
Ya nama gadis kecil itu adalah Arventa Valencia.Gadis manis,polos,lugu dan sangat baik,Namun dirinya tidak pernah merasakan kasih sayang,Dirinya Hanya di perlakukan sama seperti pelayan pelayan yang ada di Rumah mewah itu,bahkan lebih kejam lagi.Namun apalah dayanya dirinya tidak memiliki uang apalagi tidak tau mau kemana,karna dia tidak pernah keluar Rumah,Dan orang orang hanya mengetahui orang tuanya memiliki satu putri,dan itu adalah kakaknya Aletta Quenby Anderson.
Kakaknya mendapatkan Marga dari keluarganya sedangkan dia hanya Nama saja,Tetapi dirinya bersyukur setidaknya mereka masih mau memberikan Nama.
🌹🌹🌹🌹
Ke esok anda Harinya
Semua kembali pada tugas masing masing, di sebuah Gedung pencakar langit seorang pria tampan yang banyak di gilak oleh wanita, duduk di kursi kebesaran nya, hanya duduk dan memainkan ponsel termahal nya itu dengan di temani Sekertaris yang selalu setia kepadanya,
"Tuan muda, minggu ini kita ada Undangan dari perusahaan Gr.Gruoup, mereka mengundang kita untuk menghadiri pesta ulang tahun Putrinya. "ucap Sekertarisnya dengan wajah datar.yang bernama alex
"lalu apa pentingnya aku datang ke pesta kecil itu??jangan membuang buang waktu yang beharga ku ini alex"ucap Arsenio
..."maaf tuan, tapi ada baiknya kita datang kali ini,pemilik perusahaan itu telah dengan beraninya berkata dan menyebarkan bahwa anda akan menghadiri pesta tersebut, dan itu akan sedikit berdampak buruk akan nama baik anda"ucap Sekertaris alex....
"apa kau bilang?? berani beraninya pak tua itu, dia benar benar ingin segera aku habisi"ucap Arsenio geram dengan tangan yang sebelahnya mengepal
dia mendengarkan dengan baik penjelasan dari Sekertarisnya, bukan karna dirinya takut saat mendengar bahwa ada yang berani menyebarkan berita hoax itu ke seluruh rekan bisnis dan media, dia bisa saja membuat mereka yang berani mengusikkan itu mendapatkan masalah yang besar,. tapi karna tidak ingin daddynya mengatainya yang tidak tidak kepada mommynya.
"baiklah kali ini kita akan menghadiri pesta kecil itu, tapi ingat Alex aku tidak ingin satupun gadis yang mendekatiku, kau mengerti?? "ucapnya dengan santai sambil melanjutkan bermain ponsel.
"mengerti tuan"ucap alex.
"alex? bagaimana keadaan di sana? "ucap Ars
"semua baik baik saja, tuan hanya saja banyak yang ingin tau tentang pemiliknya?? sementara ini Rey bisa diandalkan"ucap Sekertaris alex.
"bagus,terus pantau keadaan di sana, sementara aku harus mengurus yang disini, biarkan saja seperti ini sampai nanti saatnya aku akan memberi tau siapa pemiliknya"ucap Ars.tersentum misterius menatap ponselnya yang memperlihatkan trending berita saat ini.
"alex, kita pergi untuk makan di luar sekarang"ucap.Ars sambil berdiri dari kursi kebesaran nya dan memakai jas mahalnya.
Jas itu bukan sembarang jas mahal, yang ada di setiap negara,tapi jas yang hanya dirancang dan di buat beberapa untuk dirinya dan berisikan Logo Namanya, Dari boutique terbesar di dunia yang memang Miliknya sendiri.
"baik tuan, Mari"ucap Sekretaris alex menundukkan setengah badannya tanda hormat.
Saat sudah sampai di lantai bawah, semua orang yang tadinya berlalu lalang, tiba tiba berbaris dan menundukkan setengah badannya, sama seperti yang dilakukan oleh sekertaris alex. banyak yang begitu tergoda dan terpesona akan ketampanan tuan muda yang memiliki kekuasaan,Namun secepat kilat mereka kembali menundukkan wajahnya agar hidupnya aman aman saja. sampai sebuah mobil Mewah yang hanya dibuat satu unit itu tiba di depan pintu utama gedung pencakar langit.
__ADS_1
akhirnya alex membukakan kabin pintu untuk tuan muda nya itu, sedang Ars dengan wajah datar yang tidak mengurangi ke tampanannya serta wibawanya pun masuk ke dalam mobil itu.
