
Follow IG me @mhemeyyy
Hari ini benar-benar di habiskan Ellena hanya di dalam ruangan tanpa melakukan apapun
Dia sedang bermalas-malasan di kursi kebesarannya
Bahkan saat Chris mengetuk pintu hanya untuk mengingatkan waktu makan siang , dia harus kena omelan dari Ellena
" Sudah ku bilang jangan ganggu aku termasuk kamu , apa kamu tidak mengerti ??? sepertinya kamu terlalu bersantai akhir-akhir ini Chris , kau memang harus di berikan pelajaran Chris " begitulah ucapannya pada Chris dengan sedikit ancaman
Mau bagaimana lagi , Ellena sudah memperingati tapi Chris masih saja menganggunya
Setelah itu , tak ada yang menganggunya bahkan hingga waktu sore tiba
Ellena hanya diam memandang lurus ke arah luar hingga suara pintu terbuka membuatnya melemparkan gelas berisi wine white yang tengah di pegangnya tanpa mengalihkan pandangan
PYAARRR
" Sudah ku bilang jangan menggangguku , apalagi sampai masuk ke dalam ruanganku tanpa mengetuk kau sama sekali tidak sopan Christian " ucap Ellena masih setia menatap ke luar
Langkah kaki itu semakin dekat , semakin mendekat ke arah Ellena
Tangan kekarnya langsung memutar kursi Ellena hingga pandangan mereka beradu
Deg deg deg
Tiba-tiba jantung Ellena berdetak lebih kencang ketika mata hijaunya menatap mata biru milik Rian
Ohh my GOD , jangan sampai dia mendengar suara jantungku yang ingin melompat keluar
" Jangan marah-marah Sweetheart , itu tidak baik untuk kesehatan " ucapnya mengingatkan
Siapa lagi lelaki yang sering dan selalu mendekatinya jika bukan Rian
Rian yang di lempar gelas tentu saja tidak kaget karena sebelum masuk dia sudah mendapatkan peringatan dari Chris yang mengatakan bahwa singa betina sedang dalam kondisi ingin memakan manusia
Sedangkan Ellena hanya diam mematung dan hanya menatap Rian tanpa menjawab
" Hei Sweetheart " Ellena sadar ketika Rian menyentuh bahunya
" Ahh kau mengangetkan ku saja " omelnya menatap tajam Rian
Apa kau sedang datang bulan Sweetheart ???
" Kenapa kau marah-marah , kalau saja wajahku terkena lemparan gelas dan aku tidak tampan lagi kau harus benar-benar bertanggung jawab " balasnya santai seperti biasa
Dia sama sekali tidak terpengaruh dengan tatapan tajam Ellena
Baginya apapun yang dilakukan Ellena adalah hal yang manis
__ADS_1
" Salahmu sendiri kau datang di waktu dan kondisi yang tidak tepat " balas Ellena ketus
" Aku merindukanmu Sweetheart " ucap Rian berubah serius
" Halah aku bosan mendengar ucapanmu R " balas Ellena sinis , yang sebenarnya hanya alasan untuk menutupi rasa gugupnya
Ellena benar-benar tenggelam setiap menatap mata biru yang jernih itu
" Aku mencintaimu Sweetheart dan aku tidak akan bosan mengatakan itu padamu setiap hari " balasnya lagi
" Ya aku tahu Tuan Rian Billy Aljendra " sahut Ellena
" I love you , really love you " bisik Rian tepat di telinganya yang membuat bulu kuduknya berdiri
Ada desiran aneh saat Rian mengatakan kata-kata cinta dengan saling menatap satu sama lain
Ellena memejamkan matanya dan berkata
" Aku juga mencintaimu R " ucapnya lirih seperti gumaman
Tapi sepertinya Rian mendengar itu dengan jelas , matanya berbinar semakin cerah
Raut wajah penuh kebahagiaan tergambar jelaas disana
" Katakan sekali lagi Sweetheart " ucap Rian memastikan
" Tidak ada siaran ulang " balasnya
Ellena menikmati pelukan dari Rian , rasanya hangat dan juga nyaman
Sudah lama Ellena tidak merasakan rasa itu tapi sekarang dia merasakan rasa itu dari lelaki yang ada di hadapannya
" Aku mencintaimu R , tolong jangan kecewakan aku " ucap Ellena
Dia sudah meyakinkan hatinya untuk menerima Rian menggantikan posisi Maxim Janson
" Terimakasih Sweetheart "
Tanpa mereka berdua sadari , adegan itu menjadi tontonan pada karyawan yang sebenarnya ingin menemuinya
Mereka semua mengintip dari celah pintu yang tidak tertutup rapat sambil berbisik-bisik
*****
Ellena tiba di mansion dengan senyum mengembang , seperti biasa dia akan membersihkan diri lebih dulu sebelum bertemu dengan Raffa
Mom dan Dad yang melihat Ellena tersenyum dan sesekali bernyanyi itu hanya saling pandang seolah sedang berbicara hanya dengan tatapan mata
Setelah mandi Ellena menemui Raffa yang sedang menonton film bersama dengan Sofi dan juga Inez
__ADS_1
" Mommy , kenapa kau pulang lalut malam ??? " tanya Raffa mengahampiri Ibunya
" Maafkan Mommy Sayang , Mommy lupa kalau di rumah ada pangeran yang menunggu " jawab Ellena mencubit pipi gembul Raffa
" Mommy bisakah kita pelgi ke taman hibulan belsama Uncle Lian ??? " tanya Raffa berharap
" Hemmm " Ellena tidak langsung menjawab karena takut Rian tidak ada waktu
" Pinjam ponsel Mom "
" Untuk apa nak ??? "
" Mau telpon Uncle " jawabnya membuat Inez dan Sofi tersenyum kemudian memilih meninggalkan mereka berdua
Ellena mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Rian via video call
Hanya butuh dua deringan hingga panggilan dijawab
Tapi bukan Ellena yang memegang ponsel melainkan bocah kecil yang menggemaskan itulah yang memegangnya sendiri
" Uncle " sapa Raffa ketika layar tersebut menampilkan Rian yang hanya bertelanjang dada tanpa memakai baju
Ellena mencuri pandang ke arah layar ponselnya
" Oh hallo pangeran , kau merindukan Uncle ??? "
" Uncle bisakah besok mengajakku dan Mommy pelgi ke pasal malam ??? " Raffa bertanya dengan mimik wajah memelas
" Of course , apapun untukmu Sayang " jawabnya langsung
" Telimakasih Uncle , kau yang telbaik " jawab Raffa senang kemudian memberikan ponselnya pada Ellena
" Baiklah aku tutup R " ucap Ellena karena malu melihat tubuh Rian yang menampilkan otot-otot kekarnya
Mungkin Rian tidak sadar bahwa dia tidak memakai baju , tapi Ellena juga enggan memperingati
" Wait wait Sweetheart "
" Apalagi ??? " balas Ellena memalingkan wajahnya ke arah lain
" Aku mencintaimu , good night " ucapnya
Tanpa menjawab Ellena langsung memutuskan panggilan
Ellena masih terlalu malu untuk mengumbar kata-kata cinta seperti Rian
Ellena memegang dadanya kemudian bergumam lirih
" Aku juga mencintaimu R "
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