Bertemu Jodohku

Bertemu Jodohku
episode 4 awal pertemuan


__ADS_3

Tak terasa mereka sudah sampai di tempat tujuan. Fay sangat bahagia karena keinginannya untuk mengenyam pendidikan di sekolah itu akan segera terwujud.


Fay sudah mengantri untuk tes wawancara, karena antrian yang lumayan panjang jadi ibu dan bapak menunggu di loby depan kantor itu.


saat mengantri Fay yang lumayan tegang hanya bisa berdiri dan menunggu gilirannya, tak sengaja lelaki di depan Fay menjatuhkan bukunya,


brukk


"eh....." ucap Fay sambil mengambil buku di depan kaki nya.


"sudah biar aku saja, maaf ya" ujar lelaki itu menerima buku yang di berikan Fay


"gakpapa kok" Jawab Fay sambil tersenyum


setelah itu Fay tidak berbicara lagi karena rasa cemas yang mendominasi nya saat ini.


"kami asalnya dari mana? apa kamu berangkat ke sini sendirian?" tanya pria di depan Fay, sambil membalikkan badan.


"aku?" tanya Fay bingung.


"iya siapa lagi kalok bukan kamu" jawab pria itu sambil tertawa


"ohhh.. kirain nanya siapa, aku dari Magelang kak, aku di anter sama orang tua aku, tuhhh lagi nunggu di sana." jawab Fay ramah


" ohhh, itu juga mama aku duduk disana, kayaknya lagi ngobrol juga sama orang tua kamu" jawab pria di depan Fay, sambil melihat mamanya yang begitu akrab sedang mengobrol.


"oh kakak diantar mamanya ya" tanya Fay


"iya," jawab pria itu singkat


"oh iya nama aku Ricky, nama kamu siapa?"


tanya pria itu yang ternyata bernama Ricky, sambil menjulurkan tangannya.


"nama aku Fay kak," jawab Fay


"senang bisa berkenalan denganmu, aku duluan ya" jawab pria itu melangkah ke ruang wawancara.

__ADS_1


Ricky sudah selesai melakukan tes wawancara, sekarang giliran Fay,


setelah beberapa saat Fay pun keluar dengan wajah gembira, dan langsung menghampiri orang tuanya.


"buk, Fay diterima dan Fay udah bisa masuk ke asramannya, dan pihak sekolah juga memperbolehkan orang tua untuk melihat asrama yang ada di sini." ucap Fay gembira dan memeluk ibunya


"syukurlah kalau begitu, ehh tunggu Fay ini kenalin Tante Widi orang tua murid di sini juga" menahan Fay yang ingin beranjak.


"hai Tan ... eh kak Ricky kok masih disini, oh iya Tante Widi kan mama nya kak Ricky" sahut Fay


"loh kamu udah kenal sama Ricky?" tanya ibu


"tadi Fay sempet ngobrol sama kak Ricky Bu, waktu kami mengantri" jawab Fay


"haiiii... cantik, Tante senang sekali bisa bertemu keluarga kalian,"


"kamu juga memilih asrama nak di sini?" lanju ibu Widi mamanya Ricky


"iya tante, supaya lebih aman juga" jawab Fay


" ya sudah kita liat asramanya dulu yuk" ajak Ricky


mereka pun beranjak untuk melihat sekolah dan asrama yang akan di tempati Fay dan Ricky.


"ini kayak nya kamar aku deh Bu" jawab Fay sambil melihat sekelilingnya.


"emang kamu dapet kamar nomer berapa?" tanya bapak


"nomer 1 pak" jawab Fay


" yaudah coba buka aja kamu udah dapet kuncinya kan" ucap ibu


"udah kok buk" jawab Fay, sambil membuka kunci pintu kamarnya, dan ternyata benar itu kamar Fay.


"ya mudah mudahan kamu bisa mandiri sekarang dek, bapak yakin kamu bisa" ucap bapak, sambil melihat kamar asrama Fay dan duduk di ranjang asrama.


"iya pak, sekarang ibu sama bapak nggak usah kuwatirin adek, adek butuh doa doa kalian aja dari kejauhan, biar Fay lancar semuanya dan bisa lebih cepat pendidikan nya" jawab Fay

__ADS_1


"lah kan sama aja 3 tahun kayak SMA biasa kan." sahut ibu


" disini tidak harus 3 tahun Bu , karena kalau Fay bisa menyelesaikan 1 tahun itu Fay bisa langsung menjadi orang di perusahan ini Bu"


jelas Fay pada ibu.


"tapi kalau adek bisa" jawab Fay ragu


"kamu pasti bisa, kami akan selalu mendukung apa yang terbaik untukmu" ucap ibu memberi semangat.


"iya bapak juga yakin kamu bisa nak, yasudah karena ini masih sore sepertinya cukup untuk kita pulang Bu, tapi....." ucap bapak


"jadi ini hari terakhir adek bersama ibu dan bapak, kenapa nggak mencari penginapan di dekan sini aja" sahut Fay sambil memeluk ibu


"jangan seperti itu.....yaudah ibu sama bapak pamit ya nak, kamu baik baik di sini" ucap ibu sedih


"iya Bu, bapak sama ibu jangan khawatir adek baik baik aja disni, yaudah ibu sama bapak hati hati ya" balas Fay


kedua orang tua Fay sudah pergi meninggalkan Fay untuk pulang.


Di kamar yang berbeda, Ricky sedang berpamitan dengan mamanya, Ricky agak cemas karena memang mama pergi ke Jakarta hanya berdua dengan Ricky, sehingga pulang nya mau tidak mau harus sendiri.


"mama beneran mau pulang sekarang juga, nggak mau cari penginapan dulu" tanya Ricky


"enggak besok papa kamu pulang, masak mama nggak ada di rumah, dan juga mama udah pesan tiket pesawat" jawab mama sambil beranjak


"yaudah mama hati hati, kabarin Ricky kalok udah Sampek" ucap Ricky sambil memeluk mamanya


"iya, kamu baik baik di sini jangan bandel, dan juga mama pengen deh mengenal lebih jauh anak tadi" sambil melepaskan pelukan


"iya ma...., siapa?" tanya Ricky bingung


"udah ya mama pulang dulu, takut ketinggalan pesawat" ujar mama beranjak pergi


"mama ini ada ada aja, cewek mana yang dimaksud, aku kan udah janji sama finka untuk menjaga hubungan ku, dan kembali untuk menikahi nya kelak" batin Ricky


"mama yakin Fay anak yang baik dan juga bisa mengubah kamu untuk menjadi lebih baik, karena mama yakin finka tidak tulus padamu" batin mama sambil beranjak pergi

__ADS_1


bersambunggggg*..... ..


__ADS_2