
malam yang sunyi , seorang pria tampan sedang duduk di sebuah bungalo sambil menatap rembulan , cahaya bulan menyinari tubuhnya . kalau diingat ingat sudah berapa lama ia tidak merasa sedamai ini saat menatap bulan .
dulu saat ia masih muda , dunia ini di penuhi pertumpahan darah dan bulan yang indah itu hanya terlihat biasa saja dibandingkan kumpulan mayat dan kubangan darah yang berserakan di permukaan tanah .
kenapa ia begitu berusaha jika pada akhirnya di tinggal kan seperti ini , dunia yang ia perjuangkan dulu sudah berubah banyak dan orang orang yang ia lindungi dulu juga sudah pergi meninggalkan dirinya sendiri di sini . rasanya sangat menyesakkan saat tahu semua perjuangkan mu hanya berakhir dengan rasa sakit dari kesepiaan yang pahit dan penghianatan .
tapi semua itu sudah berlalu jauh , sekarang ia hanya bisa menikmati hidup yang sekarang . lagi pula kehidupan bebas dan damai seperti ini sepertinya sangat cocok untuknya . tidak ada peperangan . tidak ada yang mati ataupun terluka . hanya ada ke tenangan dan kedamaian .
tapi meskipun begitu ia masih merasa terasing dan kesepian . kalau boleh bilang ia sangat merindukan masa masa dulu saat berkumpul bersama teman temannya . tapi sekarang mereka pasti sudah bahagia di surga . memiliki keluarga , anak , istri dan cucu yang banyak . mereka pasti sudah kelihatan sangat tua . berbeda dengan dirinya yang masih terlihat sama seperti masa mudanya dulu .
huh ....
pria itu mengeluarkan seruling giok biru dari balik jubahnya dan memainkannya . alunan nada rendah mengalir di malam yang tenang itu . di bawah sinar bulan sosok pria itu terlihat berubah , tidak ada lagi tanduk yang mencuat dari dahinya .
ia terlihat lebih manusiawi . tapi pria itu tidak berhenti bermain , ia masih meniup seruling itu , terhanyut dalam rangkaian melodi yang dipenuhi rasa rindu . jelas sekali ia sangat merindukan kehidupan dulunya . yang meskipun penuh darah dan air mata . tapi setidaknya ia tidak merasa sesepi ini .
tapi waktu tidak bisa kembali dan ia juga benci kenyataan ia sudah di buangan . karna itu . lebih baik kenangan itu di tutup saja .
tapi di balik pintu menuju bungalo , seseorang tengah mendengar semua melodi sendu itu dalam diam . entah mengapa hatinya tergerak untuk mendekati pria itu , tapi segara di cegah oleh akal sehatnya . pria itu butuh waktu untuk menerima kenyataan ini .
ia bisa merasakan kesedihan yang kental pada lantunan melodi itu , pria itu pasti sangat kesepian . ia juga pernah merasakan hal seperti itu . tapi ia bertemu tuan yang luar biasa dan berhasil keluar dari lubang gelap yang mengerikan itu .
sekarang seorang pria memilik masa lalu yang sama menderitanya dengan dirinya sedang tenggelam dalam lubang lumpur gelap yang sama . ia harus menyelamatkannya tidak peduli apapun yang terjadi .
ia harus membawa pria itu ke luar dari kubangan lumpur gelap itu dan menunjukkan seperti apa dunia yang sebenarnya . seperti apa orang orang yang harus di kenang dan membuatnya melupakan luka luka yang ada jauh di dasar hatinya itu . yah dia harus melakukannya .
__ADS_1
※※※※※※※※※※※※※※
" baiklah da long , tunjukan kemampuan yang kau miliki ." ucap queen snake lava pagi ini .
setelah sarapan queen snake lava menyeret da long ke tempat latihan dan ini lah yang ia katakan .
" kau ingin tahu yang seperti apa?" ucap da long balik bertanya .
