Bos Angkuh Jatuh Cinta

Bos Angkuh Jatuh Cinta
Bimbang


__ADS_3

Sesampainya Yani Sampai di rumah, Yani Seperti Biasa Beres - beres Rumah,memasak, sambil menunggu Fania Pulang.


Yani pun mendapat Telvon dari Angga " Hemm.. Hallo Kak angga Ada apa mengapa menelvon ku?, Sambil berjalan duduk ke sofa, " Tidak apa - apa apa kah aku menggangu waktumu?" Jwab Angga, "Tidak kak, ada apa?"


"Aku ingin Mengajak dirimu Bertemu orang tua ku, Karna mereka sangat Rindu padamu, setelah sekian lama Berpisah ".


Yani Langsung terhentak kaget" Hemmm,Liat besok kak,em Aku akan mengatur waktu ku".


" baiklah Janji, sampai jumpa.


Yanii yang terus-menerus memikirkan Liansyah, Tanpa henti "Ada apa dengan ku??" Mengapa aku memikirkannya, dasar gila," Sambil menepuk kedua pipinya.


Liansyah yang sudah Memuaskan dirinya,


dan mabuk- ma bukan sampai pagi di temani dengan sahabat nya itu, Liansyah hanya diam dan mengingat ucapan wanita itu.


setelah di pagi hari, saat itu yanii ingin pergi ke taman, menikmati udara sejuk, tanpa di sengaja yanii bertemu dengan Liansyah,


Liansyah tengah bergandengan dengan seorang wanita, yang sangat cantik, yani pun yang duduk di tepi danau melihat itu,


" ahhh sial sekali mengapa aku bertemu pria brengsek itu, dan siapa?? yang di sampingnya?? mengapa mesra sekali.

__ADS_1


"Dasar pria Playboy!! sudah mempunyai pacar masih ingin menggoda ku,." Gumam yani dalam hati.


Liasnyah yang berjalan santai tanpa sengaja memperhatikan wanita yang di kaguminya, namun karna adanya gengsi yang amat tinggi, dya pura - pura tidak memperhatikannya manum sedikit Deki sedikit melirik menatapnya, Yanii pun sadar jika da yang memperhatikannya dari jauh, Dan yani sadar bahwa liansyah lah yg sedang memperhatikannya," Dasar genit, sudah bersama wanita masih saja melirik".


Yani pun beranjak pergi meninggalkan taman itu. liansyah pun langsung ingin mengikuti kemana yani ingin pergi, " Aku ke toilet sebentar jawab liansyah kepada wanita itu"


Liasnyah pun berlari kecil mengejar yani dan menarik salah satu tangannya,


" Hey kamu sengaja mengikutiku?? jwb liansyah dengan Sombongnya.


" ha?? apa yang kau tanyakan apa aku tidak salah dengar??" Dengan nada tinggi dan malas menatap liansyah yang berdiri di depannya.


"Lepaskan tangan ku, kamu tidak pantas memegang dan mendekati ku, kamu sudah punya pacar mengapa masih mengganggu ku, aku tidak mau aku di anggap merusak hubungan kalian", yani melangkah mundur sampai terhentak oleh dinding toilet.


semakin mendekat wajah mereka sampai nafas pun memburu, dan sampai bibir mereka pun bertemu.


Detak jantung Yani berdetak kencang,


sampai darahnya mengalir deras memburu,


terasa daging kenyal dan lembut menempel pada bibirnya, mata yani pun terbelalak, liansyah pun semakin berani untuk membuka mulut yani dan ******* pelan untuk semakin dalam ciuman itu, yani pun menutup matanya dan terbuai oleh ciuman itu, ciuman itu semakin ppanas dan semakin dalam, sampai mereka pun saling berbuat oksigen, dan liansyah pun dengan perlahan melepaskan ciuman itu, dan mengecup kembali bibir mungil yg telah membengkak itu .

__ADS_1


yani pun menatap kembali wajah liansyah,


sambil mengerikan kening,


liansyah kembali mendekatkan wajahnya


dan berkata" Hanya kamu wanita yang pantas untuku, " Wanita lain tidak pantas.


liamsyah pun kembali meninggalkan yani yang tengah berdiri mematung yang tidak tau apa yang terjadi barusan .


Liansyah yang berjalan semakin menjauh itu tersenyum, melihat wajah yani yang begitu kebingungan, " Yani Akan ku dapatkan kamu "


" Kamu hanya miliki", liansyah bergumam dalam hati dan kembali untuk pergi.


yani yang sedari tadi mematung dan sadar,


" Ada dengan ku, dia seperti menghipnotisku, lagi- lagi aku terbuai olehnya," aaaa ahhhh hhhhhhhhhh, ada apa dengan diriku,


pria berengksek dia telah menciumku beberapa kali tapi tetap saja tidak sadar,


kamu harus tetep teguh yani, kamu tidak boleh terbuai oleh rayuan laki - laki buaya darat sepertinya." Yani hanya bergumam menyalahkan dirinya sendiri,

__ADS_1


Dan merapat bibir mungilnya, " Ohhh tuhan bibir kecil ku yang sangat imut, kasihan sekali, kamu sampai bengkak di buat oleh nya, dasar pria yang tidak berperasaan.


cuaca pun sudah menjelang siang yani pun beranjak untuk pulang karna Dirinya harus bersiap- siap untuk Pergi kerumah orang tua angga.


__ADS_2