Bintang Untuk Langit

Bintang Untuk Langit
chapter 5


__ADS_3

tabahlah lah dalam menghadapi ujianmu jika allah memberikan banyak ujian untukmu maka kesabaran lah yg menjadi satu satunya untukmu \=bintang


bintang pun kerumah langit dia melihat langit sedang bersama temann temannya yg bersenang senang teman teman langit yg melihat bintang pun menghampirinya dan tersenyum sinis


"ehhh langit lu nampung nihhb cupu tinggal dirumah lu"ucap clara


"iya dia kan cuma pembantu sekedar membalaskan dendam atas kematian orang tuaku"ucap langit sinis


bintang yg mendengar percakapan itu pun hanya mampu tersenyum miris


"ternyata aku cuma dimanfaatin langit buat balas dendam dia "batin bintang


"iya juga yaaaa emmm ehh cupu cepat ambiliin gue minuman ama makanan yaaaa"ucap mahesa teman langit


"iya kak tunggu bentar"ucap bintang


"ehhh lu itu jangan panggil gue kaka dong emang gue kakak lu najis gue cihh"ucap mahesa dan meludahi bintang. bintang pun hanya mampu sabar dalam hal ini


bintang pun ke dapur dan menangis dalam diam


"kenapa gue selalu dibenci gue bukan pembunuh "ucap bintang menangis


"ya allah rasanya gue engga sanggup lagi hidup di dunia ini "ucap bintang menangis

__ADS_1


bintang pun menyiapkan makanan dan minuman untuk teman teman langit dia yg belum makan pun hanya bersusah payah menahan lapar


bintang pun membawa makanan itu ke teman teman langit dan meletakkkan nya di atas meja dia pun cepat cepat menuju kamar gudangnya dan menguncinya dia pun menangis dalam diam


"ya allah apa orang tua kandung aku benci yaaa sama aku karena membuang aku dan meletakkan nya di panti asuhan "ucap bintang dan merebahkan dirinya dikasur karena capek hari ini


sementara di ruang tamu


langit dan yg lainnya pun hanya bersenang senang saja di ruang tamu


"ehh langit gue mau nanya nihhh emang udah brp lama si cupu itu tinggal disini"ucap clara


"sekitar 2 tahun yg lalu"ucap langit dia tdk mungkin memberitahu clara yg sebenarnya brp tahun bintang tinggal


"iya langit emang lu itu baik banget"ucap mahesa dia pun memalingkan mukanya dan tersenyum miring


"true regret will begin langit lihat aja nanti"batin mahesa dan mahesa pun mengirim pesan pada seseorang


0854******


tuan aku sudah menemukan putrimu dia selalu disiksa disini dan juga dia bagitu polos dan lugu aku takut nanti dia kena mental


pria itu pun melihat notifikasi dari mahesa pun membuka ponselnya

__ADS_1


***dimana dia sekarang***


mahesa yg mendengar notifikasi ponselnya pun cepat cepat membukanya


dia dirumah teman saya tuan dia selalu disiksa aku juga kasian melihat dia tuan . tuan harus cepat cepat membawanya dari sini tuan


mahesa pun meletakkan kembali ponselnya karena pwsannya di read


pria itu pun melihat notifikasi mahesa yg selalu disiksa pun marah besar dan menggerebak meja nya


"aku akan buat dia menyesal karena dia menyiksa putriku fisik maupun batin"ucap pria itu emosi dan keluar dari ruangannya .


sementara dirumah bumi


bumi pun di kamarnya dan dia terus memikirkan bintang


"bintang You are my millimeter and you are the one who made me fall in love bintang"batin bumi tersenyum senyum sendiri


ibunya bumi yang melihat bumi senyum senyum pun mempunyai ide jahil untuk mengejutkannya


"hayoo ada apa nih senyum senyum sendiri biasanya kayak triplek kulkas berjalan "ucap ibunya usil membuat bumi mendengus


"hm "ucap bumi dan tidur kembali ibunya yg melihat ini pun hanya mampu tersenyum

__ADS_1


"rupanya putraku sudah besar yaaa baru saja perasaan ku menggedong dia udah besar saja dan mengenal cinta semoga orang yg dicintai bumi mencintai nya juga"batin ibunya bumi dan keluar dari kamar putranya menuju kamar nya


__ADS_2