" yah aku mana tahu , tunjukkan saja semua yang kau bisa sebagai seekor naga . " ucap queen snake lava lalu memberi ruang untuk da long .
da long memusatkan pikirannya dan sebuah pedang muncul dari udara tipis. dulu ia adalah ahli pedang , meskipun itu tidak terlalu di anggap penting bagi ras naga . tapi ia sangat suka berlatih pedang . karna itu ia berhasil mencapai tahap akhir dari seni pedang spiritual .
tahap akhir itu adalah menciptakan pedang dari energi spiritual yang ada di alam . saat ini seni pedang yang seperti ini sudah punah , karna itu mata queen snake lava bersinar sangat terang saat melihat da long berhasil menciptakan pedang spiritual seperti itu . da long bisa jadi guru pedang untuk prajurit nya . smirk muncul di wajah queen snake lava sat memikirkan opini ini .
da long menunjukkan beberapa gerakan menggunakan pedang itu dan hasilnya tidak jauh berbeda dengan saat latihannya dulu . hanya saja ia merasa beberapa sendi dan ototnya agak kaku karna sudah lama tidak bergerak selincah itu .
da long berjalan mendekati queen snake lava dan dalam sekali langkah ia berhasil
membopong tubuh queen snake lava di pundaknya seperti karung beras .
" hei apa apaan ini , turunkan aku. " teriak queen snake lava tidak terima di perlakukan seperti itu .
" kau terluka , tapi masih saja bersikal seperti anak kecil , patuhlah dan diam . " ucap da long datar.
" hei yang terluka itu sikutku bukan kakiku . jadi aku bisa jalan sendiri . " protes queen snake lava .
__ADS_1
" jika aku turun kan , kau pasti akan lari lagi lalu jatuh lagi , jika itu terjadi aku jadi harus mengobati 2 luka . " balas da long tambah datar . ia membopong queen snake lava menuju bungalo dan mendudukkannya di sana .
da long menarik siku queen snake lava mendekat padanya dan itu berhasil membuat queen snake lava mengernyit kesakitan .
" pelan pelan . " tuntut queen snake lava . tadi luka itu tidak sakit , tapi saat di sentuh rasanya sakit sekali .
" maaf . kau hebat juga yah . hanya terjatuh tapi bisa merobek kulit sebesar ini . " ucap da ling masih fokus pada luka. entah itu pujian atau ejekan .
ia meletakkan tangannya di atas luka tapi tidak menyentuh luka itu . da long menutup matanya lalu seketika air berkumpul di telapak tangannya dan melingkupi luka di siku queen snake lava .
awalnya queen snake lava mendesis karna merasa perih yang luar biasa . tapi perlahan rasa perih itu menghilang di ganti rasa sejuk dan nyaman lukanya perlahan lahan menutup dan sembuh .
da long membuka matanya dan menatap siku queen snake lava yang sudah kembali ke bentuk awalnya tanpa bekas luka sedikit pun . queen anak lava yang melihat tangannya mulus kembali juga merasa takjub .
" jadi kau berelemen air , hebat sekali yah tidak ada bekas luka sama sekali . " ucap queen anak lava semangat .
" yah aku memang hebat tidak usah memuji. " ucap da long santai sambil menatap queen snake lava intens
" siapa juga yang akan memuji , latihan hari sudah cukup . kau boleh istirahat . aku ada urusan lain . dah ." ucap queen snake lava lalu berdiri dan bergegas pergi , entah mengapa ia menjadi salah tingkah saat di tatap seperti itu oleh da long . tapi sebelum pergi da long bertanya sesuatu yang membuatnya tertegun .
" itu ... siapa nama mu , queen snake lava terlalu panjang . aku kesulitan mengatakannya . " ucap da long sambil menatap asal ke berbagi arah .
queen snake lava berbalik dan menatap da long . sebuah senyum yang belum pernah da long lihat muncul di wajahnya .
" ye lian niu , kau boleh memanggilku apapun yang kau suka . " ucap queen anak lava lalu berbalik dan pergi .
" ye lian niu . seorang putri pewaris keluarga yang cantik dan ceria . hm , entah kenapa terasa cocok dengannya . " ucap da long sambil menatap panggung queen snake lava yang beranjak pergi menjauh .
__ADS_1
※※※※※※※※※※※※※※
sampai sini dulu yah bye