
Follow IG me @mhemeyyy
2 years later
Di taman yang luas itu , seorang wanita cantik dan anak lelaki berusia sekitar 5 tahun tengah berjalan beriringan ke arah seorang lelaki yang duduk menyendiri di kursi taman tersebut
Sinar matahari pagi menyeruak menghangatkan tubuh
Wanita cantik itu duduk di samping lelaki yang berdiam diri dengan pandangan kosong
Tubuhnya kurus tergerus keadaan , wajahnya di tubuhi jambang yang lebat
Wajah tampan yang dulu di gilai banyak wanita kini terlihat sayu dan pucat
Tidak ada tatapan tajam dari sorot matanya
Tidak ada senyum seringai atau ekspresi apapun yang nampak di wajah tampannya
Wanita itu mendudukkan diri di samping lelaki tersebut
Pandangannya menyiratkan rasa iba yang teramat
Wanita itu Ellena Alexander , mantan istrinya !!!
" Maxim Janson , bagaimana kabarmu ??? cepatlah sembuh , kau tidak ingin bermain dengan putramu ??? Dia sudah tumbuh menjadi anak yang tampan sepertimu , cepatlah sembuh dan mulailah menjalani kehidupan yang baik Max , jadikan semua yang telah terjadi di hidup ini pelajaran , aku dan keluargaku sudah memaafkanmu , sungguh !!! " ucap wanita itu menatap manik mata lelaki yang ternyata adalah Maxim Janson
Lelaki yang mengidap depresi karena kecelakaan yang di alami mantan istri dan anaknya
Karena kecelakaan itu
Mantan istri dan anaknya terbaring koma selama berbulan-bulan lamanya karena benturan yang sangat keras di area kepala
Maxim Janson menyesal , sangat menyesal melihat dua orang tersebut terbaring lemah tak berdaya
Rasa bersalah membuatnya tertekan hingga mengalami depresi dan harus menjalani pengobatan
Sebelum kecelakaan itu terjadi , Max mendengar ucapan Fera pada seseorang di sebrang telpon
Deg deg deg
Jantung Max berdetak lebih cepat mendengar perintah Fera , Max marah dan kehilangan kendali hingga mendorong Fera dan menghempaskan tubuh wanita itu hingga tak sadarkan diri
Max bergegas mencari keberadaan anak dan mantan istrinya tapi semua itu sudah terlambat , kecelakaan itu telah terjadi
Max merosot melihat keadaan tempat kejadian itu , membayangkan keadaan mantan istri dan anaknya yang sudah berlumuran darah
Bagaimana tidak , mobil tersebut ringsek karena terhantam sebuah truk kontainer yang sangat besar dari arah depan
*****
Setelah itu dokter yang menangani mereka menyatakan bahwa ketiganya mengalami koma dan masih dalam keadaan yang kritis
Sangat marah , keluarga Alexander sangat marah terhadap pelaku yang membuat anak dan cucu mereka menjadi seperti ini
Max menyeret Fera ke hadapan keluarga Alexander sebagai dalang dari semua yang telah terjadi pada Ellena dan Raffa , sebelum Ken dan Geri membawa Fera ke penjara mereka berdua menyiksa Fera dengan tanpa ampun
Meluapkan segala kemarahan pada tubuh wanita yang tergolek lemas penuh luka
Dan Geri memastikan bahwa Fera tidak akan bisa keluar dari penjara
Berbulan-bulan lamanya tidak ada perubahan pada Ellena dan Raffa membuat Max tertekan dan merasa bersalah dengan penyesalannya
Dan berujung membuatnya depresi
Hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa
" Aku sudah memaafkanmu Max , sekarang bangkitlah dan tata hidupmu kembali , kau tidak merindukan putramu kah ??? Sungguh , aku sudah ikhlas Max "
Jelas Ellena dengan mata yang berkaca-kaca
__ADS_1
" Daddy , ini Raffa !!! Apa Daddy mengingatku ??? Aku ingin bermain denganmu Dad , aku menyayangimu seperti aku menyayangi Mommy . Cepat sembuh Dad dan aku ingin kau mengajariku banyak hal " Raffa duduk dan memeluk Max yang masih terdiam seperti patung
" Kau dengar Max , dia anakmu . Jadi cepatlah sembuh ya , kau harus berusaha untuk dirimu sendiri Max "
Panjang lebar Ellena berucap tapi tak ada ekspresi apapun disana
Tak ada respon dari Max
" Aku pergi Dad , aku menyayangimu " ucap Raffa mencium pipi Max
*****
Sedangkan di rumah sakit ini , lelaki tampan yang selalu berucap manis masih setia dengan tidur panjangnya
Tak ada keinginan membuka mata
Sudah dua tahun berlalu dan dia masih setia memejamkan mata
Tidakkah dia tahu bahwa wanita yang berada di sampingnya selalu menangis diam-diam karena menyaksikan lelaki yang di cintainya tidak memberikan respon apapun
Rian Billy Aljendra yang sudah koma semenjak 2 tahun yang lalu
Setahun yang lalu sempat dia di nyatakan meninggal tapi dengan keras Ellena menolak semua yang dikatakan dokter
Dengan air mata yang mengalir dan tubuh yang lemah , Ellena mendatangi ruangan Rian
Ellena menampar Rian berkali-kali dengan perasaan yang tidak bisa di gambarkan
" Bangun brengsek , bukankah kau berjanji akan selalu menemaniku dan menjagaku ??? kenapa sekarang kau meninggalkanku R , aku mencintaimu R jangan tinggalkan aku " umpat Ellena dengan memukul-mukul tubuh Rian sebelum Ellena jatuh pingsan
Hingga suara dari alat-alat yang ada di tubuh Rian menunjukkan bahwa jantung dan pernafasan Rian telah kembali tapi setelah itu keadaannya kembali koma sampai saat ini
Mama dan Papa Rian juga memutuskan tinggal di Newyork selama anaknya masih seperti ini
Sore ini , setelah mengantarkan Raffa pulang ke mansion
Ellena duduk di samping ranjang dengan menggenggam tangan Rian
" R , aku merindukan ocehanmu yang manis
Aku merindukan sikapmu yang membuatku selalu tersipu
Tidakkah kau merindukanku ??? Apakah mimpimu lebih indah daripada aku yang selalu menunggumu disini ???
