
Fay adalah wanita yang memang memiliki tekat yang kuat seperti baja, dan ia memiliki cita cita ingin membahagiakan kedua orang tuanya dengan usahanya sendiri.
orang tuanya tidak memiliki pekerjaan tetap, setelah pabrik yang di kelola ayahnya bangkrut, namun ayahnya masih memiliki usaha menyewakan peralatan-peralatan untuk acara2 kecil, seperti sound sistem, lighting, dll. Namun usahanya itu masih dikatakan belum terlalu besar karna sebenarnya itu adalah pekerjaan sampingan sekaligus hobby ayahnya Fay.
Nah.... dari situ lah cerita Fay dimulai, Fay menjadi anak yang kuat dan selalu ingin membahagiakan kedua orang tuanya. namun selalu saja banyak rintangan yang dihadapi Fay.
suatu ketika, Fay berkunjung ke rumah Tantenya yang berada di Jogja, ia hanya melihat jalan yang dilalui oleh nya dan keluarganya.
Tidak sengaja ternyata Fay mendapat browsur yg ia dapat saat dia makan di salah satu tempat makan yang lumayan terkenal.
(ya tau lah ya tempat makan ayam ayaman ituhh😄)
Fay berusaha untuk mencari tau tentang browsur itu, dan Fay membulatkan tekat nya untuk pergi melanjutkan SMA nya ke Jakarta sesuai dengan browsur yang ia dapat,
(karna sekolah itu berbau musik jadi Fay tertarik)
ia tertarik karena di browsur itu di katakan bahwa bisa belajar sambil bekerja. itu sebenarnya yang Fay cari cari saat ini selain dia bisa sekolah dia juga ingin sekali mendapatkan uang sendiri.
Fay memberanikan diri untuk berkata...
"Bu, aku pengen deh daftar SMA nya disini aja ini bisa sambil kerja juga," kata Fay sambil melihatkan browsur yang dia pegang.
__ADS_1
mata ibunya terbelalak melihat browsur itu karena sekolah yang diinginkan anaknya berada di salah satu kota besar.
"dek ini tu jauh, ibu nggak bisa mantau kamu kalok kamu jauh jauh dari ibu." ujar ibu
"kenapa buk?" tanya ayahnya Fay.
"ini yah Fay minta disekolahin ke kota ********." jawab ibu.
"aduhhhh jangan aneh aneh deh, dek kamu tau kan ayah sedang dalam kondisi seperti ini. kalok kamu jauh otomatis biaya hidup kamu juga banyak nak." jawab ayah agak tinggi.
"tapi..-yah.." ucapan Fay terpotong karna ternyata mereka sampai di rumah Tantenya Fay.
"ihhhh nggak ada yang ngertiin banget sihhhhh....." batin Fay geram.
setelah itu Fay mengambil HP, headphone, dan beberapa barang yang tercecer di atas jok mobilnya.
setelah selesai, Fay turun dari mobil dengan raut wajahnya yang agak cemberut, Fay membenarkan jilbab nya yang tidak aturan akibat ulah kakaknya yang menjahilinya saat berada di perjalanan.
"hai... Tante, " sapa Fay saat memasuki rumah tantenya yang lumayan besar itu, sambil menyalaminya.
"Haloooo, keponakan Tante kok cemberut muluk sih, ha.?" tanya tantenya dengan ramah.
__ADS_1
"ehh... enggak kok te heheh." jawab Fay gugup
"yaudah ayo masuk," pekik tantenya
"iya te " jawab Fay
"eh... om, apa kabar?" tanya Fay dengan cengengesan.
"baik, kamu gimana?" tanya om nya
"baik, juga oh iya mbak Fifi sama Reda dimana om?" tanya Fay sambil duduk di sebelah ibunya.
"ada lagi mandi, kalok reda lagi main di rumah temannya" jawab om nya sambil duduk di kursi sebelah kiri Fay.
bersambunggggg.......
jadi, ini adalah episode pertama dari novel ini jadi kalok ada koreksi atau masukan bisa komen aja ya hehee......
jangan lupa dukung cerita ini dengan cara, like, dan tetap jadi pembaca setia cerita ini ya............
salam hangat dari aku hehehehe
__ADS_1