
Bagi Max hari ini adalah hari paling sial dalam hidupnya
Lebih baik dirinya menghadapi lawan bisnis yang terkenal kejam daripada harus menghadapi Elle yang sedang marah
" Hallo kak " sapa Max ketika memasuki mansion dan melihat Inez , Geri dan juga Ken
" Hai Max , are you okey ??? " tanya Inez basa-basi karena dua makhluk yang hanya diam tanpa perduli sapaan dari Max
Max sudah merasa bahwa keadaan rumah ini sekarang menjadi dingin , tidak seperti biasa yang penuh kehangatan
" Seperti yang kakak ipar lihat " jawabnya tersenyum
" Dimana Elle ??? " tanya Max
" Perduli apa kau padanya " sahut Ken ketus yang mendapat pelototan tajam dari Inez
" Elle ada di kamar , bersihkan dirimu dan ayo kita makan malam bersama ... sudah lama kau tak pernah makan malam di rumah bukan " ucap Inez yang memang benar adanya , tapi ucapan Inez bagi Max adalah sebuah sindiran halus
Max mengangguk dan berlalu pergi meninggalkan ruang tamu
Inez yang terlihat biasa saja membuat Geri tidak terima
" Kenapa kau membela Max ??? " sergap Geri langsung
" Aku tidak membela hanya bicara apa adanya saja " balas Inez tak mau kalah
" Kau ini , jangan perhatian pada orang lain selain suami mu "
" Dia adik iparmu sayang , kenapa kau harus cemburu "
" Tapi dia juga laki-laki sayang , aku tidak suka itu " ucap Geri
" Cemburu mu itu tidak mendasar " gumam Inez lirih
Ken yang berada di tengah-tengah mereka memutar bola matanya malas , selalu saja berdebat untuk hal yang tidak penting
__ADS_1
Ken yang merasa di abaikan berdahem beberapa kali untuk menyadarkan suami istri tersebut tapi tidak di tanggapi sama sekali
Woy dasar suami istri gila , aku masih disini ya
Ken yang merasa di abaikan akhirnya angkat suara
" Hallo disini masih ada orang yaa " ucap Ken sambil melambaikan tangan
Sontak ucapan Ken mengalihkan pandangan Inez dan juga Geri
" Diam Ken " ucap suami istri kompak
" Ya sudah , aku memang tidak di butuhkan disini " ucap Ken yang kemudian bangkit dan pergi meninggalkan ruang tamu
Selalu saja aku berada di tengah-tengah orang yang gila karena cinta
Ya Tuhan aku tidak ingin jatuh cinta bila harus menjadi orang bodoh seperti mereka batin Ken yang jengah
*****
Max yang baru saja membuka pintu kamar langsung menghampiri Elle yang berada di sofa menonton televisi
" Maafkan aku " lanjutnya lagi ketika Elle tetap diam dan tak menatapnya sama sekali
" Kau boleh menghukumku tapi jangan diamkan aku seperti ini " melas Max menatap Elle
Elle hanya memandang sekilas ke arah Max dan bangkit kemudian merebahkan tubuhnya di ranjang tanpa menjawab sepatah katapun
Melihat hal tersebut , Max mendesah frustasi
Kemudian beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri
Elle yang memang tidak tidur , membuka matanya kembali setelah Max masuk ke dalam kamar mandi
Jangan meremehkan aku yang hanya diam Max
__ADS_1
Aku akan membuatmu menyesal ...
Setelah membersihkan diri , Max ikut merebahkan tubuhnya di ranjang dan memeluk Elle
Mencium harum tubuh istrinya yang menenangkan
" Bicaralah sayang , aku mohon jangan diamkan aku seperti ini " ucap Max tepat di ceruk leher Elle
" Apa yang kau inginkan ??? " tanya Elle dingin
Deg
" Maafkan aku " jawab Max lirih
" Kesalahan mana yang ingin aku maafkan Max ??? " suara Elle setenang biasanya
" Semua kesalahanku " jawab Max lagi
" Apa dengan kata maaf semua yang telah terjadi bisa kembali ??? "
Max bungkam , tidak tahu harus menjawab apa yang di pertanyakan Elle
" Kau diam berarti kau tidak bisa " jawab Elle lagi
" Apa yang harus aku lakukan ??? "
" Hilangkan Sena dalam hidupmu " jawab Elle
Deg
Jantung Max berdegup dengan kencang , Elle bisa mendengar suara jantung Max yang sedang berdebar
" Kalau kau tidak bisa menghilangkan Sena , maka hilangkan aku dalam hidupmu !!! " ucap Elle kemudian menghempaskan pelukan Max di perutnya yang sudah membuncit
" Jangan egois " ucap Elle lagi saat sudah berada di pintu kamarnya
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