Rian , aku mencintaimu tidakkah rasa cintaku bisa membuatmu kembali
Sangat , aku sangat mencintaimu R "
Ellena mencurahkan perasaannya , Isak tangisnya tak bisa di bendung lagi
Air mata lolos di punggung tangan Rian yang bebas tanpa alat
" Jawab R , tidakkah kau mencintaiku ??? katakan !!! kau telah melamarku , ayo kita menikah , cepat buka matamu dan ayo kita menikah dan hidup bahagia "
Hening , tanpa di sadarinya bola mata Rian telah menunjukkan tanda-tanda
" Katakan R , jawab aku Rian Billy Aljendra "
Ellena hanya bisa tertunduk lesu menyaksikan itu , apakah harapannya hanya akan menjadi harapan semu ???
" Kalau kau tidak membuka mata , maka aku akan pergi meninggalkan mu R , aku lelah menunggu mu yang tidak mencintaiku "
Hening
" Aku akan mencari lelaki yang mau menikahiku saja , kau tidak mencintaiku R "
Tanpa di sadari oleh Ellena , Rian telah membuka matanya
Dia mendengar ucapan Ellena
__ADS_1
Rian membuka mata dan yang pertama dilihatnya adalah wanita yang sangat di cintainya merancau dengan air mata yang mengalir
Sekuat tenaga dia ingin mengeluarkan suara tapi tidak bisa , tenggorokannya terasa sangat kering dan tubuhnya kaku
Saat Ellene akan bangkit dari duduknya samar-samar dia mendengar ucapan seseorang yang sangat di rindukan
" A-ku ju-ga me-men-cintaimu Sweetheart "
Ellena mendongak , menatap Rian yang telah membuka mata
Dia sampai menampar pipinya untuk memastikan bahwa dia tidak sedang bermimpi
Ini nyata !!!
Ellena langsung menekan tombol hijau untuk memanggil dokter
Tak lama dokter telah masuk dan memeriksa keadaan Rian dan mencabut alat-alat yang menempel di tubuh Rian
Dokter mengatakan ini keajaiban
Rian telah kembali dan keadaannya sudah baik-baik saja dan hanya perlu melewati terapi untuk memulihkan syaraf yang telah lama tertidur
Bahagia , sangat !!!
Ellena mendekat ke arah Rian dan memeluknya
Pelukan hangat yang sangat di rindukan
Tangis Ellena pecah di dada Rian
" Jadi kapan kita menikah Sweetheart ??? " ucapnya lemah yang masih mampu di dengar Ellena
" Setidaknya kau bangun , jika tidak aku akan benar-benar menikah dengan orang lain " jawab Ellena menggoda
" Tidak akan ku biarkan kau menikahi orang lain selain aku " jawabnya memegang tangan Ellena
" Jadi ??? "
" Ayo menikah sekarang " jawabnya sungguh-sungguh , dia tidak ingin Ellena nya di miliki orang lain
" Istirahatlah jangan ngaco "
" Aku mencintaimu Ellena "
Kabar bahagia ini membuat semua orang bahagia
Mama dan Papa serta keluarga Alexander segera mengatakan akan kesana setelah mendengar kabar yang mengejutkan
Tidak ada hal yang membahagiakan selain melihatmu kembali
Kamu memang bukan orang pertama tapi ku pastikan hatiku sepenuhnya mencintaimu
~Ellena Alexander
.
Aku bahagia
Hal pertama yang kulihat adalah kamu
Kamu yang selama ini aku cintai , sangat
Terima kasih telah membawaku pulang
~Rian Billy Aljendra
❤️❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN BERIKAN VOTE 🤗🙏
__ADS_1