua orang di klan berkumpul di kuil leluhur , aku menjarah semua harta yang bisa ku bawa lalu lari keluar dari klan itu . aku mengunakan sihir tembus pandang untuk melalui perjalanan panjang itu , sampai aku bertemu denganmu kakak cantik . setelah semua penderitaan yang ku hadapi ku harap aku bisa hidup lebih baik sekarang . setidaknya tidak ada yang menyiksaku di luar sini. "
Ain berderai air mata saat menceritakan semua kisah sedihnya itu , tapi di akhir kalimatnya Ain masih saja memasang senyum tepatnya . seolah menunjukan ini adalah seyum tegar terakhirnya . kedepannya hanya ada senyum kebahagian dalam hidupnya .
leng qiulu mengeluarkan sapu tangannya lalu memberikannya pada Ain . ia merapatkan duduknya pada Ain lalu menyandarkan kepala pemuda itu pada pundaknya . pemuda yang polos seperti ini kenapa ada yang kejam untuk menyiksanya . jahat sekali .
Ain makin terisak kerna perbuatan leng qiulu , apakah gadis ini peduli padanya . leng qiulu sebenarnya juga tidak tahu apa yang ia lakukan ini ia hanya menuruti apa yang di katakan hatinya . mungkin hal ini ia lakukan karna yang di alami Ain sama dengan yang ia alami di kehidupannya yang sebelumnya . setidaknya mereka di pertemukan karna senasib .
leng qiulu menatap langit yang begitu tenang. warna biru yang sangat menyenangkan , di kehidupan nya yang sebelumnya hanya ada langit yang di penuhi polusi saja yang bisa ia lihat , sepertinya kehidupannya yang sekarang terasa lebih baik dan lebih indah dari sebaliknya , mungkin kesempatan kehidupan nya saat ini akan merubah arah perubahan keadaannya .
※※※※※※※※※※
ternyata nama pemuda asing itu Shao Ain , kalian panggil aja Ain yah . bukan aing loh , jangan salah sebut oke , ntar Ain marah .
aduh co cuit , tapi ke balik yah , cowoknya yang nyender dipundak cewek . hehehe
gimana kelanjutan ceritanya .
baca yah kelanjutannya
jangan lupa votemen
Ain mau kasih foto selfinya nih
__ADS_1
see you on next chapter .
sampai diuji dulu yah bye :)