Setelah melihat tuan muda nya masuk alex pun masuk untuk mengemudi, tak berapa lama tujuh buah mobil mahal juga berdatangan walau itu tidak sama dengan mobil tuan mereka. dan langsung menyusun barisan untuk mengawal mobil tuan muda mereka.banyak yang takjub akan bodyguard tuan muda itu, karna bisa dengan baik mengatur posisinya.
Akhirnya semua mobil itu pun pergi meninggalkan gedung pencakar langit yang terbesar di dunia itu.
.
.
.
.
🌹🌹🌹🌹
Sedang di sisi lain Seorang wanita paruh baya serta suaminya duduk di sofa ruang kerja suaminya.
"Pa, apa mereka mau datang ke pesta yang kita buat itu?? supaya kita mendapatkan bantuan dari tuan muda itu"ucap Sang istri sambil menghayal akan bisa melihat langsung tuan muda itu,dan mendapatkan bantuan untuk sedikit masalah perusahaan mereka ini.
"ya papa juga tidak tau ma, ini saja papa takut jika mereka marah karna papa sudah berani menyebarkan berita itu, semoga mereka datang agar kita tidak malu nantinya"ucap sang suami.
"ya papa mengharapkan mereka mau datang ke acara yang kita buat, untuk membantu keuangan perusahaan kita,tapi mama tau sendiri kan tuan muda itu tidak bisa di dekati akan sulit membuat nya datang. sebaiknya kita fokus untuk acaranya saja saat ini Aletta dan Ardi akan segera bertunangan jadi kita harus bisa membuat pesta besar. "ucap sang suami.
"baiklah pa, mama mau ke bawah dulu mama sudah sangat lapar"ucap sang istri. sambil berjalan keluar dari ruangan kerja sang suami dan pergi ke lift untuk turun ke lantai bawah.
🌹🌹🌹
sesampainya di lantai bawah dirinya yang sedang memperbaiki tataan gelang emasnya pun berjalan tanpa melihat dan akhirnya.
BRUKK
BRANKK
BRUKK
argggrrhhhhh
__ADS_1
Tubuhnya pun terkena air panas dari nampan yang dibawa oleh Venta.dan membuat mangkuk itu pecah
Argggrrhhhhh,
"kauu... berani nya "teriak sang mama Venta.
"ma.. maaf nyonya, saya.. tidak sengaja"ucap Venta Gugup dan ketakutan.
"tidak sengaja kau bilang??? apa kau tidak lihat aku berjalan Hah?? ini sangat panas Sialan. "ucap mama Venta marah dan langsung menampar Venta
PLAKKK.
PLAKKK
PLAKKK
PLAKKK
Baru beberapa menit setelah menampar venta, mama Venta pun menyeret dan menarik secara kasar Venta menuju kamar mandi dan menolongnya dengan kuat, membuat Kepala Venta terbentur dinding kamar mandi tersebut.
"hikss... hikss.... maaf maaf ma, maafkan Venta yang tidak sengaja... hiks..... "ucap Venta yang sudah ketakutan,
"kau bilang maaf?? tidak sengaja?? kalau begitu akan aku berita tau apa itu tidak sengaja. "ucap mama Venta mengambil rotan kemoceng dan memukul mukul tubuh Venta tanpa belas kasih, dia semakin keras memukul, menjambak, dan bahkan menyiksa Venta, yang bahkan sudah berteriak meminta ampun.
"ARGGGRRHHHHH, AM.. AMPUN MAA, AMPUN.. ARGGGRRHHHHH,,,, "teriak Venta sampai. terdengar ke dapur dan ruangan di lantai itu, mereka menangis dan hanya bisa melihat dan diam, tanpa bisa menolong.
SAKIIITT.... ARGGGRRHHHHH....
AAARGGGRRHHHHH.... HIKSS.... HIKSS...
ARGRRRRHHHH... HIKS...
AMPUNNN
hanya teriakan teriakan Arventa saja yang begitu mengema dan memenuhi rumah itu.
betapa sakit dan terlukanya hati dan fisiknya yang terus mendapatkan hukuman seperti ingin terus menerus. luka yang kemarin saja belum sembuh tapi sudah mendapat luka yang baru, betapa perihnya tubuhnya tapi lebih perih hatinya yang sangat sakit...
__ADS_1
Tbc....