
hidup itu seperti piano .kunci putih melambangkan kebahagiaan . dan hitam menunjukkan kesedihan. namun saat kamu menjalani perjalanan hidup ingatlah bahwa tutus hitam juga menciptakan musik \=bintang
****
bundanya bumi sampai di rumah sakit yaaa diucaapin putranya dan saat dia datang kerumah sakit dia pun menanyai dokter itu ruang inap teman putranya dimana
"maap suster ruangan 113 dimana yaa dok"ucap bundanya bumj yg bernama indah dan dokter itu pun menjawab
"ibu lurus aja setelah itu belok kiri dan ada tikungan nah disitu ruangan no 113 yaudah bu saya permisi"ucap suster itu dan pergi sementara indah pun cepat cepat datang keruangan itu dan dan
sesampainya diruangan itu
indah pun melihat anaknya yg duduk disofa sofa dan dia pun membangunkan anaknya setelah anaknya bangun dia pun tersenyum dan duduk dengan putranya indah pun menengok ternyata teman putranya adlh perempuan
"hayooo calon mantu bunda kan itu"ucap indah dan bumi hanya terkekeh saja melihat bundanya
"bukan bunda dia teman bumi"ucap bumi
"hayooo ngaku kamu suka kan sama dia sampai sampai kamu nemanin dia"ucap indah yg terus menggoda bumi dan itu yg membuat wajah bumi bak seperti tomat merahnya
"kenapa ini putra bunda merah banget wajahnya"ucap indah dan bumi hanya menggelengkan kepala saja
bintang mendengar suara yg berisik dan membuka matanya dan dia bisa lihat bumi dann seorang wanita yg terus berbicara bumi
"bu..mi"ucap bintang terbata bata dan bumi pun menengok ternyata bintang sudah sadar dan indah pun melihat senyuman putranya pun senang karena baru pertama kali dia lihat anaknya jatuh cinta
"kamu udah sadar"ucap bumi dan menghampiri bintang dan memeluknya sementara bintang hanya tersenyum saja
"yaa aku udah sadar kok ehh itu siapa pacar kamu yaa bumi"ucap bintang dan bumi hanya terkekeh saja sementara indah hanya tersenyum melihat bintang
__ADS_1
"ibunya bumi panggil bunda yaa sayang"ucap indah dan mengelus rambut bintang sementara bintang pun terkejut atas apa.yg dia lakukan tadi
"maapkan aku yaa tante aku tadi hemmm...salah berbicara"ucap bintang yg menggaruk kepalanya tak gatal sementara bumi hanya tersenyum melihat bintang yg berbicara dengan bundanya
"engga apa apa kok panggil bunda yaa sayang "ucap indah dan bintang punn menggangguk
"iyya bun..da"ucap bintang terbata bata rasanya lidahnya bagitu ngilu karena dia kangen sama bundanya yg udah tenang
"bumi kamu beruntung banget yaa dapat bunda yg pengertian sama kamu"batin bintang karena dia mengingat kenangan nya bersama orang tuanya pun tersenyum
"haayy bintang kamu engga apa apa sayang"ucap indah dan bintang pun menganggukan kepala
"yaudah bunda pulang yaa itu bunda td bawa buah buahan yaa untuk kamu"ucap indah dan bintang pun mengangguk
"bunda biar bumi anter yaa"ucap bumi dan indah pun menggelengkan kepalanya sbg pertanda dia tdk ingin diantar
"engga kok bunda juga engga mau dianter kamu jaga bintang aja yaa sampai sembuh ohh ya sayang bunda pulang dulu yaa"ucap bundanya bumi dan mengecup dahi bintang setelah selesai dia pun keluar dr ruangan trsbt
hari pun berlalu dan bintang pun diperbolehkan untuk pulang tapi dia harus tetap istirahat sesuai kata dokter membuat bintang mengangguk sementara bumi dia hanya tersenyum melihat orang ducintainya tersenyum
"emang gini yaaa cinta selalu terus ingin bersamanya"batin bumi dan melihat bintang yg menuju kesini pun menanggilnya
"bintang ayo pulang gue anterin yaaa"ucap bumi tersenyum dan bintang pun menolaknya
"engga bintang mau kerumah langit"ucap bintang membuat senyum yg merekah perlahan pudar
"emang kamu knp mau kerumah langit"ucap bumi agak lembut tapi sedikit dingin dengan katanya membuat bintang takut tapi dia harus tenang
"sebenarnya ada barang yg aku ambil dan barang ini berharga"ucap bintang tersenyum
__ADS_1
bumi pun menatap mata bintang intens dan dia pun berhasil menembus pikiran bintang pun tersenyum. yaaa bumi adalah seorang indigo makanya dia tahu betul masalah bintang
"ayoo aku temanin "ucap bumi
"engga usah bumi aku bisa sendiri aku juga engga mau selalu ngerepoton kamu "ucap bintang membuat bumi menghela napas
"oke kamu pulang sendiri tapi aku pesanin taksi yaaa"ucap bumi dan bintang pun mengangguk dan bumi pun meruguh hpnya dan memesan taksi online
tak lama kemudian taksi pun muncul
"dengan mas bumi"ucap sopir taksi trsbt dan bumi pun mengangguk
"ohh ya pak tolong anterin cewek ini sampai ketujuannya yaa"ucap bumi dan pak sopir itu pun mengangguk
setelah bintang naik dan bintang pun membuka kaca mobil dan melambaikan tangannya ke bumi
"bumi aku duluan yaa makasihh sekali lagi"ucap bintang dan menutup kembali kaca jendela taksinya dan bumi pun tersenyum dan setelah taksi berjalan cepat cepat bumi pun menaiki motornya dan mengikuti taksi bintang
"gue engga akan ngebiarin lu knp knp bintang"batin bumi dan terus mengikuti bintang yg taksi itu dan bumi melihat bintang yg keluar dari taksinya pun cepat cepat dia memarkirkann motornya dan bersembunyi dibalik pohon
bumi bisa melihat sekarang bintang masuk kerumah langit dan dia pun mengikuti bintang tanpa sepengatahuan bintang
sementara bintang sekarang hanya gugup dia ingin mengetuk rumah langit tapi dia tdk ingin lagi kejadian dulu yg membuatnya trauuma tapi dia yakin dia harus bisa
"lu harus bisa bintang"ucap bintang dan bintang pun mengetuk pintu rumah langit dan bintang pun mendengar langkah kaki pun hanya tersenyum
dan saat pintu terbuka terlihatlah langit yg sangat kacau membuat bintang terkejut bukan main
"langit kamu knp langit"ucap bintang dan memeluk langit sementara langit dia yg semar semar melihat bintang pun melepaskan pelukannya dan menatap bintang tajam sementara bintang yg diperlakukan seperti itu hanya mampu tersenyum miris
__ADS_1
"lu engga usah meluk gue ingat gue jijik banget sama lu dasar jelang"ucapan cacian yg dikeluarkan langit tapi bintang sudah biasa dengan ucapan langit sementara bumi yg mendengar tadi pun terkejut dan mengepalkan tangannya erat erat dia ingin membunuh langit tapi dia tdk mungkin pasti nanti bintang marah