Bertemu Jodohku

Bertemu Jodohku
Episode 2 bimbang


__ADS_3

Setelah beberapa saat, keluarga Fay dan keluarga tantenya berbincang, ayah Fay memutuskan berpamitan karna memang tujuan ia hanya untuk berkunjung dan ada beberapa hal yang merekan bincangkan tentang keluarga.


" mbak aku pamit dulu ya....." ujar ayah Fay, berpamitan.


diikuti dengan salam, tak lupa ibuku, kakakku, dan aku ikut bersalaman dan berpamitan.


" kamu nerusin sma di sini aja Fay" basa basi tante saat menyalami Fay.


"eh he..... enggak tante, trimakasih tawarannya" jawab Fay dengan malu malu


"iya dari pada kamu minta lebih jauh lagi" saut kakaknya Fay.


Fay melirik kakaknya sinis.


orang tua Fay pun tidak menghiraukan karna memeng pendaftaran juga masih beberapa minggu jadi santay, pikir mereka karena pasti Fay akan melanjutkan sma nya di kota kelahirannya saja. Dan mereka pun beranjak memasuki mobil dan berjalan pulang ke rumah.


sesampainya di rumah, mereka membersihkan diri dan segera beristirahat.


keesokan harinya, seperti biasa ibu Yuni, ibunya Fay bangun lebih awal dari yang lain, kali ini  ayahnya Fay tidur lagi setelah shotal subuh  karena efek perjalanan kemarin, kakaknya Fay pun sama.


Fay pasti setelah sholat subuh dia tidak tidur kembali, karna Fay tau dia anak perempuan satu satunya yang memang harus belajar pekerjaan rumah. Karna yang pasti kalok perempuan itu pasti akan mengurus rumah tangga juga kelak kalau Fay sudah punya suami, pikirnya.


tapi disisi lain, dia juga kasian dengan ibunya karena harus memasakka nenek dan kakenya, karena mereka sudah tidak bisa mengurus sendiri jadi anak yang paling dekat dari nenek dan kakek ku adalah ibuku jadi ibuku memutuskan untuk mengurusi kedua orang tusnya,

__ADS_1


Fay membantu ibunya memasak sambil membujuk ibunya agar Fay bisa melanjutkan SMA di The Musical Indonesia, (itu adalah nama sekolah sekaligus tempat bekerja yang iya inginkan) .


"bu, adek nggak mau bu sekolah di sisni," ujar fay sambil mengeraskan suara cobek yang iya gunakan  untuk mengulek sambel.


"ya terus, kalok kamu nggak mau disini, mau dimana, ha??" jawab ibunya


" Adek itu mau banggain ibu sama ayah, Adek mau sekolah di sekolah itu karena adek tau sekolah itu bisa sambil kerja juga, adek yakin dengan niat dan tekat adek, adek  bisa ngejalanin ini semua, bu adek mohon bu, adek pengen banggain ibu sama ayah," penjelasan Fay dengan sedikit ter isak


"tapi ibu nggak terbiasa jauh sama anak ibu, kakakmu bekerja juga dia di sini nggak sampe keluar kota, karna dia tau kalok di luar kota pasti biaya hidupnya lebih banyak....." jawab ibu


memang kakaknya tidak pernah mau menerima pekerjaan kalau di luar kota, yang dikatakan ibu memang benar, tapi Fay tetap saja mengeyel dia yakin bahwa ini jalan hidupnya,


" bu adek mohon, adek bisa jaga diri adek" saut Fay


"itu lo yah, adek tu kekeh pengen daftar SMA  di sekolahan yang itu." saut ibu yang masih fokus dengan memasak.


"dek ayah tu nggak mau jauh dari anak ayah, ayah rela di PHK kemarin karena ayah pengen bersama kalian, sebenarnya ayah kemarin bisa saja pindah ke luar kota, tapi ayah nggak mau karna ayah lebih suka keluarga kita bersatu namun dengan kesederhanaan ini, tapi malah kamu pengen sekolah jauh dari ayah." jelas ayah kepada Fay, sambil mengusap punggung fay


"yah adek janji, adek bakalan jadi orang sukses dan bisa banggain ayah sama ibu, tapi adek mohon ijinin adek yah...... hiks hiks hiks, adek janji adek bakalan pulang sesering mungkin, adek juga kalok udang daftar ikut asrama aja biar lebih aman" jawab Fay meyakinkan sambil menangis.


sekarang posisi mereka berpindah ke ruang tamu depan,  karena ayah musti membahas ini, melihat keadaan fay yang sangat memaksanya,


dan ternyata kakaknya fay pun ikut terbangun saat mendengar ada sedikit berbincangan adik dan orang tuannya itu.

__ADS_1


"ada apa ini, pagi pagi adik kakak udah nangis "sambil mengusap kepala adiknya yang sedang terik dan duduk disamping adiknya.


"ini lo ga adik kamu, minta sekolah di sma yang ada di browsur itu " saut ibu, membalas Yoga yang nimbrung dengan obrolan keluarga nya.


"dek itukan jauh kamu yakin? kakak aja selama kerja kalok dapet tawaran keluar kota pasti kakak tolak." jawab kakak sambil mengucek matanya yang baru bangun tidur.


" adek tu yakin kak, plis kak bantu adek" ujar Fay sambil memohon


"ya kalok kakak sih sebenernya, nggak tega kalok kamu udah harus jauh sama orang tua, jauh sama kakak, di usia kamu yang masih muda banget." nasehat kakak


"yaudah gini, ayah memutuskan ayah ngijinin adek, tapi satu syaratnya, kalok misalkan ada satu kejadian yang membuat ayah kecewa ayah bawa kamu pulang, ayah yakin kamu bisa jaga harga diri kamu baik baik"


jelas ayah mebuat ibu terkejut karna biasanya ayah adalah seseorang yang sedikit protektiv tehadap putrinya.


 


Bersambungggggg...................


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2