Bos Angkuh Jatuh Cinta

Bos Angkuh Jatuh Cinta
Bingung


__ADS_3

Liansyah Yang sedari tadi menyetir, dengan kecepatan tinggi. sambil memikirkan perasaannya ia sangat geram sekali setelah melihat kejadian tadi farell dan yani begitu akrab, dan melihat senyumannya yani yang begitu semeringah,berbeda jika bertemu dengan liansyah,ia akan Menekuk wajahnya itu.


Tangan Liansyah saat itu meremat stir"Brengsekkkkkkkkkk!"ada apa Dengan ku??" Apa yang salah dengan ku,kenapa aku setelah melihat wanita Menyebalkan itu tersenyum dengan farel membuat aku sangat jengkel",Liansyah sambil menggaruk" Kepalanya yang senantiasa merasa Bingung dengan apa yang dya rasakan.


Yani yang sesampainya di Rumah,


berjalan dengan tatapan kosong,memikirkan kejadian tadi, Sewaktu tampa sengaja yani melihat liansyah yg begitu mengekspresikan dengan wajah amarah!!, " Kenapa dya??" Kenapa dya sedari tadi menatapku dengan farel??" Wajahnya sangat mengerikan,,' .


Yani Tak mau mengambil pusing, Ia langsung merebahkan tubuhnya di sofa Ruang tv, dan langsung di sambut oleh Fania,"ada apa dengan mu??" Fania langsung duduk di samping Yani,"Tidak ada apa-apa aku hanya kelelahan",Melempar senyum kepada sahabatnya itu, Fania langsung menarik sahabatnya itu untuk makan malam,


"Ayok kita makan,aku sudah menyiapkan segalanya untuk merayakan keberhasialanmu mendapatkan pekerjaan,Yani pun langsung memeluk Fania dan mengecup pipinya"Terima Kasih Fania'Kamu sahabat terbaik ku",mereka Berdua pun langsung menyantap makanan itu hingga lahap, dan langsung beranjak mandi dan langsung beristirahat .


VILA PRIBADI


Liansyah Yang sedang Kalut memikirkan Tentang perjodohan dan di tambah lagi dengan bayangan Yani yang menggangu pikirannya, ia Sampai Tidak ingin pulang kerumah orang tuanya, Liansyah memiliki Vila Di Kota Z, Vila itu hanya Liansyah dan farell saja yang mengetahui letaknya, Vila itu adalah hasil Kerja keras Liasnyah senntiasa membangun Vila Megah,mewah itu untuk dirinya jika Dya sedang ingin sendiri dan jika ada maslah yg membuatnya tak tenang ia akan berpulang ke Vila itu.


Gerbang Menjulang Tinggi , Bangunan ya Clasic seperti Desain nya sangat Berkarismatik Sesuai keinginanya, Bak istana megah, Dan mempunyai tanaman dan kebun binatang di dalamnya,.


Liansyah sempainya di Vila,Langsung membuka pintu mobil dan membunyikan bell,di Vila itu terdapat 20 Playan, Agar menjaga Vilanya tetap Bersih,


dan sudah mendapatkan Tugas"nya masing.


Setelah Liansyah memencat Bell, Para Pembantu itu langsung berbaris menyambut Liansyah" Slamat malam Den Liansyah," menyapa dan ambil membukuk, Liansyah Hanya Mengangguk dan langsung kekamar dan membersihkan diri, Smpai pada waktunya makan malam tiba.

__ADS_1


Liansyah Hanya menghabiskan malamnya di Ruang kerja agar pekiran yang kacau itu hilang dari benaknya,"Mengapa Gadis itu Selalu membuatku Sangat marah jika Bertemu dengannya".


Liansyah mendorong tubuhnya di kebelakang dan memijat keningnya, " Kenapa Harus Caren yang Dijodohkan??" Mengapa papa dan mama berinisiatif menjodohkan aku dengan caren!!!'' Haiiizzzzzzzzz........membuat kepalaku pusing saja!!" .


Ponsel Liansyah berdering yang menelvon adalah papanya,"Hallo pah " Menjawab dengan nada Parau,"Ada apa??" Aku tidak pulang malam ini!!". Liansyah langsung mematikan telvonnya dan langsung melemparnya ke lantai.


Liansyah berjalan menuju Ranjang dan merebahkan tubuhnya dan langsung terlelap.


