Bintang Untuk Langit

Bintang Untuk Langit
chapter 3


__ADS_3

kagak semua orang mentalmya kuat mereka juga kadang ingin menangis ditempat yang sepi \=bintang


****


bintang pun melihat kekanan ke kiri dan rumah langit tampak sepi . bintang pun menuju jendela kamar gudangnya dan dia pun berhasil setelah memastikan langit tidak ada bintang pun menuju kamar mandinya dan selesai mandi dia pun sholat dan berdoa.


"ya aallah jika ini ujian mu tolong tambahkan hamba ya allah . jika ujian mu ini berat tolong sabarkan hamba mu ini ya allah karena engkau yang maha mengetahui dan maha pengasih "batin bintang menangadahkan tangannya .


selesai sholat dia pun menuju kamar rajangnya dan ingin menutup matanya tapi langit mendobrak pintu gudangnya dan membuat bintang kaget .


"langit ada apa"ucap bintang pada langit . langit pun bersekap dada dan menuju bintang sesampainya di sana langit pun mencengkaram erat leher bintang dan membuat bintang susah bernapas


"kemana lu hari ini bintang"ucap langit menatap dingin bintang dan bintang pun ketakutan.


"bintang engga kemana mana langit bintang cuma di kamar."ucap bintang berusaha berbohong agar langit tidak tahu kemana dia tadi.

__ADS_1


"oohhh bagus dehhh ohhh ya ini cuciin baju gue terusss lu harus bersihin nih rumah sampai bersih dan juga setelah selesai lu harus kerjaiin pr gue"ucap langit dan setelah melepaskan cengkraman nya pada bintang dia pun melihat bintang yg lemas pun tersenyum puas.


"tapi ini sudah malam langit."ucap bintang pada langit.


"ENGGA MAU TAU .LU HARUS BERSIHIN INI DAN KALAU GUE LIHAT LU ENGGA BERSIHHIN NIH RUMAH MAKA ..."ucap langit emosi dan menggantung ucapannya mendekat ke arah bintang dan berbisik pada bintang.


"gue akan cambuk lu lebih dari sebelumnya"ucap langit dan pergi dari kamar gudang bintang . bintang pun menunduk dan menangis .


"gue harus sabar semoga langit bisa berubah "ucap bintang menyemangati dirinya.


"bagus bagus sekarang juga lu tidur di teras dan ini bantalnya dan selimutnya"ucap langit dan berlalu pergi bagitu saja. sementara bintang pun menunduk dan tak terasa air mata bintang pun menetes . dan dia pun menuju teras dan tidur di teras yg sangat dingin sekali.


bintang pun melihat bintang diatas langit dan tersenyum miris.


"andai kamu seperti dulu langit . mungkin aku akan jadi bintang yg mewarnai hidup langit seperti dulu . tapi mungkin ini semua angan angan saja"batin bintang dan tersenyum lalu kembali tidur

__ADS_1


disebuah rumah yg mewah


"bagaimna apa kau menemukan putriku"ucap pria itu pada seorang asisten nya


"belum tuan . "ucap asistennya menunduk.


"bagaimana kau . bekerja menemukan putriku saja tidak pecus. cihhh. sejak 16 tahun kau mencarinya tapi kau belum menemukan putriku"ucap pria itu dan berlalu pergi dari ruang kerjanya. asistennya yg tadi cuma menunduk pun tersenyum smirik.


"The game is about to start Mr. alexandra "ucap asisten trsbt


****


sementara langit dia pun mengintip dari jendela dan tersenyum misterius


"semua gara gara lu bintang . andai lu engga ajak main gue waktu kecil . mungkin gue gak akan membencimu. gara gara lu gue kehilangan keluarga gue. this is just the beginning bintang"ucap langit tersenyum misteri dan menutup jendela kembali

__ADS_1


__ADS_2