KEDIAMAN YANI


Yani yang sedari semalam tidak bisa tidur karna Demam,dan tubuhnya merasa tidak nyaman, dengan terpaksa Bangun untuk berangkat kerja, Fania yang slesai mandi pun langsung menghampiri yani k.tepi ranjang," Kamu demam Yani??" Untuk apa bangun"??


sambil memegang kening yani yang sangat panas dan pucat itu.


Fania sangat khawatir dengan keadaan Yani,Tetapi yani juga benar bagaimanapun hari ini adalah awal pertama kali masuk kerja,jika tidak masuk Yani mungkin akan di pecat, Fania Langsung merias diri dan langsung membelikan Yani obat agar Demamnya segera menurun.


Yani yang sedari tadi menatap Jendela pandangnnya Merasa Gelap, kepalanya pun merasa sangat pusing,


untuk berdiri saja harus ada penopang, namun yani yang begitu teguh, bertekat diri harus tetap bekerja tidak mau terus menerus merepotkan Fania,karna Yani mengerti Yani hanya menumpang hidup,walau Fania tidak pernah merasa keberatan tetapi yani tetap harus tau diri,tidak selamanya yani akan tetap tinggal dengan fania.


Yani langsung berjalan keluar, menyusul fania ke apotek dan langsung berangkat kerja menuju terminal bus.


Sesampainya Yani dan Fania di perusahaan, fania langsung berpanitam masuk ke ruang kerjanya,"Yani Aku Ke ruangan ku dulu Ya jika ada apa- apa telvon aku ya" fania berjalan sambil melambaikan tangan, Yani pun membalas dengan senyuman manis,

__ADS_1


Yani yang sedari tadi sangat merasa pusing dan lemas itu masuk kedalam pantri fan langsung membuatkan kopi dan makanan ringan untuk membawa ke ruangan Liansyah.


"Tok...Tok..." Selamat pagi Tuan," Yani langsung membuka pintu setelah mengetuk dari luar,dan langsung menaruh Nampan berisi minuman dan camilan, dan yani pun berniat langsung ingin meninggalkan Rungan itu dengan berjalan yang tidak seimbang Karana pandangannya sangat gelap, yani pun Pingsan,Sebelum Yani jatuh kelantai Liansyah pun yang baru masuk keruagan itu pun melihat yani yang ingin terjatuh dan langsung menangkap dalam pelukannya, dan langsung di Di gendong dan di letak kan di sofa Ruangan Pribadi Liansyah.


Liansyah yang sedari tadi menatap wajah Yani itu tersenyum dan berkata di dalam hati


" Wanita ini Begitu sangat manis saat tertidur"


Liansyah tanpa sadar membelai rambut Yani dan menurun ke hidung lalu ke bibir mungil tipis berwarna pink itu yang sangat menggoda. Tanpa sadar Liansyah ingin mencium bibir mungil itu, Dan langsung sadar" Apa yang aku lakukan??" Apa aku ingin meperkosa Anak orang??" Liansyah langsung menepuk- nepuk Pipinya, dan langsung menyuruh Anak buahnya untuk membeli obat dan mengambil air hangat untuk mengompres Yani yang pada saat itu demamnya sangat tinggi.


Pelayan itu pun datang dan langsung memberikan obat dan pengompres itu,


"Tuan Biar saya saja Jika Tidak keberatan" Liasnyah tanpa berfikir menjawab" Tidak biar aku saja, pergilah". dengan suara datar!!.


Pelayan itu pun Merasa bingung?? Ada apa dengan bosnya itu??" Mengapa sangat peduli dengan OB itu??". pelayan OB itu langsung berbicara kepada staf yang lain bahwa Yani menggoda Liansyah,sampaii liansyah bertekuk lutut dengan yani,Staf lain juga mengatakan Liansyah yang sangat terkenal angkuh itu mengapa Bisa perduli dengan seorang wanita Miskin itu?? Jangan - jangan OB itu menggoda Bos dengan tubuhnya, sambil memperlihatkan wajah iri dan benci!!".


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Dukung Aku terus ya teman-teman, πŸ€—


Biar aku nambah semangat Ngelanjutin Kisahnya tentang mereka Berdua heheheh😁😁, Jagan lupa Di komen dan kasih jempolnya ya πŸ™πŸ‘β€


nanti Author kasih tau gambar tokohnya Biar kalian nambah semangat bacanya hehehe..β™₯🌻

__ADS_1


__ADS_2